Goa Lowo Kotabaru

Goa Lowo Kotabaru

  • Dikenal dengan Nama: Goa Lowo (Dalam bahasa Banjar/lokal berarti “Gua Kelelawar”).

  • Lokasi: Jalan Trans Kalimantan, Desa Tegalrejo.

  • Kabupaten: Kotabaru.

  • Kecamatan: Kelumpang Hilir.

  • Desa: Tegalrejo.

  • Jenis Wisata: Wisata Alam, Goa, dan Rekreasi Keluarga.

  • Deskripsi Menarik: Goa Lowo merupakan destinasi wisata alam yang telah dikelola secara modern dengan fasilitas yang sangat memadai. Gua ini memiliki interior yang luas dengan langit-langit tinggi yang menjadi rumah bagi ribuan kelelawar. Keunggulan utamanya adalah aksesibilitasnya yang mudah karena sudah dilengkapi dengan jalan setapak semen (paving block) dan pencahayaan lampu warna-warni yang artistik di dalam gua. Selain formasi stalaktit dan stalagmit yang indah, kawasan ini juga memiliki kolam renang, gazebo, dan berbagai spot foto kekinian yang nyaman untuk keluarga.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Grand Surya Hotel Kotabaru (di pusat kota pulau).

    2. Hotel G-Sany Kotabaru.

    3. Hotel Prime City Kotabaru.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Homestay Goa Lowo (tersedia di area wisata).

    2. Penginapan Serapi.

    3. Homestay Desa Tegalrejo.

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Kepiting Soka Kotabaru dan Amplang Ikan Tenggiri.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Kerupuk Ikan dan Kue Lam.

  • Souvenir Khas Daerah: Amplang Kotabaru (Sangat terkenal) dan Kerajinan Kerang.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Festival Budaya Saijaan dan pertunjukan kesenian kuda lumping oleh masyarakat transmigran di sekitar lokasi.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil pribadi, motor, bus lintas provinsi, dan kapal feri (jika dari arah Pulau Laut).

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Gusti Syamsir Alam (Kotabaru), Anda harus menyeberang menggunakan kapal feri dari Pelabuhan Stagen menuju Pelabuhan Tarjun/Batulicin, kemudian dilanjutkan perjalanan darat sekitar 1 hingga 1,5 jam menuju Kecamatan Kelumpang Hilir melalui Jalan Trans Kalimantan.

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Bersujud (Batulicin/Tanah Bumbu), perjalanan jauh lebih dekat karena lokasi gua berada di daratan Kalimantan (bukan di Pulau Laut). Anda hanya perlu menempuh perjalanan darat selama kurang lebih 45–60 menit menuju arah utara (arah Kotabaru/Muarateweh).

Danau Biru Pengaron Banjar

Danau Biru Pengaron Banjar

  • Dikenal dengan Nama: Danau Biru Pengaron (Sering disebut sebagai Danau Biru Parta).

  • Lokasi: Desa Sungkai.

  • Kabupaten: Banjar.

  • Kecamatan: Pengaron.

  • Desa: Sungkai.

  • Jenis Wisata: Wisata Alam, Bekas Tambang, dan Fotografi.

  • Deskripsi Menarik: Danau ini terbentuk secara tidak sengaja dari lubang bekas galian tambang batu bara yang terisi air hujan. Keunikan utamanya terletak pada warna airnya yang biru jernih kehijauan yang kontras dengan dinding-dinding tebing kapur berwarna kecokelatan yang mengelilinginya. Formasi tebing yang terkikis secara alami menciptakan tekstur yang artistik dan sangat populer sebagai latar belakang foto pre-wedding atau sekadar konten media sosial.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Grand Dafam Q Hotel Banjarbaru (di kawasan pusat kota).

    2. Hotel Roditha Banjarbaru.

    3. Hotel Rattan Inn Banjarmasin (sekitar 1,5–2 jam perjalanan).

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Homestay di sekitar pusat Kota Martapura.

