Baloy Adat Tidung Tarakan

Baloy Adat Tidung Tarakan

  • Dikenal dengan Nama: Baloy Mayo (Rumah Adat Suku Tidung).

  • Lokasi: Jalan Rambutan.

  • Kabupaten: Kota Tarakan.

  • Kecamatan: Tarakan Barat.

  • Desa: Kelurahan Karang Anyar.

  • Jenis Wisata: Wisata Budaya, Sejarah, dan Arsitektur.

  • Deskripsi Menarik: Baloy Adat Tidung adalah bangunan megah yang merepresentasikan kebudayaan Suku Tidung, penduduk asli Tarakan. Bangunan ini dibuat dari kayu ulin (kayu besi) yang sangat kuat dan dihiasi dengan ukiran khas yang filosofis. Keunikan utamanya adalah posisi bangunan yang menghadap ke arah laut, mencerminkan identitas masyarakat Tidung sebagai pelaut ulung. Di dalam kompleks ini, terdapat beberapa bangunan pendatar (balai) yang berfungsi sebagai tempat musyawarah, panggung kesenian, hingga singgasana singgasana adat. Di tengah kompleks, terdapat kolam yang menambah keasrian suasana.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Swiss-Belhotel Tarakan.

    2. Hotel Galaxy Tarakan.

    3. Hotel Grand Tarakan.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Urbanview Hotel Tarakan.

    2. Homestay area Karang Anyar.

    3. Guest House di sekitar Jalan Jenderal Sudirman.

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Kepiting Soka Tarakan dan Ikan Pepija (ikan tipis khas Kalimantan Utara).

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Amplang Bandeng dan Kerupuk Ikan.

  • Souvenir Khas Daerah: Batik Tarakan (dengan motif biota laut atau ukiran Tidung) dan kerajinan tangan dari manik-manik.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Iraw Tengkayu, sebuah pesta adat besar yang diadakan dua tahun sekali yang melibatkan ritual melarung sesaji ke laut.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil pribadi, motor, transportasi online, dan angkutan kota.

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Internasional Juwata (Tarakan), lokasinya sangat dekat. Anda hanya perlu menempuh perjalanan darat sekitar 5–10 menit saja menuju Jalan Rambutan.

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Menggunakan jasa taksi bandara atau transportasi online yang tersedia di terminal. Karena letaknya di tengah kota, aksesnya sangat mudah dijangkau dari arah mana pun di Pulau Tarakan.

Air Terjun Gunung Pandan

Air Terjun Gunung Pandan

  • Dikenal dengan Nama: Air Terjun Gunung Pandan.

  • Lokasi: Kawasan hutan tropis di kaki Gunung Pandan.

  • Kabupaten: Malinau.

  • Kecamatan: Malinau Selatan.

  • Desa: Desa Wisata Lubok Manis.

  • Jenis Wisata: Wisata Alam, Petualangan (Adventure), dan Pemandian.

  • Deskripsi Menarik: Air Terjun Gunung Pandan merupakan permata tersembunyi di pedalaman Malinau yang menawarkan keindahan alam yang masih sangat perawan. Air terjun ini memiliki karakteristik air yang sangat jernih dan dingin, mengalir di antara bebatuan besar dan rimbunnya pohon-pohon purba. Selain menikmati guyuran air terjun, pengunjung bisa merasakan sensasi river tubing di aliran sungai di bawahnya atau sekadar berkemah menikmati suara alam. Karena lokasinya yang cukup menantang, tempat ini sangat diminati oleh para pecinta alam dan petualang.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Hotel Mahkota Malinau (di pusat Kota Malinau).

    2. Hotel Penginapan Intan.

    3. Hotel Grand Pelangi.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Homestay di Desa Wisata Lubok Manis.

    2. Penginapan lokal di area Malinau Selatan.

    3. Area Perkemahan (Camping Ground) Gunung Pandan.

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Ikan Semah (Ikan sungai bernilai tinggi) goreng/bakar dan Juhu Umbut Rotan.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Keripik Pisang Khas Malinau dan Madu Hutan Asli Malinau.

  • Souvenir Khas Daerah: Kerajinan Anyaman Rotan suku Dayak (Anjat), Mandau, dan manik-manik khas Dayak Kenyah.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Pesta Budaya Irau Malinau (diadakan dua tahun sekali secara besar-besaran) yang menampilkan tarian dan ritual adat berbagai sub-suku Dayak.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Kendaraan roda empat (disarankan jenis off-road atau SUV), motor, dan terkadang perahu kecil jika melewati jalur sungai.

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Robert Atty Bessing (Malinau), perjalanan dilanjutkan dengan jalur darat menuju Kecamatan Malinau Selatan selama kurang lebih 1,5 hingga 2 jam perjalanan. Kondisi jalan sebagian sudah beraspal dan sebagian lagi merupakan jalan pengerasan (logging road).

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Jika datang dari Bandara Internasional Juwata (Tarakan), Anda harus menaiki speedboat reguler selama sekitar 3 jam menuju Pelabuhan Malinau, kemudian melanjutkan perjalanan darat ke arah Desa Lubok Manis.

Air Terjun Binusan Nunukan

Air Terjun Binusan Nunukan

  • Dikenal dengan Nama: Air Terjun Binusan.

  • Lokasi: Kawasan Hutan Lindung Pulau Nunukan.

  • Kabupaten: Nunukan.

  • Kecamatan: Nunukan.

  • Desa: Desa Binusan.

  • Jenis Wisata: Wisata Alam, Pemandian, dan Ekowisata.

  • Deskripsi Menarik: Air Terjun Binusan merupakan destinasi wisata alam paling populer di Pulau Nunukan. Terletak di tengah hutan tropis yang masih asri, air terjun ini menawarkan suasana yang tenang dengan udara yang sangat sejuk. Aliran airnya jatuh melewati formasi bebatuan yang berundak-undak, menciptakan kolam alami di bawahnya yang sering digunakan pengunjung untuk mandi dan berenang. Karena letaknya yang berada di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, tempat ini menjadi lokasi favorit warga lokal untuk piknik keluarga, terutama pada akhir pekan.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Hotel Lenfin Nunukan.

    2. Hotel Fortune Nunukan.

    3. Hotel Marhamah.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Homestay sekitar Desa Binusan.

    2. Penginapan di pusat Kota Nunukan (sekitar 15-20 menit dari lokasi).

    3. Guest House di sekitar Pelabuhan Tunon Taka.

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Kepiting Soka dan Olahan Seafood segar khas perbatasan.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Kerupuk Ikan Khas Nunukan dan berbagai produk cemilan impor dari Malaysia yang banyak ditemui di pasar lokal.

  • Souvenir Khas Daerah: Batik Lulantatibu (Batik khas yang menggabungkan motif 4 suku di perbatasan) dan kerajinan tangan dari rotan.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Perayaan HUT Kabupaten Nunukan yang sering melibatkan pertunjukan seni budaya suku Dayak Lundayeh dan Tidung.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil pribadi, motor, dan transportasi umum lokal (Angkot).

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Nunukan, perjalanan darat menuju lokasi hanya memakan waktu sekitar 20–30 menit menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat melalui jalan raya yang sudah beraspal menuju arah Desa Binusan.

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Jika Anda datang dari luar pulau melalui Bandara Internasional Juwata (Tarakan), Anda harus melanjutkan perjalanan menggunakan Speedboat dari Pelabuhan Tengkayu I Tarakan menuju Pelabuhan Tunon Taka Nunukan (sekitar 2,5 – 3 jam), kemudian dilanjutkan dengan kendaraan darat menuju lokasi air terjun.

Taman Wisata Kum-Kum Palangkaraya

Taman Wisata Kum-Kum Palangkaraya

  • Dikenal dengan Nama: Taman Wisata Kum-Kum (Sering disebut “Kebun Binatang Mini” Palangkaraya).

  • Lokasi: Jalan Pahandut Seberang (Dekat Jembatan Kahayan).

  • Kabupaten: Kota Palangkaraya.

  • Kecamatan: Pahandut.

  • Desa: Kelurahan Pahandut Seberang.

  • Jenis Wisata: Wisata Keluarga, Wisata Edukasi, dan Kuliner.

  • Deskripsi Menarik: Taman Wisata Kum-Kum adalah destinasi favorit keluarga yang menawarkan perpaduan antara kebun binatang mini dan area bersantai di tepian Sungai Kahayan. Di sini, pengunjung dapat melihat satwa khas Kalimantan seperti Beruang Madu, Buaya, dan berbagai jenis burung. Keunikan utamanya adalah deretan Gubug/Gazebo di atas air yang memungkinkan pengunjung menikmati hidangan sambil merasakan hembusan angin sungai. Tempat ini sangat populer sebagai lokasi santai sore hari karena letaknya yang tepat berada di seberang pusat kota dengan pemandangan Jembatan Kahayan yang ikonik.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Swiss-Belhotel Danum Palangkaraya.

