Danau Gunung Tujuh Kabupaten Kerinci

Danau Gunung Tujuh Kabupaten Kerinci


Dikenal dengan Nama: Danau Gunung Tujuh / Danau Sakti / Danau Tertinggi di Asia Tenggara.

Lokasi: Puncak Gunung Tujuh, Kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).

Kabupaten: Kerinci.

Kecamatan: Kayu Aro.

Desa: Desa Pelompek.

Jenis Wisata: Wisata Alam, Pendakian (Hiking), dan Ekowisata.

Deskripsi Menarik: Danau Gunung Tujuh merupakan danau vulkanik yang berada di ketinggian 1.950 meter di atas permukaan laut, menjadikannya salah satu danau tertinggi di Asia Tenggara. Sesuai namanya, danau ini dikelilingi oleh tujuh puncak gunung, yaitu Gunung Tujuh, Gunung Jar Panggang, Gunung Madura Besi, Gunung Hulu Tebo, Gunung Lumut, Gunung Selasih, dan Gunung Itik. Suasananya sangat tenang, berair jernih, dan sering diselimuti kabut tipis, memberikan kesan magis dan damai bagi para pendaki yang berkemah di tepiannya.

3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

  1. Kerinci View Homestay (Area Kayu Aro).

  2. Hotel Aroma (Kayu Aro).

  3. Hotel Grand Kerinci (Kota Sungai Penuh).

3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

  1. Homestay Pintu Rimba (Titik awal pendakian).

  2. Homestay Subandi.

  3. Homestay Family Kayu Aro.

Makanan Traditional yang Wajib Dicoba:

  • Gulai Ikan Semah: Ikan khas sungai Kerinci yang sangat gurih dan bertekstur lembut.

  • Dendeng Batokok: Daging sapi khas Kerinci yang diproses dengan cara dipukul hingga pipih dan dibakar.

  • Soto Semurup: Soto dengan kuah bening segar dan rempah yang kuat.

Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba:

  • Dodol Kentang: Manisan khas dari kentang hasil perkebunan Kayu Aro.

  • Kacang Tojin: Kacang tanah goreng bawang yang sangat renyah.

  • Lemang: Ketan yang dimasak dalam bambu dengan santan gurih.

Souvenir Khas Daerah:

  • Teh Kayu Aro: Teh hitam kualitas premium dari salah satu kebun teh tertinggi di dunia.

  • Kopi Arabika Kerinci: Kopi dengan profil rasa buah-buahan yang sudah diakui internasional.

  • Kayu Manis (Cinnamon): Kerinci adalah salah satu produsen kayu manis terbesar di dunia.

Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan:

  • Kenduri Sko: Upacara adat besar masyarakat Kerinci sebagai bentuk syukur atas panen.

  • Festival Kerinci: Pagelaran tahunan yang menampilkan berbagai seni budaya di kaki gunung.

Jenis Transportasi yang Digunakan:

  • Mobil Travel (Rute Padang-Kerinci atau Jambi-Kerinci).

  • Kendaraan Pribadi (Motor/Mobil).

  • Jalan Kaki (Pendakian selama 2-3 jam dari pintu rimba).

Rute standar perjalanan dari bandara nasional terdekat: Dari Bandara Internasional Minangkabau (Padang), gunakan kendaraan travel atau sewa menuju arah Solok lalu ke Kayu Aro. Perjalanan darat memakan waktu sekitar 7–8 jam dengan pemandangan pegunungan dan pesisir danau.

rute Alternatif dari bandara nasional terdekat: Melalui Bandara Depati Parbo (Kerinci) jika tersedia penerbangan perintis dari Jambi. Dari bandara, perjalanan darat menuju Desa Pelompek (pintu masuk pendakian) hanya memakan waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam.

Candi Muaro Jambi Kabupaten Muaro Jambi

Candi Muaro Jambi Kabupaten Muaro Jambi


Dikenal dengan Nama: Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Muaro Jambi / Candi Muaro Jambi.

Lokasi: Tepian Sungai Batanghari.

Kabupaten: Muaro Jambi.

Kecamatan: Maro Sebo.

Desa: Desa Muara Jambi.

Jenis Wisata: Wisata Sejarah, Budaya, Religi, dan Edukasi.

Deskripsi Menarik: Candi Muaro Jambi merupakan kompleks percandian agama Hindu-Buddha terluas di Asia Tenggara dengan luas mencapai 3.981 hektar. Situs ini diyakini sebagai pusat pendidikan dan pengembangan agama Buddha pada masa Kerajaan Sriwijaya dan Melayu Kuno. Berbeda dengan candi di Jawa yang terbuat dari batu andesit, candi-candi di sini (seperti Candi Gumpung dan Candi Tinggi) dibangun menggunakan batu bata merah. Kawasan ini sangat asri karena dikelilingi oleh pepohonan rindang dan kanal-kanal kuno yang masih terjaga.

3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

  1. Swiss-Belhotel Jambi (Kota Jambi – sekitar 40 menit).

  2. ASTON Jambi Hotel & Conference Center.

  3. BW Luxury Jambi.

3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

  1. Homestay Desa Wisata Muara Jambi.

  2. Penginapan Candi Muaro Jambi.

  3. Rumah Singgah Penduduk Lokal (Desa Muara Jambi).

Makanan Traditional yang Wajib Dicoba:

  • Tempoyak: Masakan khas berbahan dasar fermentasi durian yang biasanya dimasak dengan ikan patin.

