Pelabuhan Paotere

Nama Destinasi: Pelabuhan Rakyat Paotere

Lokasi: Jalan Sabutung, Kelurahan Gusung

Kabupaten: Kota Makassar

Kecamatan: Ujung Tanah

Desa: Gusung (Kelurahan)

Jenis Wisata: Wisata Budaya, Sejarah, dan Bahari

Deskripsi Menarik: Pelabuhan Paotere adalah salah satu pelabuhan tertua di Indonesia yang masih beroperasi hingga kini. Pelabuhan ini merupakan saksi bisu kejayaan Kerajaan Gowa-Tallo dan menjadi pusat persinggahan kapal-kapal legendaris Phinisi serta kapal Lambo. Pengunjung dapat menikmati pemandangan jajaran kapal kayu tradisional yang megah, aktivitas bongkar muat yang autentik, serta panorama matahari terbenam yang memukau. Selain itu, kawasan ini dikenal dengan pasar ikannya yang segar, memberikan pengalaman kehidupan pesisir yang nyata di jantung kota.


3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

  1. Swiss-Belhotel Makassar: Hotel bintang 4 dengan pemandangan laut yang sangat dekat dengan pusat kota.

  2. Whiz Prime Hotel Hasanuddin Makassar: Pilihan modern yang strategis dan ekonomis.

  3. Aryaduta Makassar: Hotel klasik yang terletak di dekat Pantai Losari, tidak jauh dari akses ke Paotere.

3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

  1. Pondok Adinda: Penginapan sederhana dengan suasana kekeluargaan.

  2. Guesthouse @ Jln. Sulawesi: Penginapan di area pecinan tua yang memberikan akses mudah ke pelabuhan.

  3. Homestay di Area Sabutung: Beberapa rumah warga yang disewakan untuk pengalaman menginap yang lebih lokal.

Makanan Traditional yang Wajib Dicoba:

  • Ikan Bakar Paotere: Ikan laut segar yang langsung dibakar dan disajikan dengan sambal dabu-dabu atau raca’ mangga.

  • Coto Makassar: Sup daging sapi kaya rempah yang sangat populer.

  • Pallubasa: Sup daging sapi dengan kuah kelapa sangrai yang gurih.

Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba:

  • Pisang Epe: Pisang bakar yang dijepit dan disiram saus gula merah.

  • Jalangkote: Pastel khas Makassar dengan isian wortel, kentang, dan telur.

  • Barongko: Kue berbahan dasar pisang yang dikukus dalam daun pisang.

Souvenir Khas Daerah:

  • Minyak Kayu Putih Ambon/Makassar: Terkenal dengan aroma dan kualitasnya.

  • Kain Sutra Sengkang: Kain tenun dengan corak warna-warni yang indah.

  • Miniatur Kapal Phinisi: Kerajinan tangan kayu yang merepresentasikan Pelabuhan Paotere.

Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan:

  • Ritual Syukuran Nelayan: Tradisi masyarakat pesisir sebagai bentuk rasa syukur atas hasil laut.

  • Festival Bahari: Kadang diadakan sebagai bagian dari perayaan hari jadi Kota Makassar.

Jenis Transportasi yang Digunakan:

  • Angkutan Kota (Pete-pete): Menggunakan trayek arah Ujung Tanah.

  • Becak: Masih banyak ditemukan di sekitar area pasar dan pelabuhan.

  • Transportasi Online: Mobil dan motor melalui aplikasi Grab atau Gojek sangat mudah diakses.

Rute Standar Perjalanan dari Kota Makassar: Dari pusat kota (misal: Pantai Losari atau Lapangan Karebosi), Anda cukup berkendara menuju utara melewati Jalan Nusantara atau Jalan Sulawesi. Perjalanan memakan waktu sekitar 15–20 menit tergantung kepadatan lalu lintas.

Rute Alternatif dari Bandara Terdekat (Bandara Sultan Hasanuddin): Gunakan Tol Reformasi (Tol Insinyur Sutami) langsung dari bandara menuju arah pelabuhan. Keluar di pintu tol arah Pelabuhan Soekarno-Hatta, kemudian lanjutkan perjalanan singkat melalui Jalan Nusantara menuju kawasan Paotere. Waktu tempuh sekitar 30–45 menit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »