Pantai Lumpue

Pantai Lumpue: Pesona Pasir Putih di Gerbang Kota Parepare

  • Dikenal dengan Nama: Pantai Lumpue

  • Lokasi: Jalan Bau Massepe, Kelurahan Lumpue

  • Kabupaten: Kota Parepare (Wilayah Otonom)

  • Kecamatan: Bacukiki Barat

  • Desa: Kelurahan Lumpue

  • Jenis Wisata: Wisata Bahari / Rekreasi Pantai

  • Deskripsi Menarik: Pantai Lumpue merupakan salah satu destinasi pantai tertua dan paling ikonik di Parepare. Pantai ini memiliki garis pantai yang melengkung dengan hamparan pasir putih kecokelatan yang halus serta perairan yang relatif tenang. Sangat cocok untuk berenang bagi keluarga. Salah satu daya tarik utamanya adalah pemandangan matahari terbenam (sunset) yang sangat memukau dengan latar belakang perahu nelayan tradisional dan siluet perbukitan.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Hotel Bukit Kenari

    2. Grand Kartika Hotel

    3. Hotel Pare Wisata

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Homestay Syariah Parepare

    2. Guest House 88

    3. Penginapan mawar

  • Makanan Traditional yang Wajib Dicoba:

    1. Palekko (Bebek atau ayam bumbu pedas khas Bugis)

    2. Ikan Bakar Pallumara

    3. Nasi Kuning Khas Parepare

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba:

    1. Roti Mantao (Khas Parepare, bisa digoreng atau dikukus)

    2. Bipa (Bipang)

    3. Sanggara Balanda

  • Souvenir Khas Daerah:

    1. Roti Mantao Kemasan

    2. Kerajinan Kerang Laut

    3. Kain Sarung Sutera Bugis

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Festival Salo Karajae (Meskipun berpusat di sungai, kemeriahannya mencakup seluruh wilayah pesisir Parepare termasuk pameran budaya dan lomba perahu hias).

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil pribadi, Motor, Angkutan Kota (Pete-pete), dan Transportasi Online.

  • Rute standar perjalanan dari Kota Makassar: Melewati Jalan Trans Sulawesi (Jalan Poros Makassar – Parepare). Melewati Kabupaten Maros, Kabupaten Pangkep, dan Kabupaten Barru dengan waktu tempuh sekitar 3 hingga 4 jam.

  • rute Alternatif dari Kota kota makassar: Melewati rute jalur pegunungan via Kabupaten Bone (Camba) menuju Kabupaten Soppeng, lalu keluar di Kota Parepare. Rute ini lebih jauh namun menawarkan pemandangan pegunungan dan hutan yang asri bagi mereka yang ingin menghindari kemacetan di jalur utama Pangkep-Barru.

Goa Tompangnge

Gua Tompangnge: Pesona Eksotis di Kota Niaga

  • Dikenal dengan Nama: Gua Tompangnge (Gua Kelelawar).

  • Lokasi: Kawasan Tompangnge.

  • Kabupaten: Kota Parepare (Status administratif adalah Kota, setingkat Kabupaten).

  • Kecamatan: Bacukiki.

  • Desa: Kelurahan Watang Bacukiki.

  • Jenis Wisata: Wisata Alam dan Wisata Minat Khusus (Eksplorasi Gua).

  • Deskripsi Menarik: Gua Tompangnge menawarkan pengalaman unik berupa pemandangan ribuan kelelawar yang menghuni langit-langit gua. Lokasinya berada di kawasan perbukitan yang asri dengan struktur batuan karst yang eksotis. Selain keindahan stalaktit dan stalagmitnya, pengunjung sering datang pada sore hari untuk menyaksikan fenomena keluarnya ribuan kelelawar dari mulut gua yang menyerupai awan hitam bergerak.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Hotel Bukit Kenari (Memiliki pemandangan kota dari ketinggian).

    2. Grand Kartika Hotel.

    3. Hotel Mario City.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Homestay Lotus.

    2. Guest House Syariah Parepare.

    3. Penginapan mawar (Sekitar area Bacukiki).

  • Makanan Traditional yang Wajib Dicoba: Palekko (Olahan itik pedas khas Bugis) dan Ikan Bakar bumbu khas Parepare.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Roti Mantao (Khas Parepare), Bepuppa, dan Sanggara Belanda.

  • Souvenir Khas Daerah: Kerajinan kerang, Roti Mantao (oleh-oleh makanan), dan kain sutra khas Bugis.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Festival Salo Karajae (Festival sungai tahunan yang lokasinya tidak jauh dari area Bacukiki).

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Kendaraan pribadi (Mobil/Motor), Ojek pangkalan, atau transportasi daring (Grab/Maxim).

  • Rute standar perjalanan dari Kota Makassar: Makassar – Maros – Pangkep – Barru – Kota Parepare. Perjalanan menempuh jarak sekitar 155 km dengan waktu tempuh normal 3 hingga 4 jam melalui jalur Trans Sulawesi.

  • rute Alternatif dari Kota kota makassar: Melewati jalur pesisir atau menggunakan Kereta Api Trans Sulawesi dari Stasiun Mandai/Maros menuju Stasiun Garongkong di Barru, kemudian dilanjutkan dengan kendaraan darat menuju Kota Parepare untuk menghindari kemacetan di beberapa titik pasar tumpah di jalur utama.