  • Ikan Sengat: Olahan ikan sungai khas Jambi dengan bumbu rempah kuning.

  • Nasi Minyak: Nasi berbumbu rempah yang biasanya disajikan dengan kuah kari dan daging malbi.

Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba:

  • Padamaran: Kue tradisional berwarna hijau dari daun suji dengan lapisan gula merah di bawahnya.

  • Gandus: Kue talam gurih yang ditaburi ebi, bawang goreng, dan cabai iris.

  • Kue Srikaya: Ketan yang di atasnya diberi lapisan sarikaya pandan yang manis.

Souvenir Khas Daerah:

  • Batik Jambi: Kain batik dengan motif khas seperti Kapal Sanggat dan Durian Pecah.

  • Teh Kayu Aro: Teh berkualitas tinggi dari perkebunan Jambi.

  • Kerajinan Anyaman Pandan: Tas atau tikar buatan warga desa sekitar candi.

Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan:

  • Perayaan Waisak Nasional: Prosesi ritual keagamaan umat Buddha yang dihadiri ribuan orang dari berbagai negara.

  • Festival Candi Muaro Jambi: Acara tahunan yang berisi pameran seni, kuliner tradisional, dan permainan rakyat.

Jenis Transportasi yang Digunakan:

  • Kendaraan Pribadi (Motor/Mobil).

  • Bentor (Becak Motor).

  • Sepeda Sewaan (Sangat populer digunakan untuk berkeliling antar kompleks candi).

  • Perahu Ketek (Untuk menyusuri Sungai Batanghari).

Rute standar perjalanan dari bandara nasional terdekat: Dari Bandara Sultan Thaha (Kota Jambi), Anda dapat menggunakan taksi, transportasi online, atau kendaraan sewa. Perjalanan menuju lokasi memakan waktu sekitar 40–60 menit melalui jalur darat melintasi Jembatan Batanghari II.

rute Alternatif dari bandara nasional terdekat: Anda bisa menggunakan rute sungai dari Dermaga Ancol (Pasar Jambi) menggunakan Perahu Ketek. Perjalanan menyusuri Sungai Batanghari ini memberikan pengalaman unik melihat kehidupan masyarakat pinggir sungai sebelum tiba di dermaga Desa Muara Jambi yang berada tepat di belakang kawasan candi.

Bukit Khayangan Kota Sungai Penuh

Bukit Khayangan Kota Sungai Penuh


Dikenal dengan Nama: Bukit Khayangan / Negeri di Atas Awan.

Lokasi: Barisan pergunungan yang bersempadan dengan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).

Kabupaten: Kota Sungai Penuh.

Kecamatan: Pesisir Bukit.

Desa: Desa Renah Kayu Embun.

Jenis Wisata: Wisata Alam, Landskap Fotografi, dan Eropah-Asia (pemandangan dari ketinggian).

Deskripsi Menarik: Bukit Khayangan merupakan salah satu mercu tanda Kota Sungai Penuh yang berada pada ketinggian sekitar 1,500 meter di atas paras laut. Dari atas bukit ini, pengunjung dapat melihat panorama luar biasa yang merangkumi seluruh kawasan Kota Sungai Penuh, hamparan sawah di Kabupaten Kerinci, serta keindahan Tasik Kerinci dari jauh. Jika berkunjung pada waktu pagi atau selepas hujan, kawasan ini sering dilitupi awan tebal, memberikan sensasi seolah-olah berada di atas awan.

3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

  1. Hotel Grand Kerinci (Pusat Kota Sungai Penuh).

  2. Hotel Matahari.

  3. Hotel Jaya Wisata.

3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

  1. Homestay Renah Kayu Embun (Berdekatan lokasi).

  2. Homestay Cantika.

  3. Guest House Syariah Sungai Penuh.

Makanan Traditional yang Wajib Dicoba:

  • Gulai Ikan Semah: Hidangan ikan sungai yang sangat eksklusif dengan daging yang lembut dan sisik yang boleh dimakan.

  • Dendeng Batokok: Daging lembu yang dipukul dan dibakar, disajikan dengan sambal cili hijau yang pedas dan segar.

  • Beras Payo: Nasi dari varieti padi asli Kerinci yang memiliki tekstur wangi dan gebu.

Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba:

  • Dodol Kentang: Manisan kenyal yang diperbuat daripada kentang asli Kayu Aro.

  • Kacang Tojin: Kacang tanah goreng yang sangat rangup dengan aroma bawang putih.

  • Kue Padar: Kuih tradisional yang diperbuat daripada tepung beras dan santan.

Souvenir Khas Daerah:

  • Kopi Arabika Kerinci: Kopi yang telah memenangi pelbagai anugerah antarabangsa.

  • Teh Kayu Aro: Teh berkualiti tinggi yang ditanam di kaki Gunung Kerinci.

  • Kulit Kayu Manis (Cinnamon): Rempah asli Kerinci yang sangat terkenal di pasaran dunia.

Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan:

  • Kenduri Sko: Upacara adat besar untuk memuliakan nenek moyang dan syukuran hasil bumi.

  • Festival Kerinci: Acara kebudayaan tahunan yang memaparkan tarian tradisional seperti Tari Rangguk.

Jenis Transportasi yang Digunakan:

  • Kendaraan Peribadi (Motosikal/Kereta).

  • Kereta Sewa (Travel).

  • Ojek Tempatan.