    2. Hotel Bahalap Palangkaraya.

    3. Hotel Neo Palma Palangkaraya.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Homestay di area Jalan Dr. Murjani.

    2. Penginapan sekitar Jalan Ahmad Yani.

    3. Guesthouse di kawasan Pahandut.

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Ikan Patin Bakar dan Juhu Singkah (Sayur Umbut Rotan).

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Keripik Kelakai dan Jagung Bakar (banyak dijual di sepanjang jembatan).

  • Souvenir Khas Daerah: Tas anyaman rotan dan kerajinan tangan dari kayu khas Dayak.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Pertunjukan musik lokal dan perayaan hari besar nasional yang berpusat di sekitar area jembatan.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil pribadi, motor, transportasi online, dan kapal feri penyeberangan tradisional (getek).

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Tjilik Riwut (Palangkaraya), menempuh perjalanan darat sekitar 15–20 menit menuju pusat kota, kemudian melintasi Jembatan Kahayan. Lokasi taman berada tepat di ujung jembatan sebelah kiri.

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Dari pusat kota, Anda bisa menggunakan layanan transportasi online atau mencoba pengalaman menyeberangi Sungai Kahayan menggunakan perahu getek dari Pelabuhan Rambang menuju Pahandut Seberang.

Taman Nasional Tanjung Puting

Taman Nasional Tanjung Puting

  • Dikenal dengan Nama: Tanjung Puting (Pusat Rehabilitasi Orangutan Terbesar di Dunia).

  • Lokasi: Semenanjung di bagian barat daya Kalimantan Tengah.

  • Kabupaten: Kotawaringin Barat.

  • Kecamatan: Kumai.

  • Desa: Teluk Pulai (Akses utama melalui Pelabuhan Kumai).

  • Jenis Wisata: Wisata Alam, Ekowisata, dan Konservasi Satwa Liar.

  • Deskripsi Menarik: Tanjung Puting adalah destinasi kelas dunia yang menawarkan pengalaman menyusuri sungai menggunakan kapal kayu tradisional yang disebut Klotok. Wisatawan dapat hidup di atas kapal selama beberapa hari sambil melihat Orangutan di habitat aslinya, terutama di pusat pemberian makan seperti Camp Leakey. Selain Orangutan, pengunjung juga dapat menjumpai Bekantan, Owa-owa, buaya muara, serta ribuan kunang-kunang yang menghiasi pepohonan nipah di malam hari. Suasana hutan hujan tropis yang autentik menjadikan tempat ini dijuluki sebagai “Amazon-nya Indonesia”.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Rimba Orangutan Eco Lodge (Terletak di dalam kawasan).

    2. Swiss-Belinn Pangkalan Bun.

    3. Grand Kecubung Hotel.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Kapal Klotok (Berfungsi sebagai hotel terapung selama tur).

    2. Homestay di Desa Sekonyer.

    3. Penginapan di sekitar Pelabuhan Kumai.

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Coto Manggala (Soto singkong khas Pangkalan Bun) dan Ikan Lais Bakar.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Amplang Ikan Pipih dan Kerupuk Ikan.

  • Souvenir Khas Daerah: Kaos bertema Orangutan, Tas Anjat (anyaman rotan), dan Patung Kayu khas Dayak.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Ritual adat masyarakat pesisir Kumai dan edukasi pelestarian alam oleh para pemandu lokal.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Pesawat terbang (ke kota terdekat), Mobil, dan Kapal Klotok (transportasi utama di dalam kawasan).

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Iskandar (Pangkalan Bun), menempuh perjalanan darat sekitar 15–20 menit menuju Pelabuhan Kumai. Dari pelabuhan, perjalanan dilanjutkan menggunakan Kapal Klotok menyusuri Sungai Sekonyer menuju kawasan taman nasional.

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Jika melalui jalur laut, Anda dapat menggunakan kapal Pelni dari Semarang atau Surabaya menuju Pelabuhan Kumai, kemudian langsung menyewa kapal klotok untuk masuk ke area taman nasional.

