Taman Nasional Tanjung Puting

Taman Nasional Tanjung Puting

  • Dikenal dengan Nama: Tanjung Puting (Pusat Rehabilitasi Orangutan Terbesar di Dunia).

  • Lokasi: Semenanjung di bagian barat daya Kalimantan Tengah.

  • Kabupaten: Kotawaringin Barat.

  • Kecamatan: Kumai.

  • Desa: Teluk Pulai (Akses utama melalui Pelabuhan Kumai).

  • Jenis Wisata: Wisata Alam, Ekowisata, dan Konservasi Satwa Liar.

  • Deskripsi Menarik: Tanjung Puting adalah destinasi kelas dunia yang menawarkan pengalaman menyusuri sungai menggunakan kapal kayu tradisional yang disebut Klotok. Wisatawan dapat hidup di atas kapal selama beberapa hari sambil melihat Orangutan di habitat aslinya, terutama di pusat pemberian makan seperti Camp Leakey. Selain Orangutan, pengunjung juga dapat menjumpai Bekantan, Owa-owa, buaya muara, serta ribuan kunang-kunang yang menghiasi pepohonan nipah di malam hari. Suasana hutan hujan tropis yang autentik menjadikan tempat ini dijuluki sebagai “Amazon-nya Indonesia”.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Rimba Orangutan Eco Lodge (Terletak di dalam kawasan).

    2. Swiss-Belinn Pangkalan Bun.

    3. Grand Kecubung Hotel.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Kapal Klotok (Berfungsi sebagai hotel terapung selama tur).

    2. Homestay di Desa Sekonyer.

    3. Penginapan di sekitar Pelabuhan Kumai.

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Coto Manggala (Soto singkong khas Pangkalan Bun) dan Ikan Lais Bakar.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Amplang Ikan Pipih dan Kerupuk Ikan.

  • Souvenir Khas Daerah: Kaos bertema Orangutan, Tas Anjat (anyaman rotan), dan Patung Kayu khas Dayak.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Ritual adat masyarakat pesisir Kumai dan edukasi pelestarian alam oleh para pemandu lokal.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Pesawat terbang (ke kota terdekat), Mobil, dan Kapal Klotok (transportasi utama di dalam kawasan).

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Iskandar (Pangkalan Bun), menempuh perjalanan darat sekitar 15–20 menit menuju Pelabuhan Kumai. Dari pelabuhan, perjalanan dilanjutkan menggunakan Kapal Klotok menyusuri Sungai Sekonyer menuju kawasan taman nasional.

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Jika melalui jalur laut, Anda dapat menggunakan kapal Pelni dari Semarang atau Surabaya menuju Pelabuhan Kumai, kemudian langsung menyewa kapal klotok untuk masuk ke area taman nasional.

Istana Kuning Pangkalan Bun

Istana Kuning Pangkalan Bun

  • Dikenal dengan Nama: Istana Kuning (Pusat Kesultanan Kutaringin).

  • Lokasi: Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Raja.

  • Kabupaten: Kotawaringin Barat.

  • Kecamatan: Arut Selatan.

  • Desa: Kelurahan Raja.

  • Jenis Wisata: Wisata Sejarah dan Budaya.

  • Deskripsi Menarik: Istana Kuning merupakan satu-satunya kerajaan Islam di Kalimantan Tengah yang bangunannya masih berdiri kokoh. Meskipun bernama Istana Kuning, bangunan ini tidak dicat kuning, melainkan terbuat dari kayu ulin (kayu besi) asli yang berwarna cokelat alami; nama “Kuning” diambil karena kuning adalah warna keramat/kebesaran bagi masyarakat Melayu dan Dayak setempat. Di dalamnya, pengunjung dapat melihat kereta kencana, singgasana raja, serta berbagai foto dokumentasi sejarah kesultanan. Arsitekturnya yang megah di tengah kota Pangkalan Bun menjadikannya ikon sejarah yang sangat bernilai edukasi.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Britz Hotel Pangkalan Bun.

    2. Grand Kecubung Hotel.

    3. Hotel Arsela Pangkalan Bun.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Homestay Rumah Kita.

    2. Penginapan Melati.

    3. Guesthouse sekitar area Kampung Pelangi.

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Coto Manggala (Soto dengan bahan dasar singkong) dan Kerupuk Basah.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Amplang Ikan Pipih dan Wadai Rangai.

  • Souvenir Khas Daerah: Kain Batik Pangkalan Bun dan Kerajinan Kayu Ulin.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Festival Keraton Nusantara dan Ritual Adat Kesultanan Kutaringin (Haul Akbar).

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil pribadi, motor, transportasi online, dan angkutan kota.

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Iskandar (Pangkalan Bun), menempuh perjalanan darat yang sangat singkat sekitar 10–15 menit menuju pusat kota Pangkalan Bun melalui Jalan Iskandar.

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Menggunakan layanan transportasi online atau taksi bandara yang tersedia langsung di pintu keluar bandara untuk menuju area Istana yang terletak tepat di jantung sejarah kota.

Translate »