BIRTARIA KASSI

Nama Wisata: BIRTARIA KASSI (Juga dikenal sebagai Pantai Birtaria Kassi)

Kabupaten, Kecamatan, Desa:

  • Kabupaten: Jeneponto
  • Kecamatan: Tamalatea
  • Kelurahan: Tonrokassi Induk dan Tonrokassi Barat (Kawasan wisata ini terletak di perbatasan dua kelurahan tersebut).

Jenis Wisata: Wisata Alam (Pantai, Hutan Rindang, dan Permandian)

Deskripsi Menarik: Birtaria Kassi adalah salah satu ikon wisata unggulan Jeneponto yang menawarkan kombinasi pesona alam pantai yang eksotis dan hutan rindang yang sejuk. Destinasi ini memiliki pantai dengan pasir yang lembut, air laut yang jernih, pemandangan matahari terbenam yang menakjubkan, serta area daratan yang luas (sekitar 40 hektar) yang dikembangkan dengan berbagai fasilitas. Terdapat dermaga, kolam permandian, area food court, dan direncanakan akan ada fasilitas modern seperti vila, wahana berkuda, memanah, dan taman bunga. Cocok untuk rekreasi pantai, olahraga air, dan camping.

3 Rekomendasi Hotel Terdekat (Di Jeneponto): Jeneponto memiliki pilihan akomodasi yang fokus di sekitar pusat kota (Binamu) yang berjarak tempuh ke Birtaria Kassi.

  1. Hotel O Penginapan Radja Jeneponto (Guest House, di Binamu)
  2. Hotel O Sari Jeneponto RedPartner (Hotel, di Binamu)
  3. Collection O 91488 Hotel Lingkarsut Jeneponto Near Patung Kuda (Hotel, di Arungkeke)

3 Rekomendasi Homestay Terdekat (Di Jeneponto): Akomodasi jenis homestay atau penginapan lokal juga tersedia di Jeneponto.

  1. HOMESTAY ASRIANI KASSI
  2. Homestay Home Mega (di Desa Wisata Pantai Kassi Bumbung)
  3. Homestay Home stay 32 (di Desa Wisata Kassi)

Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Jeneponto terkenal dengan olahan daging kuda.

  • Coto Kuda: Sejenis coto dengan kuah berempah seperti Coto Makassar, tetapi menggunakan daging kuda yang terkenal lebih lembut dan empuk.
  • Konro Kuda: Olahan tulang iga kuda berkuah atau dibakar, serupa dengan konro pada umumnya.
  • Gantala Jarang: Daging kuda yang direbus dengan bumbu sederhana (garam dan akar-akar kayu) dalam waktu lama, sering disajikan saat acara adat.

Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba:

  1. Jipang: Kue kering yang terbuat dari beras ketan yang dibalut gula merah, rasanya enak dan renyah.
  2. Kue Barotang (Kue Keciput): Kue tradisional berbahan tepung ketan, gula, dan santan yang dibentuk bulat-bulat dan dilumuri wijen.
  3. Cheesecuit: Cemilan inovasi kekinian khas Jeneponto yang memadukan tekstur renyah dengan rasa keju creamy.

Souvenir Khas Daerah:

  • Kain Tenun Tope: Kain tenun dengan motif khas Jeneponto.
  • Jajanan/Cemilan seperti Jipang atau Kue Barotang.
  • Produk olahan lokal Jeneponto lainnya seperti Tas Kain Thope, dan kerajinan lainnya.

Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan:

  • Upacara Adat Je’ne-Je’ne Sappara: Upacara adat yang diselenggarakan setiap tanggal 14 Safar dalam tahun Hijriah (sekitar 1 minggu), puncaknya adalah ritual Mandi-mandi (Menceburkan Diri) atau Niburai di pantai sebagai ungkapan rasa syukur dan tolak bala. Tradisi ini dilakukan di Desa Balangloe Tarowang (Jeneponto).

Jenis Transportasi yang Digunakan:

  • Kendaraan Pribadi: Rute tercepat dan ternyaman dari Makassar.
  • Transportasi Umum (Bus/Travel Antar Kota): Menggunakan bus atau mobil travel dari Terminal Regional Daya Makassar yang menuju ke Jeneponto. Setelah tiba di pusat kota Jeneponto, dilanjutkan dengan transportasi lokal (sewa mobil/motor, ojek, atau angkutan umum).

Rute Perjalanan dan Alternatif dari Makassar:

  • Rute Utama (Melalui Jalan Nasional):
    1. Mulai dari Kota Makassar, ambil rute menuju ke selatan melalui Poros Malino/Jl. Tun Abdul Razak atau Jalan Tol Reformasi (jika menggunakan tol).
    2. Lanjutkan perjalanan melalui Jalan Poros Malino – Jeneponto/Jalan Poros Makassar – Bantaeng (Jl. Nasional III), melewati Gowa dan Takalar.
    3. Ikuti jalan poros utama (Trans Sulawesi Selatan) hingga memasuki Kabupaten Jeneponto.
    4. Wisata Birtaria Kassi terletak di Kecamatan Tamalatea, dekat dari jalan poros utama Jeneponto, sehingga aksesnya cukup mudah.
  • Alternatif:
    • Waktu tempuh dari Makassar ke Jeneponto (sekitar 90-100 km) biasanya memakan waktu sekitar 2,5 hingga 3 jam, tergantung kondisi lalu lintas.

Pilihlah perjalanan di pagi hari untuk menghindari kemacetan dan dapat menikmati perjalanan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »