Nanggroe Aceh Darussalam

Provinsi Aceh, satu-satunya provinsi di Indonesia yang memiliki hak otonomi khusus untuk menerapkan syariat Islam:

Letak Astronomis dan Geografis

Secara astronomis, Aceh terletak antara dan . Secara geografis, Aceh berada di ujung paling barat kepulauan Indonesia. Wilayahnya berbatasan dengan Teluk Benggala di utara, Samudera Hindia di barat, Selat Malaka di timur, serta Provinsi Sumatera Utara di sebelah selatan.

Luas Wilayah dan Topografi Identitas Wilayah

Luas daratan Aceh mencapai 57.956 km². Topografinya didominasi oleh Pegunungan Bukit Barisan yang membujur di tengah provinsi, dengan puncaknya Gunung Leuser. Wilayah ini memiliki dataran rendah di sepanjang pesisir utara dan timur. Ibu kota provinsi adalah Banda Aceh, yang juga dikenal sebagai pintu gerbang masuknya Islam ke Nusantara.

Karakteristik Iklim

Aceh beriklim tropis dengan dua musim, yaitu musim kemarau dan musim hujan. Karena letaknya yang berada di antara Samudera Hindia dan Selat Malaka, Aceh sangat dipengaruhi oleh angin muson. Curah hujan cukup tinggi, terutama di wilayah pegunungan dan pesisir barat.

Sejarah Daerah

Aceh memiliki sejarah yang sangat panjang sebagai pusat peradaban Islam di Asia Tenggara melalui Kesultanan Aceh Darussalam yang mencapai puncak kejayaannya di bawah Sultan Iskandar Muda. Aceh dikenal sebagai daerah modal bagi kemerdekaan Indonesia dan pernah mengalami masa konflik panjang sebelum akhirnya mencapai kesepakatan damai melalui Perjanjian Helsinki pada tahun 2005, pasca bencana gempa dan tsunami besar tahun 2004.

Potensi Pariwisata

Potensi wisata Aceh sangat beragam, mulai dari wisata bahari di Pulau Weh (Sabang) yang mendunia, keindahan alam Taman Nasional Gunung Leuser, hingga wisata religi dan sejarah di Banda Aceh. Pantai-pantai di pesisir barat seperti Pantai Lampuuk juga menjadi daya tarik bagi peselancar internasional.

Potensi Kekayaan Daerah

Kekayaan alam Aceh meliputi cadangan Gas Alam dan Minyak Bumi (terutama di wilayah Lhokseumawe dan Aceh Utara), batu bara, dan emas. Di sektor perkebunan, Aceh sangat terkenal dengan Kopi Gayo yang merupakan salah satu kopi arabika terbaik dunia, serta komoditas kelapa sawit, karet, dan nilam.

Masyarakat, Budaya dan Tempat Bersejarah

Masyarakat Aceh terdiri dari berbagai suku seperti suku Aceh, Gayo, Alas, dan Tamiang. Kebudayaannya kental dengan nilai Islam, seperti tarian Tari Saman (warisan budaya takbenda UNESCO) dan Tari Seudati. Tempat bersejarah yang paling ikonik adalah Masjid Raya Baiturrahman, Museum Tsunami Aceh, dan situs peninggalan Kerajaan Aceh.

Fakta Singkat Daerah

Aceh dijuluki sebagai “Serambi Mekkah”. Provinsi ini memiliki bendera dan lambang daerah sendiri serta lembaga adat khusus seperti Wali Nanggroe. Wilayah titik nol kilometer Indonesia juga terletak di Pulau Weh, Aceh.

Struktur Administratif

Provinsi Aceh terdiri dari 5 Kota dan 18 Kabupaten:

Kota:

  • Kota Banda Aceh

  • Kota Sabang

  • Kota Lhokseumawe

  • Kota Langsa

  • Kota Subulussalam

Kabupaten:

  • Kabupaten Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan

  • Kabupaten Aceh Singkil, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara

  • Kabupaten Bener Meriah, Bireuen, Gayo Lues, Nagan Raya, Pidie, Pidie Jaya

  • Kabupaten Simeulue, Aceh Tamiang

Translate »