Saksi Sejarah Kejayaan Benteng Kuto Besak Palembang

Saksi Sejarah Kejayaan Benteng Kuto Besak Palembang

  • Dikenal dengan Nama: Benteng Kuto Besak (BKB).

  • Lokasi: Jalan Sultan Mahmud Badarudin, di tepian Sungai Musi.

  • Kabupaten: (Masuk dalam wilayah administratif Kota Palembang).

  • Kecamatan: Bukit Kecil.

  • Desa: Kelurahan 19 Ilir.

  • Jenis Wisata: Wisata Sejarah / Cagar Budaya / Rekreasi Terbuka.

  • Deskripsi Menarik: Benteng Kuto Besak adalah bangunan pertahanan yang menjadi saksi perjuangan Kesultanan Palembang Darussalam melawan penjajah. Uniknya, benteng ini dibangun menggunakan bahan campuran putih telur sebagai perekat batunya. Terletak tepat di pinggiran Sungai Musi, pelataran depan benteng kini menjadi alun-alun kota yang populer sebagai tempat melihat matahari terbenam dengan latar belakang Jembatan Ampera. Di malam hari, kawasan ini sangat hidup dengan lampu-lampu kapal, kuliner terapung, dan berbagai hiburan rakyat.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Hotel Aryaduta Palembang.

    2. The Sultan Convention Center & Hotel.

    3. Hotel Swarna Dwipa.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. RedDoorz Plus near Ampera Bridge.

    2. Penginapan sekitar Jalan Merdeka.

    3. OYO terdekat di area Bukit Kecil.

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Celimpungan (bulatan sagu ikan dengan kuah santan kuning) dan Laksan (pempek potong dengan kuah santan pedas).

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Pempek Panggang (pempek yang dibelah dan diisi ebi/cabai) dan Es Kacang Merah khas Palembang.

  • Souvenir Khas Daerah: Tanjak (penutup kepala pria khas Palembang), miniatur Iwak Belido, dan kain Batik Palembang.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Upacara Ziarah Kubro, Festival Sriwijaya, dan pelepasan lampion pada momen-momen tertentu.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil pribadi, motor, transportasi online, LRT (Light Rail Transit), dan Perahu Ketek untuk menyusuri sungai.

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, menggunakan LRT Sumsel dan turun di Stasiun Ampera. Dari stasiun, Anda cukup berjalan kaki sekitar 5-10 menit menuju kawasan pelataran benteng.

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Menggunakan taksi bandara atau transportasi online langsung melalui Jalan Jenderal Sudirman menuju arah Bundaran Air Mancur/Masjid Agung, lalu belok ke arah tepian Sungai Musi.

Kemegahan Religi Bayt Al-Quran Al-Akbar Palembang

Kemegahan Religi Bayt Al-Quran Al-Akbar Palembang

  • Dikenal dengan Nama: Al-Quran Raksasa / Al-Quran Al-Akbar.

  • Lokasi: Jalan Sarjana, Kelurahan Gandus.

  • Kabupaten: (Masuk dalam wilayah administratif Kota Palembang).

  • Kecamatan: Gandus.

  • Desa: Kelurahan Gandus.

  • Jenis Wisata: Wisata Religi / Edukasi Budaya.

  • Deskripsi Menarik: Merupakan Al-Quran terbesar di dunia yang dipahat di atas lembaran kayu tembesu. Destinasi ini terdiri dari 315 potongan kayu setinggi 1,77 meter yang menampilkan 30 juz ayat suci Al-Quran dengan ukiran khas ornamen Palembang berwarna dasar cokelat dan tulisan kaligrafi berwarna emas. Seluruh lembaran ini disusun dalam bangunan lima lantai, menciptakan suasana yang sangat megah dan sakral bagi pengunjung yang datang untuk berwisata religi maupun belajar sejarah Islam.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. The Excelton Hotel Palembang.

    2. Hotel Santika Radial Palembang.

    3. Alts Hotel Palembang.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Homestay sekitar area Gandus.

    2. Oyo Life Syariah terdekat.

    3. RedDoorz area Bukit Besar (sekitar 15-20 menit dari lokasi).

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Pindang Tulang dan Nasi Minyak khas Palembang.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Kue Gandus (kue talam gurih dengan taburan ebi dan bawang goreng) serta Martabak HAR.

  • Souvenir Khas Daerah: Replika kaligrafi kayu, miniatur Jembatan Ampera, dan Songket Palembang.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Peringatan hari besar Islam (Maulid Nabi/Isra Miraj), tadarus bersama, dan kunjungan edukasi santri dari berbagai daerah.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil pribadi, motor, bus pariwisata, angkutan kota (jurusan Gandus), dan transportasi online.

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi online melalui jalan tol/jalan protokol menuju arah Kecamatan Gandus (estimasi waktu 45-60 menit tergantung lalu lintas).