    2. Penginapan sederhana di area Kecamatan Simpang Empat.

    3. Guesthouse di kawasan Banjarbaru.

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Soto Banjar dan Ikan Patin Bakar.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Bingka Kentang dan Pentol (bakso tusuk) khas daerah Banjar.

  • Souvenir Khas Daerah: Batu Mulia/Permata dari Martapura dan Manisan Buah Limau (Jeruk).

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Pameran Budaya di pusat Kabupaten Banjar (Martapura) dan pasar terapung di wilayah sekitar.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil pribadi atau Motor (disarankan kendaraan dengan ground clearance tinggi karena jalanan menuju lokasi adalah jalur tambang yang tidak sepenuhnya mulus).

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Internasional Syamsudin Noor (Banjarbaru), perjalanan darat memakan waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam. Rute melewati Jalan lintas Provinsi (Jalan Ahmad Yani) ke arah utara menuju Kecamatan Simpang Empat, kemudian berbelok ke arah Kecamatan Pengaron melalui Desa Sungkai.

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Kota Martapura, Anda bisa menggunakan jalur alternatif melalui jalan perkebunan kelapa sawit atau jalur tambang yang lebih pendek namun kondisi jalan cukup menantang, langsung menuju titik lokasi Danau Biru.

Bukit Matang Kaladan Banjar

Bukit Matang Kaladan Banjar

  • Dikenal dengan Nama: Bukit Matang Kaladan.

  • Lokasi: Kawasan Waduk Riam Kanan.

  • Kabupaten: Banjar.

  • Kecamatan: Aranio.

  • Desa: Tiwingan Lama.

  • Jenis Wisata: Wisata Alam, Wisata Selfie, dan Panorama.

  • Deskripsi Menarik: Bukit Matang Kaladan sering disebut sebagai kembaran Bukit Batas karena sama-sama menawarkan pemandangan gugusan pulau di Waduk Riam Kanan yang menyerupai Raja Ampat. Perbedaannya, akses menuju puncak Matang Kaladan telah dilengkapi dengan fasilitas pendukung yang sangat kreatif seperti berbagai spot foto (rumah pohon, replika kapal, dan ayunan). Pengunjung dapat mencapai puncak dengan mendaki jalur terjal atau menggunakan jasa ojek motor khusus yang memacu adrenalin bagi mereka yang ingin cepat sampai tanpa berjalan kaki.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Grand Dafam Q Hotel Banjarbaru.

    2. Hotel Roditha Banjarbaru.

    3. Aeris Hotel Banjarbaru.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Homestay Tiwingan Lama (tepat di kaki bukit).

    2. Villa Aranio.

    3. Penginapan sekitar dermaga Riam Kanan.

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Ikan Nila Bakar/Goreng (segar dari keramba waduk) dan Nasi Kuning Banjar.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Wadai (Kue) Banjar seperti Bingka dan Apam Barabai.

  • Souvenir Khas Daerah: Olahan ikan kering dari waduk dan kain Sasirangan khas Kalimantan Selatan.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Pesta Panen Ikan dan kegiatan gotong royong warga desa wisata dalam menyambut festival daerah.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil pribadi, motor, dan jasa ojek khusus pendakian bukit.

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Internasional Syamsudin Noor (Banjarbaru), menempuh perjalanan darat sekitar 45–60 menit menuju Desa Tiwingan Lama, Kecamatan Aranio. Setibanya di sana, perjalanan dilanjutkan dengan mendaki kaki bukit menuju puncak.

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Kota Martapura, Anda bisa mengikuti jalur menuju arah Waduk Riam Kanan menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat, dengan waktu tempuh sekitar 30–40 menit melalui jalur darat yang sudah beraspal mulus.

Bukit Batas Banjar

Bukit Batas Banjar

  • Dikenal dengan Nama: Bukit Batas (Sering dijuluki sebagai “Raja Ampat-nya Kalimantan Selatan”).

