Air Terjun Lacolla

Air Terjun Lacolla di Kabupaten Maros:

  • Nama Wisata: Air Terjun Lacolla.
  • Kabupaten, Kecamatan, Desa: Kabupaten Maros, Kecamatan Cenrana, Desa Cenrana Baru (Dusun Malaka).
  • Jenis Wisata: Wisata Alam (Air Terjun Bertingkat) & Geowisata.
  • Deskripsi Menarik: Air Terjun Lacolla dikenal sebagai salah satu permata tersembunyi di Maros dengan keunikan struktur batuannya yang bertingkat-tingkat (memiliki 4 tingkatan). Hal yang paling ikonik adalah keberadaan bebatuan besar seukuran minibus yang mengelilingi aliran air terjun, memberikan kesan gagah dan eksotis. Untuk mencapainya, pengunjung perlu melakukan trekking menantang sejauh kurang lebih 2 km melewati jalan setapak, perbukitan, dan tangga beton yang cukup curam, namun lelah akan terbayar dengan kesegaran air dan suasana hutan yang masih sangat alami.
  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat: (Lokasi hotel standar berada di pusat kota Maros atau dekat bandara, sekitar 1,5 – 2 jam dari lokasi)
    1. Grand Town Hotel Maros (Dekat Grand Mall Maros).
    2. Hotel Darma Nusantara (Dekat Bandara Sultan Hasanuddin).
    3. Afiat Hotel Maros.
  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:
    1. Homestay Desa Wisata Labuaja (Kecamatan Cenrana).
    2. Bulusaraung Homestay (Area Maros/Bantimurung).
    3. Homestay Masyarakat Lokal di Desa Cenrana Baru (Dikelola oleh penduduk setempat).
  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba:
    1. Coto Maros (Memiliki cita rasa rempah yang khas dan kuah yang kental).
    2. Sop Saudara (Sajian daging sapi dengan bihun dan perkedel).
    3. Pallubasa (Daging sapi dengan kuah kelapa sangrai yang gurih).
  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba:
    1. Roti Maros (Roti lembut dengan isian selai srikaya khas).
    2. Gogos (Beras ketan yang dibakar dalam balutan daun pisang).
    3. Jalangkote (Pastel khas Sulawesi dengan sambal cair pedas-asam).
  • Souvenir Khas Daerah:
    1. Madu Hutan Cenrana (Asli dari hutan di wilayah Cenrana).
    2. Kue Baruasa (Kue kering berbahan dasar tepung beras dan kelapa).
    3. Dodol Maros (Memiliki tekstur kenyal dan rasa manis yang legit).
  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan:
    1. Mappadendang (Pesta adat syukur panen raya dengan menumbuk lesung).
    2. Porseni Antar Dusun (Sering diadakan pada momen perayaan kemerdekaan atau hari jadi desa).
  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Motor (Sangat disarankan karena jalur menuju dusun Malaka cukup sempit dan berliku) atau Mobil Pribadi/Rental.
  • Rute Standar Perjalanan dari Makassar: Makassar — Kabupaten Maros — Jalan Poros Maros-Bone (Melewati jalur Camba yang berkelok-kelok) — Desa Cenrana Baru — Dusun Malaka.

Rute Alternatif dari Makassar: Jalur via Pucak (Kecamatan Tompobulu) yang menembus area pegunungan menuju Cenrana. Jalur ini lebih sepi dan menawarkan pemandangan hijau, namun kondisi jalannya lebih menantang bagi kendaraan roda empat

RM Mangambang – Maros – Panorama Menakjubkan

RM Mangambang – Maros

Kuliner dengan Panorama Menakjubkan 

Dimiliki oleh H. Mansyur, RM Mangambang menghadirkan sensasi makan yang berbeda—menikmati hidangan lezat sambil berwisata alam. Berlokasi di atas air, saung-saung terapung memberikan pengalaman makan yang nyaman, sejuk, dan menenangkan.

