Pantai Iboih Sabang: Pesona Surga Bahari di Ujung Barat Nusantara

Pantai Iboih Sabang: Pesona Surga Bahari di Ujung Barat Nusantara

  • Dikenal dengan Nama: Pantai Iboih (Teupin Layeu).

  • Lokasi: Wilayah pesisir utara Pulau Weh.

  • Kabupaten: Kota Sabang.

  • Kecamatan: Sukakarya.

  • Desa: Iboih.

  • Jenis Wisata: Wisata Bahari, Snorkeling, dan Diving.

  • Deskripsi Menarik: Pantai Iboih adalah destinasi wisata paling populer di Sabang yang menawarkan air laut sangat jernih dengan gradasi warna biru hijau yang menawan. Pantai ini dikenal sebagai pintu gerbang menuju Taman Laut Pulau Rubiah. Keunikan utamanya adalah ekosistem bawah laut yang masih sangat terjaga, di mana pengunjung bisa melihat berbagai jenis ikan hias dan terumbu karang hanya dengan jarak beberapa meter dari bibir pantai. Suasana hutan lindung yang rindang di sekitar pantai menambah kesan asri dan tenang bagi para wisatawan.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Pulau Weh Resort.

    2. Iboih Inn.

    3. Gapang Beach Resort.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Yulia Garden.

    2. Olong Bungalow.

    3. Mama’s Homestay.

  • Makanan Traditional yang Wajib Dicoba: Sate Gurita dan Mie Jalak khas Sabang.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Bakpia Sabang dan Rujak Pulau Weh.

  • Souvenir Khas Daerah: Kaos Kilometer Nol, Kerajinan Kayu Kelapa, dan Kopi Gayo Sabang.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Kenduri Laot (ritual syukur nelayan) dan Festival Sabang Marine.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Kapal Cepat/Feri, Motor Sewa, Mobil Sewa, dan Perahu Kaca (Glass Bottom Boat).

  • Rute standar perjalanan dari bandara nasional terdekat: Dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (BTJ), menuju Pelabuhan Ulee Lheue (sekitar 30-40 menit). Dilanjutkan naik Kapal Cepat (45 menit) atau Kapal Feri (2 jam) menuju Pelabuhan Balohan, Sabang. Dari Balohan, menempuh perjalanan darat sekitar 40-50 menit ke Pantai Iboih.

  • rute Alternatif dari bandara nasional terdekat: Menggunakan penerbangan perintis (jika tersedia) menuju Bandara Maimun Saleh di Sabang, kemudian dilanjutkan dengan perjalanan darat menggunakan taksi bandara atau sewa motor langsung menuju kawasan Iboih sekitar 30 menit.

Air Terjun Pria Laot

Air Terjun Pria Laot

  • Dikenal dengan Nama: Air Terjun Pria Laot (Destinasi wisata alam tersembunyi di Pulau Weh).

  • Lokasi: Pria Laot.

  • Kabupaten: Kota Sabang (Pulau Weh).

  • Kecamatan: Sukajaya.

  • Desa: Pria Laot.

  • Jenis Wisata: Wisata Alam dan Wisata Petualangan.

  • Deskripsi Menarik: Air terjun ini menawarkan suasana yang sangat asri dan tenang di tengah hutan tropis Pulau Weh. Memiliki ketinggian sekitar 15 meter dengan kolam alami di bawahnya yang jernih dan segar, sangat cocok untuk berenang. Keunikan utama tempat ini adalah keberadaan ikan-ikan kecil (ikan pembersih) di dalam kolam yang akan memberikan sensasi “terapi ikan” alami saat Anda merendam kaki. Untuk mencapainya, pengunjung perlu melakukan trekking ringan sekitar 1 kilometer menyusuri sisi sungai yang rindang.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. The Pade Dive Resort

    2. Pulococo Resort

    3. Anoi Itam Resort

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Pria Laot Homestay

    2. Freddie Sumur Tiga

    3. Iboih Inn (Berjarak sekitar 20-30 menit berkendara)

  • Makanan Traditional yang Wajib Dicoba: Sate Gurita (Sate khas Sabang dengan bumbu kacang atau padang) dan Mie Jalak.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Kue Bakpia Sabang dan Rujak Pulau Weh.

