Wisata PLTB Tolo Jeneponto

Wisata PLTB Tolo Jeneponto

  • Dikenal dengan Nama: PLTB Jeneponto (Tolo Wind Farm).

  • Lokasi: Perbukitan pesisir selatan Sulawesi Selatan.

  • Kabupaten: Jeneponto.

  • Kecamatan: Binamu dan Turatea.

  • Desa: Kelurahan Empoang dan Desa Kalumpang Loe.

  • Jenis Wisata: Wisata Edukasi, Wisata Teknologi, dan Fotografi.

  • Deskripsi Menarik: Menampilkan pemandangan futuristik dengan 20 turbin angin raksasa setinggi 135 meter yang berjejer rapi di atas perbukitan hijau. Kawasan ini menawarkan suasana layaknya berada di pedesaan Eropa. Pengunjung biasanya datang pada sore hari untuk berburu foto estetik dengan latar belakang kincir angin raksasa yang berputar lambat di bawah langit senja.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat: Hotel Bintang (Jeneponto), Hotel Turatea, dan Hotel Rusmayani.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat: Homestay Binamu, Penginapan Sederhana, dan berbagai guest house di pusat kota Bontosunggu.

  • Makanan Traditional yang Wajib Dicoba: Gantala Jarang (sop daging kuda dengan bumbu garam dan kayu manis) dan Coto Kuda khas Jeneponto.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Lammang (beras ketan dalam bambu) dan Jagung Marning Jeneponto yang sangat renyah.

  • Souvenir Khas Daerah: Madu asli Jeneponto, Garam Jeneponto, dan kerajinan anyaman daun lontar.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Pacuan Kuda (Pacoa Jara) yang merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Jeneponto sebagai simbol kejantanan.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil sewaan (Travel), Motor, dan Bus antar kota lintas selatan.

  • Rute standar perjalanan dari bandara nasional terdekat: Dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin (UPG) Makassar, Anda menempuh perjalanan darat ke arah selatan melewati Kabupaten Gowa dan Takalar. Waktu tempuh sekitar 2 hingga 2,5 jam untuk mencapai lokasi PLTB di Jeneponto.

  • Rute Alternatif dari bandara nasional terdekat: Jika Anda dari arah Bantaeng atau Bulukumba, Anda bisa menempuh jalur trans-Sulawesi ke arah barat menuju pusat kota Jeneponto dengan waktu tempuh sekitar 1 hingga 1,5 jam.

BIRTARIA KASSI

Nama Wisata: BIRTARIA KASSI (Juga dikenal sebagai Pantai Birtaria Kassi)

Kabupaten, Kecamatan, Desa:

  • Kabupaten: Jeneponto
  • Kecamatan: Tamalatea
  • Kelurahan: Tonrokassi Induk dan Tonrokassi Barat (Kawasan wisata ini terletak di perbatasan dua kelurahan tersebut).

Jenis Wisata: Wisata Alam (Pantai, Hutan Rindang, dan Permandian)

Deskripsi Menarik: Birtaria Kassi adalah salah satu ikon wisata unggulan Jeneponto yang menawarkan kombinasi pesona alam pantai yang eksotis dan hutan rindang yang sejuk. Destinasi ini memiliki pantai dengan pasir yang lembut, air laut yang jernih, pemandangan matahari terbenam yang menakjubkan, serta area daratan yang luas (sekitar 40 hektar) yang dikembangkan dengan berbagai fasilitas. Terdapat dermaga, kolam permandian, area food court, dan direncanakan akan ada fasilitas modern seperti vila, wahana berkuda, memanah, dan taman bunga. Cocok untuk rekreasi pantai, olahraga air, dan camping.

3 Rekomendasi Hotel Terdekat (Di Jeneponto): Jeneponto memiliki pilihan akomodasi yang fokus di sekitar pusat kota (Binamu) yang berjarak tempuh ke Birtaria Kassi.

  1. Hotel O Penginapan Radja Jeneponto (Guest House, di Binamu)
  2. Hotel O Sari Jeneponto RedPartner (Hotel, di Binamu)
  3. Collection O 91488 Hotel Lingkarsut Jeneponto Near Patung Kuda (Hotel, di Arungkeke)

3 Rekomendasi Homestay Terdekat (Di Jeneponto): Akomodasi jenis homestay atau penginapan lokal juga tersedia di Jeneponto.

  1. HOMESTAY ASRIANI KASSI
  2. Homestay Home Mega (di Desa Wisata Pantai Kassi Bumbung)
  3. Homestay Home stay 32 (di Desa Wisata Kassi)

Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Jeneponto terkenal dengan olahan daging kuda.

  • Coto Kuda: Sejenis coto dengan kuah berempah seperti Coto Makassar, tetapi menggunakan daging kuda yang terkenal lebih lembut dan empuk.
  • Konro Kuda: Olahan tulang iga kuda berkuah atau dibakar, serupa dengan konro pada umumnya.
  • Gantala Jarang: Daging kuda yang direbus dengan bumbu sederhana (garam dan akar-akar kayu) dalam waktu lama, sering disajikan saat acara adat.

Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba:

  1. Jipang: Kue kering yang terbuat dari beras ketan yang dibalut gula merah, rasanya enak dan renyah.
  2. Kue Barotang (Kue Keciput): Kue tradisional berbahan tepung ketan, gula, dan santan yang dibentuk bulat-bulat dan dilumuri wijen.
  3. Cheesecuit: Cemilan inovasi kekinian khas Jeneponto yang memadukan tekstur renyah dengan rasa keju creamy.

Souvenir Khas Daerah:

  • Kain Tenun Tope: Kain tenun dengan motif khas Jeneponto.
  • Jajanan/Cemilan seperti Jipang atau Kue Barotang.
  • Produk olahan lokal Jeneponto lainnya seperti Tas Kain Thope, dan kerajinan lainnya.

Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan:

  • Upacara Adat Je’ne-Je’ne Sappara: Upacara adat yang diselenggarakan setiap tanggal 14 Safar dalam tahun Hijriah (sekitar 1 minggu), puncaknya adalah ritual Mandi-mandi (Menceburkan Diri) atau Niburai di pantai sebagai ungkapan rasa syukur dan tolak bala. Tradisi ini dilakukan di Desa Balangloe Tarowang (Jeneponto).

Jenis Transportasi yang Digunakan:

  • Kendaraan Pribadi: Rute tercepat dan ternyaman dari Makassar.
  • Transportasi Umum (Bus/Travel Antar Kota): Menggunakan bus atau mobil travel dari Terminal Regional Daya Makassar yang menuju ke Jeneponto. Setelah tiba di pusat kota Jeneponto, dilanjutkan dengan transportasi lokal (sewa mobil/motor, ojek, atau angkutan umum).

Rute Perjalanan dan Alternatif dari Makassar:

  • Rute Utama (Melalui Jalan Nasional):
    1. Mulai dari Kota Makassar, ambil rute menuju ke selatan melalui Poros Malino/Jl. Tun Abdul Razak atau Jalan Tol Reformasi (jika menggunakan tol).
    2. Lanjutkan perjalanan melalui Jalan Poros Malino – Jeneponto/Jalan Poros Makassar – Bantaeng (Jl. Nasional III), melewati Gowa dan Takalar.
    3. Ikuti jalan poros utama (Trans Sulawesi Selatan) hingga memasuki Kabupaten Jeneponto.
    4. Wisata Birtaria Kassi terletak di Kecamatan Tamalatea, dekat dari jalan poros utama Jeneponto, sehingga aksesnya cukup mudah.
  • Alternatif:
    • Waktu tempuh dari Makassar ke Jeneponto (sekitar 90-100 km) biasanya memakan waktu sekitar 2,5 hingga 3 jam, tergantung kondisi lalu lintas.

Pilihlah perjalanan di pagi hari untuk menghindari kemacetan dan dapat menikmati perjalanan.

Wisata Batu Sipinga Jeneponto

Wisata Batu Sipinga Jeneponto

 

Nama Wisata: Batu Sipinga (atau Batu Siping / Batu Karst Pundo Siping)

Kabupaten, Kecamatan, Desa: Kabupaten Jeneponto, Kecamatan Bangkala Barat, Desa Garassikang (Kampung Karampuang)

Jenis Wisata: Wisata Alam (Formasi bebatuan karst unik di pinggir pantai/abrasi laut)

Deskripsi Menarik: Batu Sipinga menyuguhkan pemandangan unik berupa gugusan batu-batu karst purbakala yang terbentuk akibat abrasi pantai selama jutaan tahun. Bebatuan ini memiliki bentuk yang beragam dan eksotis, beberapa menyerupai jamur atau bentuk hewan. Kealamian tempat ini masih sangat terjaga. Lokasi ini juga dikenal sebagai tempat yang sangat indah untuk menikmati momen matahari terbit (sunrise) atau matahari terbenam (sunset). Banyak dijadikan sebagai lokasi spot foto yang instagramable.

3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

  • Collection O 91488 Hotel Lingkarsut Jeneponto
  • Binamu Hotel Syariah Jeneponto
  • Hotel Sari Jeneponto / OYO 91433 Hotel Sari Jeneponto

3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

  • Homestay Melati (Terletak di Desa Wisata Air Terjun Tuangloe, Jeneponto)
  • Penginapan Boyong (Terletak di Desa Wisata Boyong/Jeneponto Waterpark)
  • OYO 90770 Wisma Rima Melati (Lokasi di sekitar Jeneponto)

Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: * Coto Kuda: Sejenis Coto Makassar, namun menggunakan daging dan jeroan kuda. Dikenal karena rasanya yang khas, empuk, dan dipercaya dapat menambah stamina.

  • Konro Kuda: Olahan tulang iga kuda dengan kuah berempah yang kaya rasa.
  • Gantala Jarang: Daging dan tulang kuda yang direbus hanya dengan air, garam kasar, dan bumbu dari akar-akar kayu tertentu, sering disajikan pada acara adat/pesta.

Cemilan Daerah yang Bias Dicoba: Informasi spesifik mengenai cemilan daerah khas Jeneponto sulit ditemukan, namun Jeneponto, sebagai bagian dari Sulawesi Selatan, memiliki cemilan umum seperti Barongko (kue pisang dibungkus daun pisang) atau aneka kue tradisional lainnya. Jeneponto juga dikenal sebagai daerah penghasil garam.

Souvenir Khas Daerah:

  • Produk olahan garam (Jeneponto dijuluki Kota Garam).
  • Tenun atau kerajinan khas suku Turatea (suku asli Jeneponto).

Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan:

  • Attunu-tunu/Tari Kuda Jeneponto: Tradisi budaya yang melibatkan kuda sebagai ikon daerah (meski informasi spesifik di Batu Sipinga tidak ditemukan).
  • Pesta Panen/Adat Syukuran: Sebagaimana daerah agraris lainnya, syukuran atas hasil panen biasanya diadakan.

Jenis Transportasi yang Digunakan: * Kendaraan Pribadi: Mobil atau sepeda motor (paling fleksibel).

  • Angkutan Umum: Bus antar kota (Makassar-Jeneponto) dilanjutkan dengan ojek atau bentor (becak motor) setempat menuju lokasi.

Rute Perjalanan dan Alternatif dari Makassar:

  • Jarak: Kurang lebih 90-100 km dari Kota Makassar.
  • Waktu Tempuh: Sekitar 2-3 jam perjalanan, tergantung kondisi lalu lintas.
  • Rute Utama:
    1. Dari Makassar, ambil jalur utama menuju Kabupaten Gowa.
    2. Lanjutkan perjalanan menyusuri jalan trans Sulawesi yang menuju ke Kabupaten Takalar.
    3. Terus ke selatan melewati Takalar hingga memasuki wilayah Kabupaten Jeneponto.
    4. Ikuti petunjuk arah menuju Kecamatan Bangkala Barat dan Desa Garassikang.

Alternatif Rute: Tidak ada alternatif rute utama yang signifikan selain jalur darat Trans Sulawesi. Perjalanan sangat bergantung pada jalur ini. Dianjurkan menggunakan aplikasi peta digital untuk panduan akurat menuju Desa Garassikang/Kampung Karampuang.

Translate »