Cagar Alam Tangkoko
Cagar Alam Tangkoko
Dikenal dengan Nama: Cagar Alam Tangkoko Batuangus (sering disebut Tangkoko saja)
Lokasi: Kelurahan Batuputih, Bitung Utara
Kabupaten: Kota Bitung (Otonom)
Kecamatan: Bitung Utara / Ranowulu
Desa: Kelurahan Batuputih Bawah
Jenis Wisata: Wisata Alam, Konservasi Satwa Endemik, dan Edukasi
Deskripsi Menarik: Kawasan ini merupakan rumah bagi satwa endemik langka Sulawesi yang mendunia, seperti Tarsius (primata terkecil di dunia), Yaki (monyet hitam pantat merah), Burung Rangkong, dan Kuskus. Selain hutan hujan tropis yang rimbun, pengunjung juga bisa menikmati keindahan pantai berpasir hitam yang eksotis di sepanjang tepian cagar alam. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi sekali atau sore menjelang malam untuk melihat Tarsius keluar dari sarangnya di pohon beringin besar.
3 Rekomendasi Hotel Terdekat: Sutanraja Hotel Bitung, Tangkoko Sanctuary Villa & Spa, Favehotel Bitung.
3 Rekomendasi Homestay Terdekat: Tangkoko Ranger Homestay, Tangkoko Jungle Homestay, Tarsius Homestay.
Makanan Traditional yang Wajib Dicoba: Cakalang Fufu (Ikan asap khas Bitung), Sashimi Tuna khas Bitung, dan Mie Cakalang.
Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Panada, Lalampa, dan Pisang Goroho goreng dengan dabu-dabu roa.
Souvenir Khas Daerah: Kerajinan tangan berbentuk miniatur Tarsius/Yaki, Kaos bertema Tangkoko, dan Halua Kenari.
Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Festival Selat Lembeh (biasanya diadakan di Kota Bitung secara umum) dan perayaan syukur lokal di desa-desa sekitar kawasan hutan.
Jenis Transportasi yang Digunakan: Kendaraan pribadi, Sewa Mobil (Travel), atau Angkutan Umum dari Terminal Paal Dua Manado menuju Bitung, lalu dilanjutkan dengan angkutan pedesaan ke Batuputih.
Rute standar perjalanan dari bandara nasional terdekat: Dari Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, perjalanan dilanjutkan melalui rute Manado ke arah Kota Bitung via Jalan Raya Manado-Bitung atau Tol Manado-Bitung. Setelah sampai di pusat kota Bitung, arahkan kendaraan ke arah Utara menuju Kelurahan Batuputih. Total perjalanan sekitar 2 hingga 2,5 jam.
rute Alternatif dari bandara nasional terdekat: Melewati jalur lingkar Manado – Minahasa Utara (daerah Likupang) yang tembus ke arah Bitung Utara. Jalur ini lebih sepi namun berkelok-kelok dan menawarkan pemandangan perbukitan serta hutan yang lebih asri sebelum mencapai pintu masuk cagar alam.














