Museum Lambung Mangkurat Banjarbaru

Museum Lambung Mangkurat Banjarbaru

  • Dikenal dengan Nama: Museum Lambung Mangkurat (Museum Provinsi Kalimantan Selatan).

  • Lokasi: Jalan Ahmad Yani KM 35,5.

  • Kabupaten: Kota Banjarbaru.

  • Kecamatan: Banjarbaru Utara.

  • Desa: Kelurahan Komet.

  • Jenis Wisata: Wisata Sejarah, Budaya, dan Edukasi.

  • Deskripsi Menarik: Museum ini merupakan pusat pelestarian warisan budaya Kalimantan Selatan dengan arsitektur bangunan yang sangat unik, mengadopsi bentuk Rumah Larangan (Rumah Adat Banjar) dengan atap tinggi yang ikonik. Di dalamnya tersimpan ribuan koleksi berharga, mulai dari artefak prasejarah, peninggalan Kerajaan Banjar, naskah kuno, hingga replika singgasana kerajaan yang berlapis emas. Museum ini menjadi jendela terbaik untuk memahami sejarah perjuangan rakyat Kalimantan Selatan dan kekayaan tradisi Suku Banjar serta Dayak dalam satu tempat yang representatif.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Grand Dafam Q Hotel Banjarbaru.

    2. Novotel Banjarmasin Airport.

    3. Hotel Roditha Banjarbaru.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Guesthouse Kemuning.

    2. Urbanview Hotel Banjarbaru.

    3. Penginapan sekitar Lapangan Murjani.

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Soto Banjar (dengan sate ayam) dan Nasi Itik Gambut.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Wadai Bingka Kentang dan Kue Lam.

  • Souvenir Khas Daerah: Kain Sasirangan, Kerajinan Manik-manik, dan Batu Permata Martapura.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Pameran Temporer Nasional, Festival Seni Budaya Banjar, dan Edukasi Museum untuk pelajar.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil pribadi, motor, transportasi online, dan Bus BRT Banjarbakula.

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Internasional Syamsudin Noor (Banjarbaru), jaraknya sangat dekat. Anda hanya perlu menempuh perjalanan darat selama 15–20 menit melalui Jalan Ahmad Yani menuju pusat kota Banjarbaru.

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Menggunakan layanan taksi bandara atau transportasi online yang tersedia 24 jam untuk akses langsung ke gerbang museum yang terletak tepat di pinggir jalan protokol provinsi.

Goa Lowo Kotabaru

Goa Lowo Kotabaru

  • Dikenal dengan Nama: Goa Lowo (Dalam bahasa Banjar/lokal berarti “Gua Kelelawar”).

  • Lokasi: Jalan Trans Kalimantan, Desa Tegalrejo.

  • Kabupaten: Kotabaru.

  • Kecamatan: Kelumpang Hilir.

  • Desa: Tegalrejo.

  • Jenis Wisata: Wisata Alam, Goa, dan Rekreasi Keluarga.

  • Deskripsi Menarik: Goa Lowo merupakan destinasi wisata alam yang telah dikelola secara modern dengan fasilitas yang sangat memadai. Gua ini memiliki interior yang luas dengan langit-langit tinggi yang menjadi rumah bagi ribuan kelelawar. Keunggulan utamanya adalah aksesibilitasnya yang mudah karena sudah dilengkapi dengan jalan setapak semen (paving block) dan pencahayaan lampu warna-warni yang artistik di dalam gua. Selain formasi stalaktit dan stalagmit yang indah, kawasan ini juga memiliki kolam renang, gazebo, dan berbagai spot foto kekinian yang nyaman untuk keluarga.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Grand Surya Hotel Kotabaru (di pusat kota pulau).

    2. Hotel G-Sany Kotabaru.

    3. Hotel Prime City Kotabaru.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Homestay Goa Lowo (tersedia di area wisata).

    2. Penginapan Serapi.

    3. Homestay Desa Tegalrejo.

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Kepiting Soka Kotabaru dan Amplang Ikan Tenggiri.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Kerupuk Ikan dan Kue Lam.