Pantai Ujung Pandaran Sampit

Pantai Ujung Pandaran Sampit

  • Dikenal dengan Nama: Pantai Ujung Pandaran.

  • Lokasi: Desa Ujung Pandaran, pesisir Laut Jawa.

  • Kabupaten: Kotawaringin Timur.

  • Kecamatan: Teluk Sampit.

  • Desa: Ujung Pandaran.

  • Jenis Wisata: Wisata Bahari, Wisata Religi, dan Wisata Budaya.

  • Deskripsi Menarik: Pantai Ujung Pandaran merupakan destinasi wisata pantai paling populer di Kotawaringin Timur yang menawarkan hamparan pasir putih yang luas dan pemandangan laut yang tenang. Salah satu daya tarik uniknya adalah keberadaan Kubah Keramat (Makam Ulama Syekh Abu Hamid) yang lokasinya menjorok ke laut, yang sering dikunjungi oleh peziarah. Pada waktu-waktu tertentu, pengunjung bisa menyaksikan fenomena unik di mana air laut terlihat terbelah saat surut. Kawasan ini juga menjadi tempat favorit untuk berkemah dan menikmati hidangan laut segar di tepi pantai.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Sampit Lumber Hotel (di pusat Kota Sampit).

    2. Hotel Aquarius Boutique Sampit.

    3. Werra Hotel Sampit.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Homestay Ujung Pandaran (Banyak tersedia di bibir pantai).

    2. Penginapan Barakah.

    3. Villa Pantai Ujung Pandaran.

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Ikan Jelawat Bakar dan Juhu Singkah (Sayur Umbut Rotan).

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Kerupuk Ikan Tenggiri dan Amplang Sampit.

  • Souvenir Khas Daerah: Olahan Ikan Kering/Asin dan Kerajinan Rotan khas Dayak.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Ritual Simah Laut (Upacara syukuran laut masyarakat nelayan setempat).

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil pribadi, motor, dan bus travel.

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara H. Asan (Sampit), menempuh perjalanan darat selama kurang lebih 2 hingga 2,5 jam melalui Jalan lintas Sampit-Kuala Pembuang menuju arah selatan sejauh 80 km.

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Tjilik Riwut (Palangkaraya), menempuh perjalanan darat yang cukup panjang selama kurang lebih 5–6 jam melintasi jalur darat Trans Kalimantan menuju Kota Sampit, kemudian dilanjutkan ke arah pesisir Teluk Sampit.

Museum Balanga Palangkaraya

Museum Balanga Palangkaraya

  • Dikenal dengan Nama: Museum Balanga (Museum Provinsi Kalimantan Tengah).

  • Lokasi: Jalan Tjilik Riwut KM 2,5.

  • Kabupaten: Kota Palangkaraya.

  • Kecamatan: Jekan Raya.

  • Desa: Kelurahan Palangka.

  • Jenis Wisata: Wisata Sejarah, Edukasi, dan Budaya Dayak.

  • Deskripsi Menarik: Museum Balanga adalah pusat dokumentasi kebudayaan Suku Dayak terlengkap di Kalimantan Tengah. Koleksi unggulannya disusun berdasarkan siklus hidup masyarakat Dayak, mulai dari ritual kelahiran, pernikahan, hingga upacara kematian (Tiwah). Nama “Balanga” diambil dari sejenis guci keramik tradisional yang dianggap sakral oleh suku Dayak. Di sini, pengunjung dapat melihat berbagai senjata tradisional seperti Mandau, berbagai jenis sumpit, pakaian adat dari serat kayu, hingga benda-benda magis dan peralatan rumah tangga kuno yang sangat artistik.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Hotel Aquarius Boutique Palangkaraya.

    2. Hotel Bahalap Palangkaraya.

    3. Best Western Batang Garing.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Homestay Lavender.

    2. Urbanview Hotel Palangkaraya.

    3. Guesthouse Jalan Tjilik Riwut.

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Juhu Singkah (Sayur Umbut Rotan) dan Kalumpe (Daun singkong tumbuk khas Dayak).

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Keripik Kelakai dan Kue Gaguduh (Pisang goreng khas Banjar/Dayak).

  • Souvenir Khas Daerah: Kerajinan Getah Nyatu, Tas Rotan (Anjat), dan perhiasan dari Batu Kecubung.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Pameran budaya temporer, edukasi teknik menyumpit, dan demonstrasi pembuatan kerajinan tangan khas Dayak.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil pribadi, motor, transportasi online, dan bus pariwisata.

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Tjilik Riwut (Palangkaraya), menempuh perjalanan darat sekitar 15–20 menit menyusuri Jalan Tjilik Riwut ke arah pusat kota. Museum terletak tepat di pinggir jalan raya utama.

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Menggunakan layanan taksi bandara atau transportasi online yang tersedia di terminal kedatangan, melewati jalur Jalan Imam Bonjol untuk menghindari potensi kepadatan di pusat bundaran kota.

Istana Kuning Pangkalan Bun

Istana Kuning Pangkalan Bun

  • Dikenal dengan Nama: Istana Kuning (Pusat Kesultanan Kutaringin).

  • Lokasi: Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Raja.

  • Kabupaten: Kotawaringin Barat.

  • Kecamatan: Arut Selatan.

  • Desa: Kelurahan Raja.

  • Jenis Wisata: Wisata Sejarah dan Budaya.

  • Deskripsi Menarik: Istana Kuning merupakan satu-satunya kerajaan Islam di Kalimantan Tengah yang bangunannya masih berdiri kokoh. Meskipun bernama Istana Kuning, bangunan ini tidak dicat kuning, melainkan terbuat dari kayu ulin (kayu besi) asli yang berwarna cokelat alami; nama “Kuning” diambil karena kuning adalah warna keramat/kebesaran bagi masyarakat Melayu dan Dayak setempat. Di dalamnya, pengunjung dapat melihat kereta kencana, singgasana raja, serta berbagai foto dokumentasi sejarah kesultanan. Arsitekturnya yang megah di tengah kota Pangkalan Bun menjadikannya ikon sejarah yang sangat bernilai edukasi.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Britz Hotel Pangkalan Bun.

    2. Grand Kecubung Hotel.

    3. Hotel Arsela Pangkalan Bun.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Homestay Rumah Kita.

    2. Penginapan Melati.

    3. Guesthouse sekitar area Kampung Pelangi.

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Coto Manggala (Soto dengan bahan dasar singkong) dan Kerupuk Basah.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Amplang Ikan Pipih dan Wadai Rangai.

  • Souvenir Khas Daerah: Kain Batik Pangkalan Bun dan Kerajinan Kayu Ulin.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Festival Keraton Nusantara dan Ritual Adat Kesultanan Kutaringin (Haul Akbar).

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil pribadi, motor, transportasi online, dan angkutan kota.

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Iskandar (Pangkalan Bun), menempuh perjalanan darat yang sangat singkat sekitar 10–15 menit menuju pusat kota Pangkalan Bun melalui Jalan Iskandar.

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Menggunakan layanan transportasi online atau taksi bandara yang tersedia langsung di pintu keluar bandara untuk menuju area Istana yang terletak tepat di jantung sejarah kota.

Danau Tahai Palangkaraya

Danau Tahai Palangkaraya

  • Dikenal dengan Nama: Danau Tahai.

  • Lokasi: Desa Tahai, Jalan Tjilik Riwut KM 30.

  • Kabupaten: Kota Palangkaraya.

  • Kecamatan: Bukit Batu.

  • Desa: Kelurahan Tumbang Tahai.

  • Jenis Wisata: Ekowisata, Wisata Alam, dan Edukasi Satwa.

  • Deskripsi Menarik: Danau Tahai memiliki keunikan pada warna airnya yang merah kecokelatan akibat zat tanin dari lahan gambut di sekitarnya. Pengunjung dapat menyusuri danau melalui jembatan kayu (boardwalk) yang membelah hutan rawa gambut yang asri. Keistimewaan lainnya adalah keberadaan pusat rehabilitasi orangutan milik Nyaru Menteng yang berada sangat dekat dengan lokasi ini, di mana pengunjung terkadang dapat melihat orangutan di pulau-pulau kecil di sekitar danau melalui teropong. Suasananya yang tenang menjadikannya tempat favorit untuk relaksasi di tengah alam.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Swiss-Belhotel Danum Palangkaraya.

    2. Hotel Bahalap Palangkaraya.

    3. Hotel Luwansa (sekitar 25-30 menit dari lokasi).

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Homestay Nyaru Menteng.

    2. Penginapan sederhana di area Kelurahan Tumbang Tahai.

    3. Wisma Bukit Batu.

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Juhu Singkah (Sayur Umbut Rotan) dan Ikan Lais Bakar.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Keripik Kelakai (Pakis goreng) dan Wadai Apam.

  • Souvenir Khas Daerah: Kerajinan Getah Nyatu (miniatur kapal atau patung) dan Tas Rotan khas Dayak.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Ritual adat masyarakat Dayak Ngaju di sekitar pemukiman Tumbang Tahai saat hari besar.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil pribadi, motor, dan bus pariwisata.

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Tjilik Riwut (Palangkaraya), perjalanan darat memakan waktu sekitar 40–50 menit (kurang lebih 35 km) menyusuri Jalan Tjilik Riwut ke arah barat laut menuju arah Sampit.

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Menggunakan jasa transportasi online atau travel wisata dari pusat kota Palangkaraya yang menyediakan paket kunjungan gabungan antara Danau Tahai dan pusat rehabilitasi orangutan Nyaru Menteng.

Bundaran Besar Palangkaraya

Bundaran Besar Palangkaraya

  • Dikenal dengan Nama: Bundaran Besar (Ikon Titik Nol Palangkaraya).

  • Lokasi: Pertemuan jalan-jalan protokol utama (Jl. Yos Sudarso, Jl. Tjilik Riwut, Jl. Imam Bonjol).

  • Kabupaten: Kota Palangkaraya.

  • Kecamatan: Jekan Raya.

  • Desa: Kelurahan Palangka.

  • Jenis Wisata: Wisata Ikon Kota, Landmark Sejarah, dan Ruang Publik.

  • Deskripsi Menarik: Bundaran Besar adalah jantung dari Kota Palangkaraya yang baru saja direnovasi menjadi sangat megah dengan menara talawang (perisai Dayak) yang menjulang tinggi. Tempat ini memiliki nilai sejarah tinggi karena dirancang langsung sebagai bagian dari visi Soekarno saat membangun Palangkaraya. Di malam hari, bundaran ini tampak spektakuler dengan lampu hias warna-warni dan air mancur menari. Area ini juga menjadi pusat kegiatan warga saat Car Free Day (CFD) setiap hari Minggu, di mana masyarakat berkumpul untuk berolahraga dan menikmati kuliner jalanan.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Hotel Bahalap Palangkaraya.

    2. Hotel Aquarius Boutique Palangkaraya.

    3. Best Western Batang Garing.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Homestay Lavender.

    2. Urbanview Hotel Palangkaraya.

    3. Guesthouse sekitar Jalan Yos Sudarso.

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Juhu Singkah (Sayur Umbut Rotan) dan Ikan Jelawat Bakar.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Keripik Kelakai dan Kue Gaguduh.

  • Souvenir Khas Daerah: Batik Benang Bintik (Batik khas Kalteng) dan Kerajinan Getah Nyatu.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Festival Budaya Isen Mulang dan Pawai Budaya memperingati HUT Kalimantan Tengah.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil pribadi, motor, transportasi online (Gojek/Grab), dan bus pariwisata.

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Tjilik Riwut (Palangkaraya), menempuh perjalanan darat hanya sekitar 15–20 menit menyusuri Jalan Tambun Bungai atau Jalan Imam Bonjol menuju pusat kota.

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Tjilik Riwut, Anda bisa menggunakan layanan taksi bandara atau transportasi online melalui Jalan G. Obos yang relatif lebih lancar untuk langsung menuju area ikonik di tengah kota ini.

Bukit Tangkiling Palangkaraya

Bukit Tangkiling Palangkaraya

  • Dikenal dengan Nama: Bukit Tangkiling (Bagian dari Kawasan Wisata Alam Tangkiling).

  • Lokasi: Jalan Tjilik Riwut KM 34.

  • Kabupaten: Kota Palangkaraya.

  • Kecamatan: Bukit Batu.

  • Desa: Kelurahan Tangkiling.

  • Jenis Wisata: Wisata Alam, Wisata Religi, dan Hiking.