  • Lokasi: Kawasan Waduk Riam Kanan.

  • Kabupaten: Banjar.

  • Kecamatan: Aranio.

  • Desa: Tiwingan Lama.

  • Jenis Wisata: Wisata Alam, Hiking, dan Fotografi.

  • Deskripsi Menarik: Bukit Batas menawarkan panorama spektakuler berupa gugusan pulau-pulau kecil hijau di tengah luasnya Waduk Riam Kanan, yang terlihat sangat mirip dengan pemandangan Wayag di Raja Ampat. Untuk mencapai puncaknya, pengunjung harus melakukan pendakian ringan selama kurang lebih 45–60 menit. Tempat ini merupakan lokasi terbaik untuk menikmati matahari terbenam (sunset) dan berkemah di atas awan sambil memandang hamparan air waduk yang tenang.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Grand Dafam Q Hotel Banjarbaru.

    2. Novotel Banjarmasin Airport.

    3. Hotel Roditha Banjarbaru.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Homestay Desa Tiwingan Lama (di kaki bukit).

    2. Penginapan sekitar Pelabuhan Tiwingan.

    3. Camping Ground Bukit Batas (fasilitas sewa tenda).

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Ikan Nila Bakar khas Riam Kanan dan Soto Banjar.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Wadai Rangai dan Bingka Barandam.

  • Souvenir Khas Daerah: Kerajinan Batu Permata Martapura dan kain Sasirangan.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Festival Budaya Banjar dan ritual tahunan masyarakat desa sekitar waduk sebagai bentuk syukur atas hasil alam.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil/Motor (sampai dermaga), dilanjutkan dengan Klotok (perahu kayu tradisional) dan berjalan kaki (hiking).

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Internasional Syamsudin Noor (Banjarmasin/Banjarbaru), menempuh perjalanan darat selama 45–60 menit menuju Dermaga Pelabuhan Tiwingan Lama di Aranio. Dari dermaga, dilanjutkan naik Klotok selama 20–30 menit menyeberangi waduk, lalu mendaki ke puncak.

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Menggunakan jasa travel wisata dari Banjarbaru yang menyediakan paket all-in (kendaraan, klotok, dan pemandu) untuk memudahkan akses tanpa harus mencari sewa perahu secara mandiri di dermaga.

Temajuk Sambas

Temajuk Sambas

  • Dikenal dengan Nama: Temajuk (Sering dijuluki sebagai “Surga di Ekor Kalimantan”).

  • Lokasi: Pesisir utara bagian paling ujung barat pulau Kalimantan.

  • Kabupaten: Sambas.

  • Kecamatan: Paloh.

  • Desa: Temajuk.

  • Jenis Wisata: Wisata Bahari, Ekowisata (Konservasi Penyu), dan Wisata Perbatasan.

  • Deskripsi Menarik: Temajuk adalah desa yang berbatasan langsung dengan Telok Melano, Malaysia. Destinasi ini menawarkan garis pantai yang sangat panjang dengan gradasi air laut biru jernih serta hamparan batu granit raksasa yang eksotis. Selain keindahan pantainya, pengunjung bisa melihat penangkaran penyu, menikmati hutan mangrove, hingga mengunjungi “Rumah Terbalik” yang menjadi ikon selfie di sana. Suasananya yang tenang dan jauh dari hiruk-pikuk kota menjadikannya tempat pelarian sempurna bagi pecinta alam.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Villa Terbalik Temajuk.

    2. Resort Pantai Camar Bulan.

    3. Temajuk Bay Resort.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Homestay Nelayan Temajuk.

    2. Penginapan Pak Odang.

    3. Homestay Perbatasan.

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Bubur Pedas Sambas dan Olahan Kepiting Bakau.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Kerupuk Ikan Lidah dan Lempok Durian Paloh.

  • Souvenir Khas Daerah: Kain Tenun Lunggi (Tenun Sambas) dan produk olahan terasi (belacan) Temajuk yang sangat termasyhur.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Ritual adat Antar Ajung (syukuran laut masyarakat pesisir) dan Festival Pesisir Paloh.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil pribadi (disarankan 4WD atau kendaraan tangguh), motor, dan kapal penyeberangan (feri).

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Internasional Supadio (Kubu Raya/Pontianak), menempuh perjalanan darat sekitar 8–10 jam melewati Kota Sambas, kemudian menuju pelabuhan penyeberangan Tebas Kuala menuju Perigi Piai, lalu melanjutkan perjalanan ke arah Kecamatan Paloh hingga sampai di ujung Desa Temajuk.

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Melalui jalur udara ke Bandara Liku (Sambas) jika tersedia penerbangan perintis, atau melalui jalur darat via Singkawang untuk memecah perjalanan agar tidak terlalu lelah, kemudian melanjutkan ke arah utara menuju Paloh.

Rumah Radakng Pontianak

Rumah Radakng Pontianak

  • Dikenal with Nama: Rumah Radakng (Rumah Panjang Suku Dayak Kanayatn).

  • Lokasi: Jalan Sutan Syahrir (Kawasan Kompleks Perkampungan Budaya).

  • Kabupaten: Kota Pontianak.

  • Kecamatan: Pontianak Kota.

  • Desa: Kelurahan Akcaya.

  • Jenis Wisata: Wisata Budaya, Arsitektur, dan Edukasi.

  • Deskripsi Menarik: Rumah Radakng merupakan replika rumah adat Dayak terbesar di Indonesia yang diresmikan oleh pemerintah setempat sebagai pusat pelestarian budaya. Memiliki panjang sekitar 138 meter dan tinggi 7 meter, bangunan ini hampir seluruhnya terbuat dari kayu belian dengan ukiran khas Dayak yang sangat detail. Rumah ini tidak hanya menjadi objek foto yang megah, tetapi juga berfungsi sebagai tempat pagelaran seni, musyawarah adat, dan simbol kerukunan antaretnis di Kalimantan Barat.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Hotel Mercure Pontianak.

    2. Hotel Ibis Pontianak City Center.

    3. Hotel Kapuas Dharma.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Urbanview Hotel Putri Pontianak.

    2. Homestay Rumah Kita.

    3. Guesthouse Sutan Syahrir.

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Bubur Pedas (Bubur khas Kalimantan Barat) dan Kerupuk Basah.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Chai Kwe (Choipan) dan Pisang Goreng Pontianak dengan selai srikaya.

  • Souvenir Khas Daerah: Kerajinan Manik-manik Dayak, Tas Anyaman (Anjat), dan Mandau hias.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Gawai Dayak (Pesta Panen Padi) yang diadakan setiap bulan Mei.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil pribadi, motor, bus pariwisata, dan transportasi online (Gojek/Grab).

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Internasional Supadio (Kubu Raya), menempuh perjalanan darat sekitar 25–35 menit melalui Jalan Arteri Supadio menuju pusat kota Pontianak (Kawasan Kotabaru).

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Menggunakan taksi bandara atau layanan bus DAMRI menuju Terminal Sungai Raya, kemudian dilanjutkan dengan transportasi online langsung menuju Jalan Sutan Syahrir di depan Rumah Radakng.

Pulau Randayan Bengkayang

Pulau Randayan Bengkayang

  • Dikenal dengan Nama: Pulau Randayan.

  • Lokasi: Perairan Laut Natuna, Kepulauan Lemukutan.

  • Kabupaten: Bengkayang.

  • Kecamatan: Sungai Raya Kepulauan.

  • Desa: Pulau Lemukutan.

  • Jenis Wisata: Wisata Bahari, Snorkeling, dan Resort Eksklusif.