Rute standar perjalanan dari bandara nasional terdekat: Dari Lapangan Terbang Antarabangsa Minangkabau (Padang), anda boleh mengambil kenderaan sewa atau travel (L300/Innova) menuju arah Selatan (Painan/Muaralabuh). Perjalanan mengambil masa kira-kira 7 hingga 8 jam merentasi kawasan pergunungan yang indah hingga sampai ke Kota Sungai Penuh.

rute Alternatif dari bandara nasional terdekat: Melalui Lapangan Terbang Depati Parbo (Kerinci). Sekiranya terdapat penerbangan domestik dari Jambi, ini adalah laluan terpantas. Dari lapangan terbang ini, perjalanan darat menuju Bukit Khayangan hanya mengambil masa sekitar 45 minit hingga 1 jam melalui kawasan Pesisir Bukit.

Air Terjun Telun Berasap – Kab. Kerinci

Air Terjun Telun Berasap Kabupaten Kerinci


Dikenal with Nama: Air Terjun Telun Berasap.

Lokasi: Kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).

Kabupaten: Kerinci.

Kecamatan: Kayu Aro.

Desa: Desa Telun Berasap.

Jenis Wisata: Wisata Alam dan Ekowisata.

Deskripsi Menarik: Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 50 meter dengan debit air yang sangat deras. Nama “Telun Berasap” diambil dari fenomena uap air yang membubung tinggi menyerupai asap akibat hantaman air terjun yang kuat ke dasar sungai. Keunikan utamanya adalah jika beruntung dan cuaca cerah, pengunjung dapat melihat pelangi yang terbentuk di antara kabut uap air tersebut. Di balik air terjun, terdapat sebuah gua yang hingga kini belum banyak dijelajahi karena medannya yang sangat menantang.

3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

  1. Kerinci View Homestay (Area Kayu Aro).

  2. Hotel Aroma (Kayu Aro).

  3. Hotel Grand Kerinci (Sungai Penuh – sekitar 1 jam perjalanan).

3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

  1. Homestay Pintu Rimba.

  2. Homestay Subandi.

  3. Homestay Family Kayu Aro.

Makanan Traditional yang Wajib Dicoba:

  • Dendeng Batokok: Daging sapi yang dipukul-pukul hingga pipih dan dibakar di atas bara kayu.

  • Gulai Ikan Semah: Ikan endemik sungai di Kerinci yang memiliki tekstur daging sangat lembut.

  • Soto Semurup: Soto khas Kerinci dengan kuah bening yang segar dan kerupuk jangek.

Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba:

  • Dodol Kentang: Camilan khas Kayu Aro yang terbuat dari kentang pilihan hasil bumi lokal.

  • Kacang Tojin: Kacang goreng berbumbu bawang yang gurih.

Souvenir Khas Daerah:

  • Teh Kayu Aro: Teh hitam kualitas ekspor yang ditanam di salah satu perkebunan teh tertinggi di dunia.

  • Kopi Arabika Kerinci: Kopi dengan cita rasa buah-buahan yang sudah mendunia.

  • Sirup Kayu Manis: Olahan kulit kayu manis asli Kerinci yang menghangatkan.

Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan:

  • Festival Kerinci: Acara tahunan yang menampilkan berbagai atraksi seni seperti Tari Rangguk dan silat tradisional.

  • Ritual Kenduri Sko: Upacara adat pengukuhan gelar adat sekaligus syukuran hasil panen masyarakat Kerinci.

Jenis Transportasi yang Digunakan:

  • Mobil Travel (Lintas Jambi-Kerinci atau Padang-Kerinci).

  • Kendaraan Pribadi (Motor/Mobil).

  • Mobil Off-road (untuk eksplorasi sekitar kawasan).

Rute standar perjalanan dari bandara nasional terdekat: Dari Bandara Internasional Minangkabau (Padang), Anda dapat menggunakan jasa travel menuju arah Selatan melewati Solok dan menyusuri kaki Gunung Kerinci. Waktu tempuh sekitar 6–8 jam perjalanan darat dengan pemandangan pegunungan dan perkebunan teh yang indah.

rute Alternatif dari bandara nasional terdekat: Melalui Bandara Depati Parbo (Kerinci). Jika tersedia penerbangan perintis dari Jambi, Anda bisa tiba di Kerinci dengan cepat. Dari bandara Depati Parbo, Anda cukup menempuh perjalanan darat selama 1,5 hingga 2 jam menuju arah Kecamatan Kayu Aro untuk sampai di lokasi air terjun.

Rumah Pengasingan Bung Karno Kota Bengkulu

Rumah Pengasingan Bung Karno Kota Bengkulu


Dikenal dengan Nama: Rumah Kediaman Bung Karno / Situs Pengasingan Soekarno.

Lokasi: Jl. Soekarno-Hatta, Kelurahan Anggut Atas.

Kabupaten: Kota Bengkulu.

Kecamatan: Ratu Samban.

Desa: Kelurahan Anggut Atas.

Jenis Wisata: Wisata Sejarah dan Cagar Budaya.

Deskripsi Menarik: Rumah ini merupakan tempat Bung Karno menjalani masa pengasingan oleh pemerintah kolonial Belanda pada tahun 1938 hingga 1942. Bangunan bergaya arsitektur Tionghoa-Eropa ini masih menyimpan benda-benda asli peninggalan sang proklamator, mulai dari ranjang tidur, meja kerja, hingga koleksi buku-buku lama yang pernah beliau baca. Di bagian belakang rumah, terdapat sebuah sumur tua yang menurut kepercayaan masyarakat setempat airnya dapat membuat awet muda dan memudahkan rezeki.