  • Souvenir Khas Daerah: Amplang Kotabaru (Sangat terkenal) dan Kerajinan Kerang.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Festival Budaya Saijaan dan pertunjukan kesenian kuda lumping oleh masyarakat transmigran di sekitar lokasi.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil pribadi, motor, bus lintas provinsi, dan kapal feri (jika dari arah Pulau Laut).

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Gusti Syamsir Alam (Kotabaru), Anda harus menyeberang menggunakan kapal feri dari Pelabuhan Stagen menuju Pelabuhan Tarjun/Batulicin, kemudian dilanjutkan perjalanan darat sekitar 1 hingga 1,5 jam menuju Kecamatan Kelumpang Hilir melalui Jalan Trans Kalimantan.

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Bersujud (Batulicin/Tanah Bumbu), perjalanan jauh lebih dekat karena lokasi gua berada di daratan Kalimantan (bukan di Pulau Laut). Anda hanya perlu menempuh perjalanan darat selama kurang lebih 45–60 menit menuju arah utara (arah Kotabaru/Muarateweh).

Danau Biru Pengaron Banjar

Danau Biru Pengaron Banjar

  • Dikenal dengan Nama: Danau Biru Pengaron (Sering disebut sebagai Danau Biru Parta).

  • Lokasi: Desa Sungkai.

  • Kabupaten: Banjar.

  • Kecamatan: Pengaron.

  • Desa: Sungkai.

  • Jenis Wisata: Wisata Alam, Bekas Tambang, dan Fotografi.

  • Deskripsi Menarik: Danau ini terbentuk secara tidak sengaja dari lubang bekas galian tambang batu bara yang terisi air hujan. Keunikan utamanya terletak pada warna airnya yang biru jernih kehijauan yang kontras dengan dinding-dinding tebing kapur berwarna kecokelatan yang mengelilinginya. Formasi tebing yang terkikis secara alami menciptakan tekstur yang artistik dan sangat populer sebagai latar belakang foto pre-wedding atau sekadar konten media sosial.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Grand Dafam Q Hotel Banjarbaru (di kawasan pusat kota).

    2. Hotel Roditha Banjarbaru.

    3. Hotel Rattan Inn Banjarmasin (sekitar 1,5–2 jam perjalanan).

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Homestay di sekitar pusat Kota Martapura.

    2. Penginapan sederhana di area Kecamatan Simpang Empat.

    3. Guesthouse di kawasan Banjarbaru.

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Soto Banjar dan Ikan Patin Bakar.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Bingka Kentang dan Pentol (bakso tusuk) khas daerah Banjar.

  • Souvenir Khas Daerah: Batu Mulia/Permata dari Martapura dan Manisan Buah Limau (Jeruk).

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Pameran Budaya di pusat Kabupaten Banjar (Martapura) dan pasar terapung di wilayah sekitar.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil pribadi atau Motor (disarankan kendaraan dengan ground clearance tinggi karena jalanan menuju lokasi adalah jalur tambang yang tidak sepenuhnya mulus).

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Internasional Syamsudin Noor (Banjarbaru), perjalanan darat memakan waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam. Rute melewati Jalan lintas Provinsi (Jalan Ahmad Yani) ke arah utara menuju Kecamatan Simpang Empat, kemudian berbelok ke arah Kecamatan Pengaron melalui Desa Sungkai.

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Kota Martapura, Anda bisa menggunakan jalur alternatif melalui jalan perkebunan kelapa sawit atau jalur tambang yang lebih pendek namun kondisi jalan cukup menantang, langsung menuju titik lokasi Danau Biru.

Bukit Matang Kaladan Banjar

Bukit Matang Kaladan Banjar

  • Dikenal dengan Nama: Bukit Matang Kaladan.

  • Lokasi: Kawasan Waduk Riam Kanan.

  • Kabupaten: Banjar.

  • Kecamatan: Aranio.

  • Desa: Tiwingan Lama.

  • Jenis Wisata: Wisata Alam, Wisata Selfie, dan Panorama.