  • Souvenir Khas Daerah: Kaos khas Sabang, Kerajinan Kayu Kelapa, dan Cokelat Sabang.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Kenduri Meulaot (Tradisi syukuran nelayan) dan Festival Sabang Marine.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Sepeda Motor (Sewa), Mobil Sewa, atau Becak Motor khas Sabang.

  • Rute standar perjalanan dari bandara nasional terdekat: Dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (Banda Aceh), menuju Pelabuhan Ulee Lheue. Menyeberang ke Sabang menggunakan Kapal Cepat (45 menit) atau Kapal Lambat (2 jam) menuju Pelabuhan Balohan. Dari Balohan, dilanjutkan perjalanan darat sekitar 20-30 menit menuju Desa Pria Laot.

  • Rute Alternatif dari bandara nasional terdekat: Menggunakan penerbangan perintis (jika tersedia jadwalnya) langsung mendarat di Bandara Maimun Saleh (Sabang), kemudian menempuh perjalanan darat sekitar 15-20 menit menuju lokasi.

Tugu Titik Nol Kilometer Indonesia: Simbol Ujung Barat Nusantara

Tugu Titik Nol Kilometer Indonesia: Simbol Ujung Barat Nusantara

  • Dikenal dengan Nama: Tugu Titik Nol Kilometer Indonesia.

  • Lokasi: Area Hutan Wisata Sabang.

  • Kabupaten: Kota Sabang.

  • Kecamatan: Sukajaya.

  • Desa: Iboih.

  • Jenis Wisata: Wisata Sejarah, Geografis, dan Alam.

  • Deskripsi Menarik: Monumen ini merupakan penanda geografis paling barat Indonesia. Berdiri megah di atas tebing yang langsung menghadap Samudra Hindia, tempat ini menawarkan pemandangan laut biru yang sangat luas. Pengunjung yang datang ke sini bisa mendapatkan “Sertifikat Kilometer Nol” sebagai bukti resmi telah menginjakkan kaki di ujung barat Indonesia. Kawasan sekitarnya juga dikelilingi hutan lindung yang masih asri, di mana monyet ekor panjang sering terlihat menyapa pengunjung.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. The Pade Dive Resort.

    2. Pulau Weh Paradise.

    3. Gapang Resort.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Iboih Inn.

    2. Yulia Bungalow.

    3. Olala Bungalows.

  • Makanan Traditional yang Wajib Dicoba: Mie Jalak dan Sate Gurita.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Bakpia Sabang dan Rujak Pulau Weh.

  • Souvenir Khas Daerah: Kaos bertema “Titik Nol”, Kerajinan Kayu Kelapa (Batok), dan Kopi Aceh.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Sabang Marine Festival dan Khanduri Meulaut (Upacara adat nelayan).

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Sepeda Motor sewaan, Mobil (Rent car), dan Becak Motor (Bentor).

  • Rute standar perjalanan dari bandara nasional: Dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (Banda Aceh), menuju Pelabuhan Ulee Lheue (sekitar 30-40 menit). Kemudian menggunakan Kapal Cepat (45 menit) atau Kapal Feri (2 jam) menuju Pelabuhan Balohan di Sabang. Dari Pelabuhan Balohan, perjalanan dilanjutkan dengan kendaraan darat menuju arah Iboih selama kurang lebih 1 jam hingga mencapai titik nol.

  • rute Alternatif dari bandara nasional : Menggunakan penerbangan perintis (jika tersedia jadwalnya) langsung dari Bandara Sultan Iskandar Muda ke Bandara Maimun Saleh di Sabang, kemudian melanjutkan perjalanan darat selama 45-60 menit menuju lokasi monumen.

Translate »