3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

  1. Mercure Bengkulu.

  2. Hotel Santika Bengkulu.

  3. Hotel Amaris Bengkulu.

3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

  1. Homestay Anggut.

  2. Wisma Sinar Kasih.

  3. Guest House Kebun Geran.

Makanan Traditional yang Wajib Dicoba:

  • Bagari Hiu: Hidangan favorit Bung Karno selama di Bengkulu, berupa olahan ikan hiu dengan kuah rempah tanpa santan.

  • Pendap: Ikan berbumbu yang dibungkus daun talas dan direbus selama 8 jam.

  • Gulai Ikan Pais: Pepes ikan dengan racikan bumbu khas Bengkulu.

Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba:

  • Lempuk Durian: Dodol durian asli Bengkulu yang legit.

  • Kue Tat: Kue panggang isi nanas yang dahulu merupakan sajian para raja.

  • Kue Perut Ayam: Camilan manis goreng yang teksturnya empuk.

Souvenir Khas Daerah:

  • Batik Besurek: Kain batik dengan motif kaligrafi yang sangat khas.

  • Sirup Kalamansi: Ekstrak jeruk kunci yang menyegarkan.

  • Kerajinan Kulit Kayu: Tas dan hiasan dinding yang dibuat secara tradisional.

Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan:

  • Festival Tabut: Perayaan budaya terbesar di Bengkulu yang sering melintasi jalan di depan situs sejarah ini.

  • Pekan Literasi Kebangsaan: Kegiatan diskusi sejarah yang sering diadakan di halaman rumah pengasingan.

Jenis Transportasi yang Digunakan:

  • Angkutan Kota (Angkot) trayek hijau atau kuning.

  • Ojek Online dan Taksi Online.

  • Kendaraan Pribadi.

Rute standar perjalanan dari bandara nasional terdekat: Dari Bandara Fatmawati Soekarno (Bengkulu), Anda dapat menempuh perjalanan darat selama 20–30 menit menggunakan taksi atau mobil sewaan melewati Jalan Raya Pagar Dewa, kemudian lurus menuju kawasan Simpang Lima dan berbelok ke arah Anggut Atas.

rute Alternatif dari bandara nasional terdekat: Melalui jalur laut lewat Pelabuhan Pulau Baai. Dari pelabuhan, Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi menuju pusat kota (Kawasan Ratu Samban) dengan waktu tempuh sekitar 45 menit menyisiri jalur pantai (Pantai Panjang) sebelum masuk ke area perkotaan.

Rumah Kediaman Ibu Fatmawati Kota Bengkulu

Rumah Kediaman Ibu Fatmawati Kota Bengkulu


Dikenal dengan Nama: Rumah Ibu Fatmawati / Museum Fatmawati.

Lokasi: Jl. Fatmawati, Kelurahan Penurunan.

Kabupaten: Kota Bengkulu (Ibu Kota Provinsi).

Kecamatan: Ratu Samban.

Desa: Kelurahan Penurunan.

Jenis Wisata: Wisata Sejarah dan Budaya.

Deskripsi Menarik: Rumah ini merupakan bangunan asli berbentuk rumah panggung kayu khas Bengkulu yang pernah ditempati oleh Ibu Fatmawati, penjahit Bendera Pusaka Merah Putih sekaligus istri dari Presiden pertama RI, Soekarno. Di dalam rumah yang asri ini, pengunjung dapat melihat langsung mesin jahit tua bermerek Singer yang digunakan untuk menjahit Bendera Pusaka, foto-foto dokumentasi sejarah, serta perabotan asli yang masih terjaga dengan sangat baik, memberikan suasana nostalgia masa perjuangan.

3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

  1. Mercure Bengkulu.

  2. Santika Indonesia Hotels & Resorts (Hotel Santika Bengkulu).

  3. Hotel Amaris Bengkulu.

3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

  1. Homestay Penurunan.

  2. Guest House Anggrek.

  3. Wisma Pemda Bengkulu.

Makanan Traditional yang Wajib Dicoba:

  • Pendap: Ikan berbumbu rempah yang dibungkus daun talas dan direbus lama.

  • Bagari Hiu: Masakan khas berbahan dasar ikan hiu dengan kuah rempah kental.

  • Gulai Ikan Pais: Pepes ikan khas Bengkulu yang gurih dan pedas.

Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba:

  • Lempuk Durian: Dodol durian asli Bengkulu yang sangat populer.

  • Kue Perut Ayam: Jajanan pasar manis berbentuk spiral.

  • Kue Tat: Kue bolu panggang lembut dengan selai nanas.

Souvenir Khas Daerah:

  • Kain Batik Besurek: Batik bermotif kaligrafi Arab yang merupakan identitas Bengkulu.

  • Sirup Kalamansi: Minuman segar dari jeruk kunci khas Bengkulu.

  • Kerajinan Kulit Kayu: Berbagai tas, dompet, dan hiasan dari serat kayu.

Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan:

  • Peringatan Menjahit Bendera Pusaka: Sering diadakan acara napak tilas atau lomba menjahit pada momen menjelang 17 Agustus.

  • Festival Tabut: Lokasi rumah ini cukup dekat dengan jalur utama arak-arakan Festival Tabut tahunan.

Jenis Transportasi yang Digunakan:

  • Angkutan Kota (Angkot) warna kuning.