  • Deskripsi Menarik: Bukit Tangkiling menawarkan pemandangan alam yang asri dengan hamparan hutan tropis khas Kalimantan yang hijau dari puncaknya. Di kawasan ini terdapat beberapa bukit batu lainnya seperti Bukit Baranahu dan Bukit Kalalawit. Selain panorama alam, tempat ini sangat kental dengan nilai spiritual dan legenda lokal suku Dayak; terdapat Pura Jagatnatha yang megah serta “Batu Banama” yang dikaitkan dengan legenda kapal yang membatu. Kawasan ini juga menjadi pusat rehabilitasi satwa seperti orangutan dan beruang madu di bawah naungan BKSDA.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Swiss-Belhotel Danum Palangkaraya (sekitar 30 menit ke arah kota).

    2. Hotel Bahalap Palangkaraya.

    3. Hotel Luwansa.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Homestay di sekitar Kelurahan Tangkiling.

    2. Wisma Bukit Batu.

    3. Penginapan sekitar dermaga penyeberangan sungai terdekat.

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Juhu Singkah Enyuh (Sayur umbut kelapa khas Dayak) dan Ikan Bakar Kandia.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Wadai Apam dan Keripik Kelakai (pakis hutan goreng).

  • Souvenir Khas Daerah: Kerajinan Getah Nyatu, Tas Rotan (Anjat), dan Mandau hias.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Ritual Tiwah (upacara kematian tingkat akhir suku Dayak) di wilayah sekitarnya dan perayaan keagamaan di Pura Jagatnatha.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil pribadi, motor, dan bus pariwisata.

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Tjilik Riwut (Palangkaraya), menempuh perjalanan darat lurus menyusuri Jalan Tjilik Riwut ke arah barat laut (arah Sampit) selama kurang lebih 45–60 menit.

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Menggunakan layanan taksi bandara atau transportasi online dari Bandara Tjilik Riwut menuju Terminal AKAP, kemudian bisa dilanjutkan dengan kendaraan umum yang menuju arah Kecamatan Bukit Batu.

Taman Siring Banjarmasin

Taman Siring Banjarmasin

  • Dikenal dengan Nama: Taman Siring Sungai Martapura / Siring Tendean.

  • Lokasi: Jalan Kapten Pierre Tendean (seberang Masjid Raya Sabilal Muhtadin).

  • Kabupaten: Kota Banjarmasin.

  • Kecamatan: Banjarmasin Tengah.

  • Desa: Kelurahan Gadang.

  • Jenis Wisata: Wisata Kota (City Park), Wisata Sungai, dan Wisata Kuliner.

  • Deskripsi Menarik: Taman Siring adalah jantung pariwisata Kota Banjarmasin yang membentang di sepanjang tepian Sungai Martapura. Daya tarik utamanya adalah Patung Bekantan raksasa yang bisa mengeluarkan air dari mulutnya, mirip dengan Merlion di Singapura. Di sini, pengunjung bisa menikmati suasana sungai yang hidup, menaiki “Klotok” (perahu tradisional) untuk menyusuri sungai, atau mengunjungi Pasar Terapung buatan yang diadakan setiap akhir pekan. Kawasan ini juga menjadi akses utama menuju Menara Pandang, sebuah bangunan tinggi tempat wisatawan bisa melihat lanskap kota dari ketinggian.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Hotel Aria Barito.

    2. Swiss-Belhotel Borneo Banjarmasin.

    3. Hotel Mercure Banjarmasin.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Amira Guesthouse.

    2. Penginapan Sederhana kawasan Pasar Lama.

    3. Urbanview Hotel area Banjarmasin Tengah.

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Soto Banjar (otentik), Sate Tulang, dan Ketupat Kandangan.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Bingka Kentang, Wadai (Kue) Rangai, dan Pentol Bakar Siring.

  • Souvenir Khas Daerah: Kain Sasirangan, Miniatur Rumah Banjar, dan batu permata dari pasar perhiasan terdekat.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Festival Pasar Terapung, Lomba Dayung Tradisional, dan Perayaan Hari Jadi Kota Banjarmasin.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil pribadi, motor, transportasi online, dan Klotok (transportasi air).

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Internasional Syamsudin Noor (Banjarbaru), menempuh perjalanan darat sekitar 45–60 menit melalui Jalan Ahmad Yani menuju arah pusat Kota Banjarmasin.

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Menggunakan layanan Bus BRT Banjarbakula dari halte bandara menuju Terminal KM 6, kemudian dilanjutkan dengan transportasi online atau angkutan kota menuju area Siring Pierre Tendean.

Translate »