Keindahan tempat ini semakin sempurna dengan pemandangan matahari terbenam yang dapat disaksikan langsung dari tempat duduk Anda. Cahaya senja yang memantul di permukaan air menciptakan suasana hangat dan romantis, ideal untuk bersantai bersama keluarga atau orang tercinta.

Nikmati perpaduan cita rasa dan panorama hanya di RM Mangambang.

Danau Toakala (Telaga Kassi Kebo)

🦋 Danau Toakala (Telaga Kassi Kebo)

📍 Lokasi

  • Nama Wisata: Danau Toakala (juga dikenal sebagai Danau Kassi Kebo)

  • Kabupaten, Kecamatan, Desa: Kabupaten Maros, Kecamatan Simbang, Desa Jenetaesa (Berada di tengah kawasan Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung)

  • Jenis Wisata: Wisata Alam (Danau Alami, Taman Nasional Karst)

✍️ Deskripsi Menarik

Danau Toakala adalah danau alami berukuran mini yang menjadi bagian dari keindahan Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung. Air danau ini dikenal sangat bersih dan jernih kebiruan, dikelilingi oleh gugusan bukit karst yang megah. Daya tarik utamanya adalah fenomena unik berkumpulnya ratusan hingga ribuan kupu-kupu berwarna-warni di tepian danau, terutama saat masa peralihan musim, menjadikannya ‘Surganya Kupu-kupu’. Danau ini memiliki latar belakang legenda romantis yang melibatkan Kerajaan Abbo dan kera Toakala, menambah nuansa mistis dan historis. Danau ini adalah spot foto yang sangat populer.

🏨 Rekomendasi Akomodasi Terdekat (Di Maros)
  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Hotel Bantimurung (Terletak di dalam atau sangat dekat dengan kawasan Bantimurung)

    2. Cordia Hotel Makassar Airport (Pilihan transit/dekat bandara, tidak terlalu jauh dari Maros kota)

    3. Hotel Darma Nusantara (Di kawasan Maros kota)

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. RAMMANG-RAMMANG HOUSE (Terletak di Rammang-Rammang, desa karst terdekat)

    2. The Carstensz Homestay (Di kawasan Maros kota)

    3. NASRUL HOUSE HOMESTAY (Homestay di sekitar Maros yang cocok untuk backpacker)

🍽️ Kuliner Khas Daerah (Kabupaten Maros)
  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba:

    • Pallubasa: Kuliner berkuah kental dari jeroan atau daging sapi/kerbau, disajikan dengan nasi dan tambahan kuning telur.

    • Sup Konro: Sup iga sapi atau daging sapi berkuah cokelat kehitaman yang kaya rempah (menggunakan kluwek).

    • Burasa: Makanan pendamping yang terbuat dari beras dan santan, dibungkus daun pisang, mirip lontong bersantan.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba:

    • Roti Maros: Roti khas Maros yang lembut dengan isian selai srikaya, cokelat, atau nanas. Sering dijadikan oleh-oleh.

    • Jalangkote: Mirip pastel, berisi tauge, wortel, kentang, dan telur, disajikan dengan cuka pedas.

    • Bassang: Bubur jagung ketan yang disajikan panas dengan gula.

🛍️ Souvenir dan Budaya
  • Souvenir Khas Daerah:

    • Roti Maros: Oleh-oleh paling populer dari daerah ini.

    • Miniatur Kupu-kupu: Kerajinan tangan yang terinspirasi dari ikon Bantimurung.

    • Kain Sutera Bugis/Makassar: Kain tenun khas dengan motif cerah.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan:

    • Ammossi: Upacara adat Bugis-Makassar yang sering terkait dengan nilai-nilai budaya lokal.

    • Peringatan Hari Jadi Kabupaten Maros: Biasanya dimeriahkan dengan berbagai pagelaran seni dan budaya lokal.

    • Pagelaran Seni di Kawasan Wisata: Sesekali diadakan di dalam kawasan Bantimurung.

🚌 Transportasi dan Rute Perjalanan
  • Jenis Transportasi yang Digunakan:

    • Kendaraan Pribadi/Sewa: Pilihan paling fleksibel untuk menuju langsung ke lokasi.