  • Ojek Online dan Taksi Online.

  • Kendaraan Pribadi (Motor/Mobil).

Rute standar perjalanan dari bandara nasional terdekat: Dari Bandara Fatmawati Soekarno (Bengkulu), Anda dapat menggunakan taksi bandara atau transportasi online langsung menuju pusat kota (Kecamatan Ratu Samban). Perjalanan memakan waktu sekitar 20–25 menit melalui Jalan Pagar Dewa dan Jalan Basuki Rahmat.

rute Alternatif dari bandara nasional terdekat: Jika Anda datang melalui jalur darat lintas Sumatera (dari arah Lubuk Linggau), Anda akan masuk melalui gerbang perbatasan Kepahiang-Bengkulu. Ikuti jalan utama menuju pusat Kota Bengkulu arah Simpang Lima, lalu berbelok menuju kawasan Penurunan yang merupakan lokasi rumah sejarah ini.

Pusat Latihan Gajah Seblat Kabupaten Bengkulu Utara

Pusat Latihan Gajah Seblat Kabupaten Bengkulu Utara


Dikenal dengan Nama: Pusat Latihan Gajah (PLG) Seblat / Wisata Gajah Seblat.

Lokasi: Kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) Air Teramang.

Kabupaten: Bengkulu Utara.

Kecamatan: Putri Hijau.

Desa: Desa Sukamaju.

Jenis Wisata: Ekowisata, Edukasi, dan Konservasi Alam.

Deskripsi Menarik: PLG Seblat merupakan benteng terakhir pertahanan Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) di Provinsi Bengkulu. Destinasi ini menawarkan pengalaman unik di mana pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan gajah jinak, melihat proses pemandian gajah di sungai, hingga belajar tentang upaya konservasi hutan. Dikelilingi hutan yang asri dan aliran sungai yang jernih, tempat ini sangat cocok bagi pecinta alam yang ingin merasakan suasana petualangan yang autentik jauh dari hiruk pikuk kota.

3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

  1. Hotel Muara (Ketahun – area terdekat yang cukup besar).

  2. Hotel Putri Hijau.

  3. Hotel di pusat Kota Arga Makmur (jaraknya cukup jauh, sekitar 2-3 jam dari lokasi).

3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

  1. Homestay Desa Wisata Sukamaju.

  2. Penginapan lokal di sekitar Kecamatan Putri Hijau.

  3. Mess Konservasi (dengan izin khusus dari pengelola).

Makanan Traditional yang Wajib Dicoba:

  • Gulai Rebung: Sayur rebung muda yang dimasak dengan santan gurih.

  • Ikan Pais: Pepes ikan dengan bumbu rempah melimpah.

  • Sambal Unji: Sambal yang menggunakan bunga kecombrang (unji) segar khas hutan Sumatera.

Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba:

  • Keripik Pisang Enggano: Keripik pisang khas daerah pesisir Bengkulu Utara.

  • Kue Tat: Bolu isi selai nanas yang tahan lama untuk perjalanan.

Souvenir Khas Daerah:

  • Kopi Robusta Bengkulu Utara: Kopi asli dari perkebunan rakyat di sekitar hutan.

  • Produk Turunan Kelapa Sawit: Berbagai kerajinan tangan dari lidi kelapa sawit yang banyak terdapat di area ini.

Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan:

  • Hari Gajah Sedunia: Biasanya diperingati dengan edukasi publik dan kegiatan konservasi khusus.

  • Ritual Adat Desa Sukamaju: Upacara syukur panen yang dilakukan oleh masyarakat setempat.

Jenis Transportasi yang Digunakan:

  • Mobil Travel/Sewa (Disarankan kendaraan 4×4 untuk akses ke dalam hutan).

  • Motor Trail (untuk akses lebih mudah ke kamp gajah).

  • Perahu Ketek (untuk menyeberangi sungai menuju kamp).

Rute standar perjalanan dari bandara nasional terdekat: Dari Bandara Fatmawati Soekarno (Bengkulu), perjalanan dilakukan melalui jalur darat Lintas Barat Sumatera ke arah utara menuju Kecamatan Putri Hijau. Waktu tempuh sekitar 4 hingga 5 jam. Setibanya di Desa Sukamaju, perjalanan dilanjutkan masuk ke area hutan yang biasanya memerlukan koordinasi dengan pihak pengelola BKSDA.

rute Alternatif dari bandara nasional terdekat: Melalui Bandara Mukomuko (Mukomuko). Jika Anda menggunakan penerbangan perintis ke Mukomuko, jarak tempuh ke PLG Seblat menjadi lebih dekat, yaitu sekitar 1,5 hingga 2 jam perjalanan darat ke arah selatan menuju Putri Hijau.

Pulau Pantai Tikus Kota Bengkulu

Pantai Pulau Tikus Kota Bengkulu


Dikenal dengan Nama: Pulau Tikus.

Lokasi: Perairan Samudra Hindia (Lepas Pantai Kota Bengkulu).

Kabupaten: Kota Bengkulu.

Kecamatan: Teluk Segara (Akses penyeberangan utama).

Desa: Kelurahan Malabero / Tapak Paderi (Titik keberangkatan).

Jenis Wisata: Wisata Bahari, Snorkeling, dan Konservasi.