  • Deskripsi Menarik: Pulau Randayan adalah surga tersembunyi yang menawarkan ketenangan luar biasa dengan pasir putih halus dan air laut kristal transparan. Pulau ini sangat populer bagi pecinta dunia bawah laut karena terumbu karangnya yang masih terjaga dan menjadi tempat persinggahan penyu untuk bertelur. Karena dikelola secara privat oleh resort, pulau ini memberikan kesan eksklusif dan sangat cocok bagi wisatawan yang ingin menjauh dari keramaian kota (self-healing).

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Randayan Resort (Satu-satunya penginapan langsung di pulau).

    2. Kahyangan Resort (Terletak di pesisir daratan Bengkayang).

    3. Dayang Resort (Di Singkawang, dekat dengan dermaga penyeberangan).

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Homestay di Pulau Lemukutan (Pulau tetangga).

    2. Penginapan Teluk Suak.

    3. Homestay di area Pantai Samudra Indah.

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Olahan Seafood segar (Kepiting Bakar) dan Ikan Asin Jambal Roti.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Kerupuk Ikan dan Manisan Buah Kundur.

  • Souvenir Khas Daerah: Kerajinan kerang laut dan miniatur kapal dalam botol.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Ritual adat Nelayan Pesisir (Syukuran Laut).

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Perahu Motor (Speedboat) atau Kapal Nelayan dari Dermaga Teluk Suak.

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Internasional Supadio (Kubu Raya/Pontianak), menempuh perjalanan darat selama 3 jam menuju Dermaga Teluk Suak di Kabupaten Bengkayang, kemudian dilanjutkan menyeberang menggunakan speedboat selama 30–45 menit menuju Pulau Randayan.

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Melalui Kota Singkawang, Anda bisa menuju Dermaga Pasir Panjang untuk menyewa kapal wisata yang langsung menuju gugusan pulau, termasuk Pulau Randayan.

Pantai Pasir Panjang Singkawang

Pantai Pasir Panjang Singkawang

  • Dikenal dengan Nama: Pantai Pasir Panjang.

  • Lokasi: Jalan Pasir Panjang, Sedau.

  • Kabupaten: Kota Singkawang.

  • Kecamatan: Singkawang Selatan.

  • Desa: Kelurahan Sedau.

  • Jenis Wisata: Wisata Bahari dan Rekreasi Keluarga.

  • Deskripsi Menarik: Sesuai namanya, pantai ini memiliki garis pantai yang sangat panjang dengan hamparan pasir putih yang luas dan bersih. Air lautnya yang jernih dan ombak yang relatif tenang menjadikannya tempat ideal untuk berenang, memancing, atau sekadar menikmati matahari terbenam (sunset) yang legendaris. Kawasan ini telah dikembangkan secara modern dengan fasilitas lengkap, mulai dari wahana permainan air hingga akses langsung ke beberapa resor mewah di tepi pantai.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Dayang Resort Singkawang.

    2. Swiss-Belinn Singkawang.

    3. Randayan Resort.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Homestay Pasir Panjang.

    2. Penginapan Simpang.

    3. Villa Bukit Mas Singkawang.

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Choipan (Chai Kwe) khas Singkawang dan Bubur Paddas.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Rujak Singkawang dan Kerupuk Ikan khas Pesisir.

  • Souvenir Khas Daerah: Keramik Singkawang (Replika Dinasti Ming/Qing) dan Kaos Khas Singkawang.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Festival Cap Go Meh (terbesar di Asia Tenggara) dan Ritual Cuci Jalan.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil pribadi, motor, bus pariwisata, dan transportasi online.

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Internasional Supadio (Kubu Raya/Pontianak), menempuh perjalanan darat menyusuri pesisir utara Kalimantan Barat (Jalan Raya Pontianak-Singkawang) selama kurang lebih 3–4 jam.

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Menggunakan layanan bus DAMRI dari Bandara Internasional Supadio langsung menuju terminal Singkawang, kemudian dilanjutkan dengan transportasi lokal (angkot atau ojek) menuju kawasan wisata Pasir Panjang yang berjarak sekitar 15 menit dari pusat kota.