    • Angkutan Umum (Petepete/Bus/Mikrolet): Dari Terminal Daya Makassar, naik angkutan umum jurusan Maros/Bantimurung.

    • Taksi/Ojek Online: Digunakan dari Makassar ke Maros.

  • Rute Standar Perjalanan dari Makassar:

    1. Ambil Jalan Poros Makassar-Maros.

    2. Setelah melewati Kota Maros, ikuti petunjuk ke arah Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung.

    3. Danau Toakala berada di dalam kawasan Taman Nasional, dekat dengan lokasi Air Terjun Bantimurung. Jarak tempuh sekitar 1,5 – 2 jam tergantung lalu lintas.

  • Rute Alternatif dari Makassar:

    • Via Jalan Tol Ir. Sutami (untuk menghindari kemacetan di beberapa titik). Ambil arah keluar tol menuju Maros, kemudian lanjutkan mengikuti rute ke Bantimurung.

Taman Nasional Bantimurung – Bulusaraung

Taman Nasional Bantimurung – Bulusaraung

Nama Wisata: Taman Nasional Bantimurung – Bulusaraung (Sering disebut Taman Wisata Alam Bantimurung atau Air Terjun Bantimurung)

Kabupaten, Kecamatan, Desa: Kabupaten Maros, Kecamatan Simbang, Desa Jenetaesa (Dusun Bantimurung)

Jenis Wisata: Alam, Geologi (Karst), Air Terjun, Konservasi (Kupu-kupu), dan Gua

Deskripsi Menarik: Taman Nasional Bantimurung dikenal sebagai “Kingdom of Butterfly” (Kerajaan Kupu-kupu) karena keanekaragaman dan populasi kupu-kupu yang tinggi, bahkan terdapat penangkaran kupu-kupu. Daya tarik utamanya adalah Air Terjun Bantimurung yang memiliki lebar sekitar 20 meter dengan ketinggian 15 meter, mengalir pada bebatuan besar, dan airnya jernih serta segar. Kawasan ini juga merupakan bagian dari bentangan alam Karst Maros-Pangkep yang tercatat sebagai bentangan Karst terbesar kedua di dunia setelah Tiongkok. Pengunjung juga dapat menjelajahi gua seperti Gua Mimpi yang diyakini memiliki langit-langit kristal dan Gua Batu yang memiliki stalaktit dan stalagmit yang indah. Tersedia pula fasilitas seperti kolam renang dan wahana flying fox.

3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

  1. Hotel Wisata Bantimurung (Terdapat di dalam kompleks atau sangat dekat dengan kawasan wisata).
  2. Cordia Hotel Makassar Airport (Dekat Bandara Sultan Hasanuddin, yang relatif dekat dengan Maros).
  3. Urbanview Hotel Eropa Maros (Terletak di Maros, dekat bandara dan tidak terlalu jauh dari Bantimurung).

3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

  1. OYO 3116 Batu Putih Homestay (Di area Bantimurung/Maros).
  2. The Carstensz Homestay (Menawarkan penginapan yang nyaman, tersedia di beberapa lokasi di Maros).
  3. Labuana Homestay and Cafe Garden Makassar (Pilihan homestay yang tersedia di area dekat Maros/Bantimurung).

Makanan Traditional yang Wajib Dicoba: * Pallubasa: Hidangan berkuah kental seperti coto, berisi jeroan dan daging sapi/kerbau, namun disajikan dengan nasi dan sering ditambahkan kuning telur mentah.

  • Sup Konro: Sup iga sapi atau daging sapi dengan kuah berwarna cokelat tua dari kluwek, kaya akan rempah.

Cemilan Daerah yang Bias Dicoba: * Roti Maros: Roti empuk dengan isian selai srikaya (kaya) yang manis legit, sering dijadikan oleh-oleh.