Deskripsi Menarik: Pulau Tikus adalah sebuah pulau karang kecil yang sangat eksotis dengan pasir putih bersih dan air laut yang bening transparan. Destinasi ini merupakan surga bagi pecinta snorkeling karena dikelilingi oleh terumbu karang yang masih terjaga dan beragam ikan hias. Meskipun ukurannya terus mengecil akibat abrasi, pesonanya tetap menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang ingin melarikan diri sejenak dari keramaian kota untuk menikmati ketenangan di tengah samudra.

3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

  1. Mercure Bengkulu.

  2. Hotel Santika Bengkulu.

  3. Hotel Grage Bengkulu (Dekat area pantai).

3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

  1. Homestay Malabero.

  2. Wisma Pantai Panjang.

  3. Guest House Tapak Paderi.

Makanan Traditional yang Wajib Dicoba:

  • Pendap: Ikan berbumbu rempah yang dibungkus daun talas.

  • Bagari Hiu: Olahan daging ikan hiu dengan bumbu rempah kental.

  • Gulai Ikan Pais: Pepes ikan khas Bengkulu yang kaya bumbu.

Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba:

  • Lempuk Durian: Dodol asli dari buah durian.

  • Kue Perut Ayam: Jajanan tradisional manis goreng.

Souvenir Khas Daerah:

  • Kain Batik Besurek: Batik motif kaligrafi khas Bengkulu.

  • Kerajinan Kulit Kayu: Tas dan dompet dari serat kayu alami.

  • Sirup Jeruk Kalamansi: Sirup segar khas Bengkulu.

Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan:

  • Festival Tabut: Acara tahunan besar di sekitar pesisir Pantai Malabero (dekat titik penyeberangan).

  • Ritual Buang Undur: Bagian dari upacara adat Tabut yang dilakukan di pinggir laut.

Jenis Transportasi yang Digunakan:

  • Perahu Nelayan atau Speedboat (untuk menyeberang).

  • Angkutan Kota (untuk menuju dermaga).

  • Ojek Online/Taksi Online.

Rute standar perjalanan dari bandara nasional terdekat: Dari Bandara Fatmawati Soekarno (Bengkulu), gunakan taksi atau transportasi online menuju Pantai Tapak Paderi atau Pantai Malabero (sekitar 30 menit). Dari dermaga di pantai tersebut, Anda harus menyewa perahu nelayan atau speedboat untuk menyeberang ke Pulau Tikus dengan waktu tempuh sekitar 30–45 menit.

rute Alternatif dari bandara nasional terdekat: Jika Anda datang dari arah Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang) melalui jalur darat, Anda akan melewati Lubuk Linggau dan Kepahiang. Setelah sampai di Kota Bengkulu, langsung menuju kawasan wisata Benteng Marlborough untuk mencari akses penyeberangan terdekat di sekitarnya.

Pantai Laguna Samudra Kabupaten Kaur

Pantai Laguna Samudra Kabupaten Kaur


Dikenal dengan Nama: Pantai Laguna Samudra / Laguna Ujung Lancang.

Lokasi: Desa Merpas.

Kabupaten: Kaur.

Kecamatan: Nasal.

Desa: Desa Merpas.

Jenis Wisata: Wisata Bahari / Pantai.

Deskripsi Menarik: Pantai Laguna Samudra dikenal sebagai salah satu pantai terindah di Provinsi Bengkulu karena memiliki air laut yang jernih dan tenang. Keunikan utamanya adalah keberadaan karang penghalang alami yang membentuk kolam raksasa (laguna) di pinggir pantai, sehingga pengunjung bisa berenang dengan aman dari ombak besar Samudra Hindia. Hamparan pasir putih yang luas dan deretan pohon kelapa serta ketapang yang rimbun membuat suasana di sini sangat asri dan teduh.

3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

  1. Hotel Bukit Beriang (Bintuhan).

  2. Hotel Grand Citra (Bintuhan).

  3. Hotel Jeanita (Bintuhan).

3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

  1. Homestay Laguna (Area Pantai).

  2. Penginapan Samudra.

  3. Penginapan Dian Residen.

Makanan Traditional yang Wajib Dicoba:

  • Sate Gurita: Kuliner ikonik khas Kaur dengan tekstur kenyal dan bumbu kacang atau padang yang lezat.

  • Kelicuk: Makanan berbahan dasar beras ketan dan pisang yang dibungkus daun pisang.

  • Ikan Mungkus: Ikan sungai khas setempat yang biasanya dimasak gulai atau disambal.

Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba:

  • Emping Melinjo: Kaur merupakan salah satu penghasil emping terbaik dengan berbagai varian rasa.

  • Kue Tat: Kue bolu panggang khas Bengkulu yang lembut dengan selai nanas di atasnya.

Souvenir Khas Daerah:

  • Kerupuk Gurita: Olahan kerupuk dengan campuran daging gurita segar.

  • Kain Batik Besurek: Kain motif khas Bengkulu dengan corak kaligrafi dan bunga Rafflesia.

Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan:

  • Festival Gurita: Perayaan tahunan yang menampilkan lomba memasak gurita dan pagelaran seni budaya lokal.

  • Ritual Sedekah Laut: Upacara adat masyarakat pesisir sebagai bentuk syukur atas hasil laut.

Jenis Transportasi yang Digunakan:

  • Kendaraan Pribadi (Motor/Mobil).

  • Mobil Travel (Lintas Barat Sumatera).

  • Bus Antar Kota Lintas Provinsi (AKAP).