  • Deskripsi Menarik: Bukit Matang Kaladan sering disebut sebagai kembaran Bukit Batas karena sama-sama menawarkan pemandangan gugusan pulau di Waduk Riam Kanan yang menyerupai Raja Ampat. Perbedaannya, akses menuju puncak Matang Kaladan telah dilengkapi dengan fasilitas pendukung yang sangat kreatif seperti berbagai spot foto (rumah pohon, replika kapal, dan ayunan). Pengunjung dapat mencapai puncak dengan mendaki jalur terjal atau menggunakan jasa ojek motor khusus yang memacu adrenalin bagi mereka yang ingin cepat sampai tanpa berjalan kaki.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Grand Dafam Q Hotel Banjarbaru.

    2. Hotel Roditha Banjarbaru.

    3. Aeris Hotel Banjarbaru.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Homestay Tiwingan Lama (tepat di kaki bukit).

    2. Villa Aranio.

    3. Penginapan sekitar dermaga Riam Kanan.

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Ikan Nila Bakar/Goreng (segar dari keramba waduk) dan Nasi Kuning Banjar.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Wadai (Kue) Banjar seperti Bingka dan Apam Barabai.

  • Souvenir Khas Daerah: Olahan ikan kering dari waduk dan kain Sasirangan khas Kalimantan Selatan.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Pesta Panen Ikan dan kegiatan gotong royong warga desa wisata dalam menyambut festival daerah.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil pribadi, motor, dan jasa ojek khusus pendakian bukit.

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Internasional Syamsudin Noor (Banjarbaru), menempuh perjalanan darat sekitar 45–60 menit menuju Desa Tiwingan Lama, Kecamatan Aranio. Setibanya di sana, perjalanan dilanjutkan dengan mendaki kaki bukit menuju puncak.

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Kota Martapura, Anda bisa mengikuti jalur menuju arah Waduk Riam Kanan menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat, dengan waktu tempuh sekitar 30–40 menit melalui jalur darat yang sudah beraspal mulus.

Bukit Batas Banjar

Bukit Batas Banjar

  • Dikenal dengan Nama: Bukit Batas (Sering dijuluki sebagai “Raja Ampat-nya Kalimantan Selatan”).

  • Lokasi: Kawasan Waduk Riam Kanan.

  • Kabupaten: Banjar.

  • Kecamatan: Aranio.

  • Desa: Tiwingan Lama.

  • Jenis Wisata: Wisata Alam, Hiking, dan Fotografi.

  • Deskripsi Menarik: Bukit Batas menawarkan panorama spektakuler berupa gugusan pulau-pulau kecil hijau di tengah luasnya Waduk Riam Kanan, yang terlihat sangat mirip dengan pemandangan Wayag di Raja Ampat. Untuk mencapai puncaknya, pengunjung harus melakukan pendakian ringan selama kurang lebih 45–60 menit. Tempat ini merupakan lokasi terbaik untuk menikmati matahari terbenam (sunset) dan berkemah di atas awan sambil memandang hamparan air waduk yang tenang.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Grand Dafam Q Hotel Banjarbaru.

    2. Novotel Banjarmasin Airport.

    3. Hotel Roditha Banjarbaru.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Homestay Desa Tiwingan Lama (di kaki bukit).

    2. Penginapan sekitar Pelabuhan Tiwingan.

    3. Camping Ground Bukit Batas (fasilitas sewa tenda).

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Ikan Nila Bakar khas Riam Kanan dan Soto Banjar.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Wadai Rangai dan Bingka Barandam.

  • Souvenir Khas Daerah: Kerajinan Batu Permata Martapura dan kain Sasirangan.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Festival Budaya Banjar dan ritual tahunan masyarakat desa sekitar waduk sebagai bentuk syukur atas hasil alam.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil/Motor (sampai dermaga), dilanjutkan dengan Klotok (perahu kayu tradisional) dan berjalan kaki (hiking).

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Internasional Syamsudin Noor (Banjarmasin/Banjarbaru), menempuh perjalanan darat selama 45–60 menit menuju Dermaga Pelabuhan Tiwingan Lama di Aranio. Dari dermaga, dilanjutkan naik Klotok selama 20–30 menit menyeberangi waduk, lalu mendaki ke puncak.

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Menggunakan jasa travel wisata dari Banjarbaru yang menyediakan paket all-in (kendaraan, klotok, dan pemandu) untuk memudahkan akses tanpa harus mencari sewa perahu secara mandiri di dermaga.

Translate »