  • Jalangkote: Mirip kue pastel, berisi sayuran (wortel, kentang, tauge), telur rebus, dan daging cincang, dimakan dengan saus cair pedas asam manis khas Sulawesi Selatan.
  • Pisang Epe: Pisang yang dibakar, dipipihkan, lalu disiram dengan air gula aren yang manis.
  • Kue Bannang-Bannang: Kue kering yang terbuat dari adonan tepung beras dan gula aren yang digoreng hingga garing menyerupai gulungan benang kusut.

Souvenir Khas Daerah:

  • Aksesoris/Pajangan Kupu-Kupu: Berbagai jenis kerajinan tangan dan aksesoris (bingkai, gantungan kunci, dsb.) dengan replika atau awetan (dari penangkaran) kupu-kupu Bantimurung.
  • Sirup Markisa: Dibuat dari sari buah markisa asli yang banyak ditemukan di daerah ini, memiliki rasa asam manis yang segar.
  • Roti Maros (sebagai oleh-oleh makanan yang tahan lama).

Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Informasi spesifik mengenai acara adat dan budaya rutin di kawasan Bantimurung tidak terperinci dalam hasil pencarian, namun sebagai bagian dari Sulawesi Selatan, Kabupaten Maros juga memiliki kekayaan budaya Bugis-Makassar. Acara adat biasanya terkait dengan musim tanam/panen atau hari besar keagamaan/nasional.

Jenis Transportasi yang Digunakan:

  • Kendaraan Pribadi: Mobil atau motor (Rute lebih fleksibel dan waktu tempuh lebih cepat).
  • Angkutan Umum (Pete-pete/Angkot): Dari Terminal Daya Makassar menuju Maros, dilanjutkan dengan pete-pete ke Bantimurung.
  • Taksi/Bus Damri/Taksi Online: Terutama jika dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Rute Perjalanan dan Alternatif dari Makassar:

  • Jarak Tempuh: Sekitar 45 km dari pusat Kota Makassar.
  • Waktu Tempuh: Sekitar 1,5 jam dengan kendaraan pribadi atau umum, atau sekitar 30 menit dari Bandara Sultan Hasanuddin.
  • Rute Utama (Kendaraan Pribadi/Umum): Ambil jalur Jalan Poros Makassar – Maros (Jalan Perintis Kemerdekaan/Trans Sulawesi), lalui Kota Maros (Turikale), lalu lanjutkan ke Jalan Poros Maros – Bone hingga mencapai KM 12 tempat lokasi Bantimurung berada. Kondisi jalan umumnya sangat baik.
  • Rute Alternatif (Angkutan Umum):
    1. Dari Makassar ke Terminal Daya.
    2. Naik Pete-pete (Angkot) menuju Pangkaljene.
    3. Turun di Kota Maros.

Lanjutkan dengan Pete-pete atau ojek lokal menuju Bantimurung.

Taman Arkeologi Leang-Leang

Nama Wisata: Taman Arkeologi Leang-Leang (atau Taman Prasejarah Leang-Leang)

Kabupaten, Kecamatan, Desa: Kabupaten Maros, Kecamatan Bantimurung, Kelurahan Leang-Leang

Jenis Wisata: Edukasi Arkeologi, Sejarah, Gua Prasejarah, Alam (Perbukitan Karst)

Deskripsi Menarik: Leang-Leang merupakan kawasan gua-gua prasejarah yang terletak di kawasan karst (bukit kapur) Maros-Pangkep. Daya tarik utamanya adalah keberadaan lukisan-lukisan purba di dinding gua, seperti lukisan cap tangan dan lukisan binatang (seperti babirusa) yang diperkirakan berusia 3.000 hingga 8.000 tahun Sebelum Masehi. “Leang-leang” sendiri dalam bahasa setempat berarti gua/liang. Tempat ini menawarkan pengalaman menapaktilasi jejak peradaban manusia purba dan keindahan perbukitan karst. Fasilitas pendukung seperti gazebo, shelter, museum kecil, dan jalur tracking sudah tersedia.