Rute standar perjalanan dari bandara nasional terdekat: Dari Bandara Fatmawati Soekarno (Bengkulu), Anda dapat menggunakan mobil travel atau kendaraan pribadi menuju ke arah selatan melewati jalur Lintas Barat Sumatera. Perjalanan akan melewati Kabupaten Seluma dan Kabupaten Bengkulu Selatan. Waktu tempuh sekitar 4 hingga 5 jam untuk mencapai lokasi di Desa Merpas.

rute Alternatif dari bandara nasional terdekat: Melalui Bandara Radin Inten II (Lampung). Anda dapat menempuh perjalanan darat melalui jalur Lintas Barat Sumatera (arah Pesisir Barat/Krui). Rute ini menawarkan pemandangan pesisir yang indah namun memerlukan waktu tempuh yang cukup lama, sekitar 6 hingga 7 jam menuju perbatasan Lampung-Bengkulu.

Masjid Raya Baitul Izzah Kota Bengkulu

Masjid Raya Baitul Izzah Kota Bengkulu


Dikenal dengan Nama: Masjid Raya Baitul Izzah / Masjid Raya Bengkulu.

Lokasi: Jl. Pembangunan, Kelurahan Padang Harapan.

Kabupaten: Kota Bengkulu (Ibu Kota Provinsi).

Kecamatan: Gading Cempaka.

Desa: Kelurahan Padang Harapan.

Jenis Wisata: Wisata Religi, Wisata Sejarah, dan Arsitektur.

Deskripsi Menarik: Masjid Raya Baitul Izzah merupakan masjid terbesar dan termegah di Provinsi Bengkulu. Masjid ini memiliki arsitektur yang sangat ikonik dengan perpaduan gaya modern dan ornamen khas daerah. Terletak strategis di pusat kota, masjid ini menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus destinasi wisata bagi pengunjung yang ingin menikmati kemegahan interior serta tamannya yang tertata rapi dan luas.

3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

  1. Mercure Bengkulu.

  2. Santika Indonesia Hotels & Resorts (Hotel Santika Bengkulu).

  3. Hotel Grage Bengkulu.

3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

  1. Homestay Syariah Padang Harapan.

  2. Wisma Haji Bengkulu.

  3. Guest House Cempaka.

Makanan Traditional yang Wajib Dicoba:

  • Pendap: Ikan yang dibumbui rempah, dibungkus daun talas dan daun pisang, lalu direbus lama (mirip pepes namun lebih gurih).

  • Bagari Hiu: Olahan daging ikan hiu yang dimasak dengan kuah rempah kental mirip rendang (makanan favorit Presiden Soekarno saat pengasingan).

  • Gulai Ikan Pais: Pepes ikan khas Bengkulu yang kaya akan bumbu kunyit dan kelapa parut.

Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba:

  • Lempuk Durian: Dodol khas Bengkulu yang terbuat dari daging buah durian asli.

  • Kue Perut Ayam: Jajanan manis berbentuk spiral dengan tekstur yang lembut.

Souvenir Khas Daerah:

  • Kain Batik Besurek: Batik khas Bengkulu dengan motif kaligrafi Arab yang dipadukan dengan bunga Rafflesia.

  • Kerajinan Kulit Kayu: Tas atau dompet yang terbuat dari serat kayu asli.

  • Sirup Kalamansi: Sirup jeruk kunci yang segar dan kaya vitamin C.

Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan:

  • Festival Tabut: Upacara budaya tahunan terbesar di Bengkulu untuk memperingati gugurnya cucu Nabi Muhammad SAW (biasanya pusat kegiatan berada tidak jauh dari area masjid).

  • Kajian Akbar Nasional: Sering menjadi tuan rumah kegiatan keagamaan berskala besar.

Jenis Transportasi yang Digunakan:

  • Angkot (Angkutan Kota) warna kuning atau merah.

  • Ojek Online / Taksi Online.

  • Kendaraan Pribadi.

Rute standar perjalanan dari bandara nasional terdekat: Dari Bandara Fatmawati Soekarno (Bengkulu), Anda bisa langsung menggunakan taksi bandara atau transportasi online menuju pusat kota. Jaraknya cukup dekat, hanya sekitar 20–30 menit perjalanan darat melalui Jalan Raya Pagar Dewa hingga tiba di kawasan Padang Harapan.

rute Alternatif dari bandara nasional terdekat: Jika Anda datang melalui jalur darat dari luar provinsi (misalnya dari arah Sumatera Selatan), Anda akan masuk melalui perbatasan Kepahiang. Dari sana, Anda menyusuri jalan lintas pegunungan menuju pusat Kota Bengkulu dengan waktu tempuh sekitar 2–3 jam hingga mencapai lokasi masjid di tengah kota.

Bukit Kaba Rejang Lebong

Destinasi Wisata Bukit Kaba Rejang Lebong


Dikenal dengan Nama: Bukit Kaba / Gunung Kaba. ● Lokasi: Desa Sumber Urip. ● Kabupaten: Rejang Lebong. ● Kecamatan: Selupu Rejang. ● Desa: Desa Sumber Urip. ● Jenis Wisata: Wisata Alam, Pendakian (Hiking), dan Geowisata. ● Deskripsi Menarik: Bukit Kaba merupakan gunung berapi aktif setinggi 1.938 mdpl yang sangat ramah bagi pendaki pemula. Daya tarik utamanya adalah keberadaan kawah hidup dan kawah mati yang menawarkan panorama eksotis dengan perpaduan warna hijau, putih, dan kecokelatan. Dari puncaknya, pengunjung dapat menikmati pemandangan matahari terbit yang memukau serta hamparan kota Curup dari ketinggian.