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Menggunakan LRT Sumsel dari bandara, turun di Stasiun Ampera, kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan transportasi online atau angkutan kota menuju lokasi Al-Quran Al-Akbar di Gandus.

Kemegahan Ikonik Jembatan Ampera Palembang

Kemegahan Ikonik Jembatan Ampera Palembang

  • Dikenal dengan Nama: Jembatan Ampera (Amanat Penderitaan Rakyat).

  • Lokasi: Menghubungkan daerah Seberang Ulu dan Seberang Ilir, melintasi Sungai Musi.

  • Kabupaten: (Masuk dalam wilayah administratif Kota Palembang).

  • Kecamatan: It I (Ilir Timur I) dan Seberang Ulu I.

  • Desa: Kelurahan 9-10 Ulu dan Kelurahan 16 Ilir.

  • Jenis Wisata: Wisata Sejarah / Landmark Kota / Wisata Budaya.

  • Deskripsi Menarik: Jembatan ini merupakan lambang kota Palembang yang dibangun pada tahun 1962 menggunakan dana pampasan perang Jepang. Dahulu, bagian tengah jembatan ini bisa terangkat untuk memungkinkan kapal besar lewat di bawahnya. Kini, kawasan di bawah jembatan telah ditata menjadi Plaza Ampera yang indah, terutama saat malam hari ketika jembatan dihiasi lampu warna-warni dan menjadi titik pandang terbaik menghadap Sungai Musi serta Benteng Kuto Besak.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat: 1. The Aria精选 Hotel (The Aria Centra). 2. Hotel Santika Radial Palembang. 3. Amaris Hotel Palembang.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat: 1. RedDoorz Plus near Ampera Bridge. 2. Oyo 1563 Hotel Al-Furqon. 3. Penginapan sekitar Jalan KH. Azhari.

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Pempek Palembang (dengan berbagai varian seperti Kapal Selam, Lenjer, dan Adaan) serta Mie Celor.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Kemplang Panggang (kerupuk ikan), Kue Delapan Jam, dan Maksuba.

  • Souvenir Khas Daerah: Kain Songket Palembang, Kain Jumputan, dan Kaos khas “Nyapo”.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Festival Musi, Lomba Bidar Tradisional (saat 17 Agustus), dan Perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: LRT (Light Rail Transit) Sumsel, Perahu Ketek, Bus Trans Musi, Mobil Pribadi, dan Transportasi Online.

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), cara termudah dan tercepat adalah menggunakan LRT Sumsel dan turun di Stasiun Ampera yang letaknya tepat di samping jembatan (estimasi waktu 45-60 menit).

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Menggunakan Taksi Bandara atau transportasi online melalui jalan protokol (Jalan Kolonel H. Burlian dan Jalan Jenderal Sudirman) langsung menuju pusat kota (estimasi waktu 30-45 menit tergantung kondisi lalu lintas).

Wisata Air Terjun Lemutu – Muara Enim

Wisata Air Terjun Lemutu –  Muara Enim
  • Nama Wisata: Air Terjun Lemutu (Sering juga disebut Curup Lemutu)

  • Kabupaten, Kecamatan, Desa: Kabupaten Muara Enim, Kecamatan Tanjung Agung, Desa Pagar Dewa (Beberapa sumber juga menyebut Desa Tanjung Bulan).

  • Jenis Wisata: Wisata Alam (Air Terjun Berundak/Bertingkat).

  • Deskripsi Menarik: Air Terjun Lemutu dikenal karena keindahan alamnya yang masih sangat asri dan “perawan”. Air terjun ini memiliki beberapa tingkatan (sekitar 3 hingga 5 tingkat) dengan aliran yang deras dan kolam alami yang sejuk di bagian bawah. Perjalanan menuju lokasi cukup menantang, melewati perkebunan kopi dan jalur perbukitan, sehingga sangat cocok bagi wisatawan yang menyukai petualangan dan keheningan alam.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat (berada di pusat Muara Enim/Tanjung Enim):

    1. The MELIO Enim

    2. Griya Sintesa Muara Enim

    3. Hotel Rafflesia Tanjung Enim

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Urbanview Homestay Fira Syariah Muara Enim by RedDoorz

    2. EBM Homestay (Area Tanjung Enim)

    3. Pilihan penginapan/rumah sewa sederhana yang mungkin tersedia di Desa Pagar Dewa atau Tanjung Bulan.

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba:

    • Pepes Tempoyak/Brengkes Tempoyak: Ikan yang dibungkus daun pisang dan dibakar bersama fermentasi durian (tempoyak).

    • Ikan Kerutuk: Hidangan ikan yang ditumis dengan bumbu rempah-rempah pedas.

    • Sengkuang: Kuliner khas Semende yang mirip bakso berkuah gulai, terbuat dari daging sapi/kerbau dan bumbu rempah.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba:

    • Bubur Kinco (Kince): Bubur ketan yang disajikan dengan saus yang terbuat dari durian dan cempedak.