3 Rekomendasi Hotel Terdekat: Karena lokasinya di daerah perbukitan, akomodasi hotel umumnya berada di pusat kota Maros atau dekat Bandara Sultan Hasanuddin Makassar (yang juga dekat dengan Maros).

  1. Cordia Hotel Makassar Airport (Dekat Bandara)
  2. Urbanview Hotel Eropa Maros (Dekat Bandara/Maros Kota)
  3. RedDoorz @ Graha Cemerlang Maros (Dekat Maros Kota)

3 Rekomendasi Homestay Terdekat: Akomodasi berjenis homestay atau guest house juga banyak ditemukan di area sekitar Maros Kota atau Biring Kanaya (Makassar/dekat Maros)

  1. The Carstensz Homestay (Maros Baru)
  2. Lauwrens Guest House (sekitar Maros)
  3. Hotel O Kost Maharaja Near Maros (sekitar Maros)

Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba:

  • Pallubasa: Kuah sup daging/jeroan sapi kental yang mirip Coto Makassar, namun biasanya disajikan dengan nasi dan kadang ditambah telur mentah.
  • Sup Konro: Sup iga sapi dengan kuah cokelat kehitaman yang kaya rempah dari kluwek.
  • Burasa: Makanan sejenis lontong bersantan, dibungkus daun pisang, biasanya menjadi pendamping Pallubasa atau Coto.

Cemilan Daerah yang Wajib Dicoba:

  • Roti Maros: Roti manis lembut dengan berbagai isian, sering dijadikan oleh-oleh khas Maros.
  • Jalangkote: Mirip pastel, berisi sayuran (wortel, kentang, tauge), telur, dan daging cincang, disajikan dengan saus cair khas Sulawesi Selatan.
  • Pisang Epe: Pisang yang dibakar dan dipipihkan, disiram air gula aren.
  • Bassang: Bubur yang terbuat dari jagung ketan.

Souvenir Khas Daerah:

  • Kerajinan/Souvenir Kupu-Kupu: Maros dikenal dengan Taman Nasional Bantimurung yang merupakan “Kingdom of Butterfly”, sehingga souvenir berupa bingkai, gantungan kunci, atau hiasan bertema kupu-kupu sangat khas.
  • Pia’ta: Oleh-oleh berupa pia khas Maros-Makassar.

Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan:

  • Upacara Adat Katto Bokko: Upacara adat Kerajaan Marusu (Maros) yang dilaksanakan menjelang atau saat musim panen tiba sebagai bentuk syukur, dipimpin oleh Raja dan pemangku adat.
  • Tradisi Mannempu’ Wette: Tradisi pesta panen tahunan.
  • Pertunjukan Seni: Seperti Festival Gendang dan Kecapi Bugis-Makassar, Seni Bela Diri Pammenca’ Maros, atau Seni Tradisional Ganrang Tallua.

Jenis Transportasi yang Digunakan:

  • Kendaraan Pribadi (Mobil/Motor).
  • Angkutan umum (Bus/Mobil travel jurusan Maros/Bone) dilanjutkan dengan ojek lokal dari jalan utama.
  • Taksi online atau sewa mobil dari Makassar.

Rute Perjalanan dan Alternatif dari Makassar:

  1. Rute Utama (Melalui Maros Kota/Bantimurung):
    • Dari Kota Makassar, ambil Jalan Poros Maros (arah utara) menuju Kabupaten Maros.
    • Lanjutkan hingga mencapai Jalan Poros Maros-Bone.
    • Ikuti petunjuk arah menuju Taman Wisata Alam Bantimurung (sekitar 10-15 km dari pusat kota Maros).
    • Sekitar area Kantor Camat Bantimurung, belok kiri ke Jalan menuju Leang-Leang (sekitar 10 menit berkendara dari persimpangan). Akses jalan beton sudah tersedia.
  2. Alternatif:

Jika Anda dari Bandara Sultan Hasanuddin, jaraknya hanya sekitar 19,9 km dan dapat ditempuh dalam waktu yang lebih singkat menuju Maros Kota, lalu mengikuti rute utama.

Translate »