Keraton Kadriyah Pontianak

Keraton Kadriyah Pontianak

  • Dikenal dengan Nama: Istana Kadriyah / Keraton Kadriyah.

  • Lokasi: Jalan Keraton, Kelurahan Dalam Bugis.

  • Kabupaten: Kota Pontianak.

  • Kecamatan: Pontianak Timur.

  • Desa: Kelurahan Dalam Bugis.

  • Jenis Wisata: Wisata Sejarah, Budaya, dan Religi.

  • Deskripsi Menarik: Keraton Kadriyah adalah pusat Kesultanan Pontianak yang didirikan oleh Syarif Abdurrahman Alkadrie pada tahun 1771. Bangunan megah ini didominasi warna kuning (warna kebesaran Melayu) dan terbuat dari kayu belian yang sangat kuat. Di dalamnya, pengunjung dapat melihat berbagai koleksi bersejarah seperti Meriam kuno, singgasana raja, perhiasan keluarga kesultanan, hingga Al-Quran tulisan tangan Sultan Syarif Abdurrahman. Lokasinya sangat unik karena berada di dekat pertemuan tiga sungai (Sungai Landak, Sungai Kapuas Kecil, dan Sungai Kapuas Besar).

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Hotel Harris Pontianak.

    2. Hotel Orchardz Gajahmada.

    3. Hotel Santika Pontianak.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Homestay Rumah Kita.

    2. Urbanview Hotel Putri Pontianak.

    3. Penginapan sekitar Kampung Wisata Beting.

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Pengkang (ketan isi ebi yang dibakar), Sotong Pangkong, dan Nasi Kebuli.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Lempok Durian, Chai Kue, dan Pisang Goreng Srikaya.

  • Souvenir Khas Daerah: Kain Tenun Corak Insang, Miniatur Tugu Khatulistiwa, dan kerajinan Lidah Buaya (Aloevera).

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Ritual robo-robo, Festival Meriam Karbit (setiap malam Lebaran), dan Gelar Adat Kesultanan Kadriyah.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil pribadi, motor, transportasi online, dan Sampan/Sampan Tambang (transportasi sungai).

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Internasional Supadio (Kubu Raya), menempuh perjalanan darat sekitar 30–45 menit (kurang lebih 17 km) menuju arah Pontianak Timur melintasi Jembatan Kapuas I.

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Internasional Supadio, Anda bisa menuju dermaga Senghie dan menggunakan perahu motor (sampan tambang) menyeberangi Sungai Kapuas untuk sensasi perjalanan air langsung menuju area keraton dan Masjid Jami’.

Bukit Kelam Sintang

Bukit Kelam Sintang

  • Dikenal dengan Nama: Bukit Kelam (Sering dijuluki sebagai Batu Monolit Terbesar di Dunia/Indonesia).

  • Lokasi: Jalan Lintas Sintang-Putussibau.

  • Kabupaten: Sintang.

  • Kecamatan: Kelam Permai.

  • Desa: Merpak (Area kaki bukit mencakup Desa Kebong).

  • Jenis Wisata: Wisata Alam, Wisata Adrenalin (Panjat Tebing), dan Wisata Religi.

  • Deskripsi Menarik: Bukit Kelam merupakan sebongkah batu raksasa (monolit) yang menjulang setinggi kurang lebih 1.002 meter di atas permukaan laut. Keunikan utamanya adalah vegetasi endemik Kantong Semar (Nepenthes Clipeata) yang hanya tumbuh di sini. Pengunjung dapat mendaki hingga ke puncak menggunakan tangga Via Ferrata yang menantang adrenalin untuk menyaksikan pemandangan matahari terbit yang memukau. Di kaki bukit, terdapat pula kawasan hutan wisata dengan air terjun dan gua-gua alam.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Ladja Hotel Sintang.