3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

  1. Hotel Bukit Kaba (Milik Pemda Rejang Lebong).

  2. Golden Rich 88 Hotel (Curup).

  3. Hotel Sepanak (Curup).

3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

  1. Homestay Bintang (Desa Wisata Sumber Urip).

  2. Villa Homestay Wisata 1 (Selupu Rejang).

  3. Homestay Ulan (Desa Mojorejo).

Makanan Traditional yang Wajib Dicoba:

  • Gulai Lemea: Makanan khas suku Rejang berbahan dasar rebung yang difermentasi dengan ikan atau udang.

  • Lalapan Kabau: Buah kabau (sejenis jengkol/petai) yang disajikan sebagai lalapan segar bersama sambal.

  • Penja: Olahan ikan kecil-kecil khas daerah pegunungan yang ditumis pedas.

Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba:

  • Kue Gunjing: Jajanan tradisional berbahan tepung beras dan kelapa dengan cita rasa gurih-manis.

  • Kue Tat: Kue sejenis bolu yang biasanya diisi dengan selai nanas.

Souvenir Khas Daerah:

  • Batik Besurek: Kain batik khas Bengkulu dengan motif kaligrafi Arab yang unik.

  • Kopi Robusta Curup: Kopi asli pegunungan Rejang Lebong yang terkenal harum.

  • Manisan Terong: Olahan terong ungu yang dikeringkan dan dimaniskan hingga menyerupai kurma.

Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan:

  • Upacara Adat Kejai: Hajatan besar suku Rejang yang menampilkan Tari Kejei sebagai bentuk syukur.

  • Festival Bukit Kaba: Acara tahunan yang biasanya berisi lomba lintas alam dan pameran budaya lokal.

Jenis Transportasi yang Digunakan:

  • Mobil Travel/Angkutan Kota.

  • Kendaraan Pribadi (Motor/Mobil).

  • Mobil Off-road (jasa antar jemput ke pos pendakian).

Rute standar perjalanan dari bandara nasional terdekat: Dari Bandara Fatmawati Soekarno (Bengkulu), Anda dapat menggunakan travel atau kendaraan sewa menuju Kota Curup melalui jalan lintas pegunungan (sekitar 2,5 – 3 jam). Dari Curup, perjalanan dilanjutkan ke arah Selupu Rejang menuju Desa Sumber Urip.

rute Alternatif dari bandara nasional terdekat: Melalui Bandara Silampari (Lubuk Linggau) di Sumatera Selatan. Rute ini relatif lebih dekat secara jarak darat; dari Lubuk Linggau menuju Kota Curup hanya memakan waktu sekitar 1 – 1,5 jam perjalanan melewati jalan lintas Sumatera.

Jejak Kolonial Inggris di Benteng Marlborough Bengkulu

Jejak Kolonial Inggris di Benteng Marlborough Bengkulu

  • Dikenal dengan Nama: Benteng Marlborough (Fort Marlborough).

  • Lokasi: Jalan Ahmad Yani, Malabero.

  • Kabupaten: (Masuk dalam wilayah administratif Kota Bengkulu).

  • Kecamatan: Teluk Segara.

  • Desa: Kelurahan Malabero.

  • Jenis Wisata: Wisata Sejarah / Cagar Budaya.

  • Deskripsi Menarik: Benteng Marlborough merupakan benteng peninggalan Inggris terbesar di Asia Tenggara yang dibangun oleh East India Company (EIC) antara tahun 1714-1719. Dilihat dari udara, bangunan ini memiliki bentuk unik menyerupai kura-kura. Benteng ini masih berdiri kokoh dengan arsitektur aslinya, lengkap dengan meriam-meriam tua, ruang tahanan yang pernah ditempati oleh Bung Karno, serta jembatan gantung yang masih berfungsi. Lokasinya yang menghadap langsung ke Samudra Hindia memberikan perpaduan wisata sejarah dan pemandangan laut yang sangat menawan.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Mercure Bengkulu.

    2. Hotel Santika Bengkulu.

    3. Sinar Baru Riverside Hotel.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. RedDoorz near Fort Marlborough.

    2. OYO 1673 Guest House Malabero.

    3. Penginapan sekitar area Tapak Paderi.

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Pendap (ikan yang dibumbui rempah dan dibungkus daun talas, lalu dikukus lama) dan Gulai Ikan Hiu.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Bay Tat (kue pie khas Bengkulu dengan selai nanas) dan Lempuk Durian.

  • Souvenir Khas Daerah: Kain Batik Besurek (motif kaligrafi khas Bengkulu), kerajinan dari kulit kayu, dan kopi Robusta Bengkulu.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Festival Tabut (perayaan tahunan terbesar di Bengkulu untuk memperingati gugurnya cucu Nabi Muhammad SAW, Husain bin Ali).

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil pribadi, motor, angkutan kota (angkot), dan transportasi online.

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Fatmawati Soekarno (Bengkulu), menempuh perjalanan darat menggunakan taksi bandara atau transportasi online menuju pusat kota (kawasan pesisir Malabero) dengan waktu tempuh sekitar 30-45 menit.

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), menggunakan mobil travel lintas provinsi melewati jalur darat melalui Kabupaten Kepahiang menuju Kota Bengkulu (estimasi waktu 8-10 jam).

Translate »