    • Kopi Semendo: Kopi robusta atau arabika berkualitas tinggi khas dari daerah Semendo, Muara Enim.

  • Souvenir Khas Daerah:

    • Kopi Semendo (biji kopi kemasan).

    • Berbagai hasil olahan tempoyak (sambal, atau brengkes kemasan).

    • Kerajinan tangan atau kaos khas Muara Enim.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan:

    • Makan Behidang: Tradisi makan bersama di mana peserta duduk bersila di lantai secara berkelompok, mencerminkan kebersamaan.

    • Acara adat yang berkaitan dengan tradisi bercocok tanam (khususnya kopi) atau acara syukuran desa.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Kendaraan pribadi (Mobil/Motor) dari Palembang ke Muara Enim, atau bus/travel. Dari pusat Muara Enim (sekitar 40 km), perjalanan dilanjutkan dengan kendaraan roda empat hingga ujung desa, kemudian dilanjutkan dengan motor trail/ojek atau berjalan kaki karena akses jalan menuju lokasi air terjun yang terjal dan menantang.

  • Rute Perjalanan dan Alternatif dari Palembang:

    • Rute Utama: Berkendara dari Palembang menuju Muara Enim. Jarak tempuh sekitar 5-6 jam (tergantung kondisi lalu lintas dan titik awal).

    • Lanjutan ke Lokasi: Dari pusat Kota Muara Enim atau Tanjung Enim, berkendara menuju Desa Pagar Dewa/Tanjung Bulan di Kecamatan Tanjung Agung. Perjalanan dari pusat kota ke kawasan Lemutu memakan waktu sekitar 1,5 jam, dilanjutkan dengan tantangan medan berat menuju lokasi air terjun.

Wisata Danau Shuji, Muara Enim

Wisata Danau Shuji – Muara Enim

  • Nama Wisata: Danau Shuji (Lake Shuji)

  • Kabupaten, Kecamatan, Desa: Kabupaten Muara Enim, Kecamatan Lembak, Desa Lembak (dikenal sebagai Desa Wisata Shuji Lembak).

  • Jenis Wisata: Wisata Alam (Danau Buatan/Bekas Galian), Wisata Sejarah (Peninggalan zaman Jepang), Wisata Rekreasi Tirta.

  • Deskripsi Menarik: Danau Shuji memiliki daya tarik unik karena merupakan bekas galian pada masa penjajahan Jepang yang kini berubah menjadi danau buatan yang indah dan asri. Danau ini menawarkan air yang tenang, udara sejuk, dan area yang bagus untuk bersantai serta berfoto. Terdapat fasilitas rekreasi seperti perahu dan ikon sejarah berupa patung prajurit Jepang di pintu masuk.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat (berada di pusat Muara Enim/Tanjung Enim):

    1. The MELIO Enim

    2. Griya Sintesa Muara Enim

    3. Hotel Rafflesia Tanjung Enim

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Urbanview Homestay Fira Syariah Muara Enim by RedDoorz

    2. EBM Homestay (Area Tanjung Enim)

    3. Homestay lokal di sekitar Kecamatan Lembak

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba:

    • Pepes Tempoyak/Brengkes Tempoyak: Ikan yang dimasak dengan fermentasi durian (tempoyak) dan bumbu, lalu dibakar.

    • Ikan Kerutuk: Olahan ikan dengan tumisan bumbu rempah pedas khas setempat.

    • Bekasam: Ikan tawar yang difermentasi dengan nasi, umumnya ditumis.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba:

    • Bubur Kinco (Kince): Bubur ketan yang disajikan dengan saus durian (saus santan dan durian).

    • Kopi Semendo: Kopi robusta atau arabika khas dari daerah Semendo, Muara Enim.

  • Souvenir Khas Daerah:

    • Kopi Semendo (biji kopi kemasan).

    • Kerupuk Lembak (kerupuk khas daerah setempat).

    • Kaos atau cendera mata bertema Danau Shuji.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Acara adat di kawasan ini biasanya terkait dengan kearifan lokal Melayu/Sumatera Selatan dan upacara pertanian.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Kendaraan pribadi (Mobil/Motor), Bus Antar Kota, atau Travel.

  • Rute Perjalanan dan Alternatif dari Palembang:

    • Rute Utama: Berkendara dari Palembang menuju Prabumulih melalui Jalan Lintas Palembang–Prabumulih. Jaraknya sekitar 70–78 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 1,5 hingga 2 jam. Lokasi Danau Shuji berada tidak jauh dari jalan lintas utama di Desa Lembak.

    • Alternatif: Menggunakan jasa travel rute Palembang–Muara Enim dan meminta turun di persimpangan Kecamatan Lembak.

 
Translate »