    2. My Home Hotel Sintang.

    3. Hotel Grand Royal Sintang.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Penginapan Dream House.

    2. Wisma Alas Sintang.

    3. Homestay di kawasan TWA Bukit Kelam (sering digunakan pendaki).

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Kerupuk Basah (penganan kenyal dari olahan ikan sungai) dan Bubur Pedas khas Kalbar.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Talas Asen (stik talas gurih) dan Kue Lapis Salju.

  • Souvenir Khas Daerah: Kain Tenun Ikat Sintang (motif khas Dayak) dan Anyaman Rotan.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Kelam Tourism Festival (Festival Bukit Kelam) yang menampilkan berbagai ritual adat Dayak dan Melayu, serta lomba panjat tebing.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil pribadi, Motor, Bus AKDP (DAMRI), dan Pesawat Terbang (untuk akses ke Kabupaten).

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Tebelian (Sintang), perjalanan darat menuju lokasi hanya memakan waktu sekitar 45–60 menit dengan jarak kurang lebih 25 km melalui Jalan Lintas Sintang-Putussibau.

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Internasional Supadio (Pontianak), menempuh perjalanan darat (Bus/Travel) menyusuri jalur Trans Kalimantan selama kurang lebih 7–8 jam untuk mencapai Kota Sintang, kemudian dilanjutkan ke arah timur menuju Kelam Permai.

Puncak Mas Bandar Lampung

Puncak Mas Bandar Lampung

  • Dikenal dengan Nama: Puncak Mas.

  • Lokasi: Jalan Putra Pass, Kelurahan Sukadanaham.

  • Kabupaten: Kota Bandar Lampung.

  • Kecamatan: Tanjung Karang Barat.

  • Desa: Kelurahan Sukadanaham.

  • Jenis Wisata: Wisata Selfie / Wisata Alam Perbukitan / Wisata Keluarga.

  • Deskripsi Menarik: Puncak Mas adalah destinasi wisata yang menawarkan panorama memukau Kota Bandar Lampung dan Teluk Lampung dari ketinggian. Tempat ini sangat populer karena memiliki banyak spot foto kreatif seperti rumah pohon, sepeda gantung, dan jembatan kaca. Suasana udara yang sejuk serta pemandangan lampu kota di malam hari menjadikannya tempat favorit bagi para pemburu senja dan keluarga yang ingin bersantai.


  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Bukit Randu Hotel & Restaurant (memiliki pemandangan kota yang serupa).

    2. Horison Lampung.

    3. Grand Pratama Hotel.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Homestay Syariah sekitar Sukadanaham.

    2. Urbanview Hotel d’Orange Bandar Lampung.

    3. RedDoorz near Lembah Hijau Lampung.

  • Makanan Traditional yang Wajib Dicoba:

    • Seruit Lampung: Olahan ikan yang dinikmati dengan sambal terasi dan lalapan khas.

    • Pindang Ikan: Sup ikan dengan rasa asam pedas yang segar.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba:

    • Keripik Pisang Aneka Rasa: Khususnya rasa coklat dan keju yang menjadi ikon Lampung.

    • Kemplang Bakar: Kerupuk ikan yang diproses dengan cara dibakar.

  • Souvenir Khas Daerah:

    • Kopi Robusta Lampung: Tersedia dalam berbagai merk lokal unggulan.

    • Kaos Khas Lampung: Kaos dengan desain motif Tapis atau gajah.


  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan:

    • Festival Begawi Bandar Lampung: Seringkali melibatkan pertunjukan seni di pusat kota dekat area wisata.

    • Pentas Seni Budaya Lampung: Kadang diadakan di panggung terbuka area wisata pada hari libur nasional.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan:

    • Transportasi Online (Car/Bike).

    • Kendaraan Pribadi (Mobil/Motor).

    • Angkutan Kota (Angkot) jurusan Tanjung Karang – Sukadanaham.

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat:

    • Dari Bandara Radin Inten II (Lampung Selatan): Melewati Jalan Lintas Sumatera menuju arah pusat Kota Bandar Lampung. Setelah sampai di pusat kota (Tanjung Karang), arahkan kendaraan menuju daerah perbukitan Sukadanaham melewati Jalan Raden Imba Kusuma. Waktu tempuh sekitar 45 hingga 60 menit.

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat:

    • Dari Bandara Radin Inten II (Via Jalur Belakang): Melewati daerah Branti menuju arah Kemiling melewati akses jalan baru yang langsung tembus ke wilayah Sukadanaham. Rute ini relatif lebih tenang dari kepadatan lalu lintas pusat kota.

Pantai Tanjung Setia Pesisir Barat

Pantai Tanjung Setia Pesisir Barat

  • Dikenal dengan Nama: Pantai Tanjung Setia / Surfing Point Tanjung Setia.

  • Lokasi: Pesisir Samudera Hindia, Jalur Lintas Barat Sumatera.

  • Kabupaten: Pesisir Barat.

  • Kecamatan: Pesisir Selatan.

  • Desa: Desa Way Jambu dan sekitarnya.

  • Jenis Wisata: Wisata Bahari / Wisata Minat Khusus (Selancar/Surfing).

  • Deskripsi Menarik: Pantai ini telah mendunia dan dikenal sebagai salah satu titik selancar terbaik di dunia. Memiliki ombak jenis left-handers yang konsisten dengan ketinggian mencapai 6 hingga 7 meter dan panjang ombak hingga 200 meter. Selain untuk selancar, pantai ini menawarkan suasana yang tenang dengan deretan pohon kelapa dan merupakan tempat favorit bagi para pemancing untuk berburu ikan Blue Marlin.


  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Ombak Indah Resort (Populer di kalangan peselancar internasional).

    2. Cabana Surf and Stay.

    3. Lovina Krui Surf.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Karang Nyimbor Surf Camp.

    2. Damai Bungalows.

    3. Mutiara Alam Zandino.

  • Makanan Traditional yang Wajib Dicoba:

    • Taboh Iwak Tapa: Ikan asap yang dimasak dengan kuah santan kental dan rebung.

    • Pandap: Makanan khas yang mirip pepes, dibungkus daun talas dengan bumbu rempah yang sangat meresap.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba:

    • Engkak: Kue ketan manis yang mirip dengan lapis legit namun lebih kenyal.

    • Keripik Pisang Kepok: Variasi rasa khas Pesisir Barat.

  • Souvenir Khas Daerah:

    • Kain Tapis Krui: Memiliki corak yang khas dan berbeda dari tapis daerah Lampung lainnya.

    • Kerajinan dari Damar: Hasil hutan utama dari daerah Pesisir Barat (Krui).


  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan:

    • Krui Pro World Surfing League (QS5000): Kejuaraan selancar internasional tahunan yang diikuti atlet dari berbagai negara.

    • Pesta Adat Ngambur: Upacara syukuran masyarakat lokal atas hasil bumi dan laut.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan:

    • Mobil Travel (Lintas Barat).

    • Motor Sewaan (Sangat populer untuk berpindah antar titik ombak).

    • Bus Antar Kota (PO Krui Putra).

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat:

    • Dari Bandara Radin Inten II (Lampung Selatan): Menggunakan mobil travel atau kendaraan pribadi menuju arah barat melewati Pringsewu, Tanggamus, dan melintasi kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) hingga tiba di Pesisir Barat. Waktu tempuh normal sekitar 6 hingga 7 jam.

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat:

    • Dari Bandara Radin Inten II (Via Udara): Menggunakan penerbangan perintis (Susi Air atau maskapai serupa jika tersedia jadwalnya) menuju Bandara Muhammad Taufiq Kiemas di Krui. Dari bandara di Krui, perjalanan darat menuju Pantai Tanjung Setia hanya memakan waktu sekitar 30 menit.

Translate »