Pantai Senggol Pare

Pantai Senggol: Pusat Kuliner dan Irama Pesisir Kota Parepare

  • Dikenal dengan Nama: Pantai Senggol (Pasar Malam Senggol)

  • Lokasi: Kawasan pesisir pusat Kota Parepare, Sulawesi Selatan

  • Kabupaten: Kota Parepare (Status Administratif: Kota)

  • Kecamatan: Ujung

  • Desa: Mallusetasi

  • Jenis Wisata: Wisata Bahari, Wisata Kuliner, dan Wisata Belanja (Pasar Malam)

  • Deskripsi Menarik: Pantai Senggol bukanlah pantai untuk berenang dengan hamparan pasir luas, melainkan kawasan pesisir yang disulap menjadi pusat kehidupan malam di Parepare. Tempat ini sangat ikonik karena menggabungkan panorama matahari terbenam (sunset) yang indah dengan deretan lapak pedagang pakaian bekas berkualitas (cakar) serta pusat kuliner laut. Dinamakan “Senggol” karena pada masa kejayaannya, saking padatnya pengunjung, orang-orang akan saling bersenggolan saat berjalan di sini.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat: 1. Hotel Grand Kartika 2. Hotel Bukit Kenari 3. Lotus Hotel Parepare

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Homestay Syariah Parepare

    2. Guest House Pondok Indah

    3. Penginapan mawar

  • Makanan Traditional yang Wajib Dicoba:

    1. Ikan Bakar Pallumara: Olahan ikan segar dengan kuah kuning asam yang segar.

    2. Nasi Kuning Pare: Memiliki cita rasa bumbu yang khas dibanding daerah lain.

    3. Sop Saudara: Meskipun berasal dari Pangkep, varian di Parepare sangat populer bagi wisatawan.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba:

    1. Roti Mantao: Roti khas Parepare yang bisa digoreng atau dikukus.

    2. Sanggara Balanda: Pisang goreng yang diisi dengan campuran kacang dan karamel.

    3. Baje: Panganan manis dari beras ketan dan gula merah.

  • Souvenir Khas Daerah:

    1. Kerajinan Kerang Laut.

    2. Pakaian Cakar (Branded Preloved) yang menjadi ciri khas perdagangan di Parepare.

    3. Sirup Markisa khas Sulawesi Selatan.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan:

    1. Festival Salo Karajae: Festival sungai dan pesisir tahunan yang menampilkan lomba perahu dan seni budaya.

    2. Hari Jadi Kota Parepare: Biasanya dimeriahkan dengan pameran kuliner di sekitar kawasan pantai.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan:

    1. Angkutan Kota (Pete-pete).

    2. Ojek Online dan Taksi Lokal.

    3. Kendaraan Pribadi (Motor/Mobil).

  • Rute standar perjalanan dari Kota Makassar: Melalui Jalan Trans Sulawesi lintas Barat (Makassar – Maros – Pangkep – Barru – Parepare) dengan jarak tempuh sekitar 150 km atau kurang lebih 3 hingga 4 jam perjalanan darat.

  • Rute Alternatif dari Kota Makassar: Melewati jalur pegunungan via Kabupaten Bone (Makassar – Maros – Camba – Bone – Soppeng – Parepare). Jalur ini lebih jauh dan berkelok, namun menawarkan pemandangan hutan dan pegunungan yang sangat asri.

Museum BJ. Habibie

Museum B.J. Habibie: Monumen Inspirasi Sang Visioner

  • Dikenal dengan Nama: Museum B.J. Habibie (Museum Kepresidenan pertama di Indonesia yang menempati rumah masa kecil beliau).

  • Lokasi: Jalan Alwi Abdul Jalil Habibie.

  • Kabupaten: Kota Parepare (Status Administratif Kota).

  • Kecamatan: Bacukiki Barat.

  • Desa: Kelurahan Mallusetasi.

  • Jenis Wisata: Wisata Sejarah, Edukasi, dan Budaya.

  • Deskripsi Menarik: Museum ini didirikan di atas lahan tempat kelahiran Presiden ke-3 RI, Bacharuddin Jusuf Habibie. Pengunjung dapat melihat berbagai koleksi pribadi, replika pesawat rancangan beliau, penghargaan internasional, hingga memorabilia perjalanan cinta beliau bersama Ibu Ainun. Desain interiornya modern namun tetap mempertahankan struktur asli rumah masa kecilnya, memberikan atmosfer yang sangat personal dan inspiratif.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Hotel Bukit Kenari.

    2. Grand Kartika Hotel.

    3. Hotel Parewisata.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Homestay Sakura.

    2. Guest House 88.

    3. Pondok Teratai.

  • Makanan Traditional yang Wajib Dicoba: Nasi Ketan (Songkolo) dan Ikan Bakar segar khas pesisir Parepare.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Roti Mantao (Khas Parepare yang bisa digoreng atau dikukus).

  • Souvenir Khas Daerah: Kerajinan kerang laut, kain tenun Bugis, dan miniatur Monumen Cinta Sejati Habibie-Ainun.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Festival Salo Karajae (Festival sungai terbesar di Sulawesi Selatan) dan perayaan hari lahir B.J. Habibie.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil pribadi, bus antarkota (DP), motor, dan transportasi online (Grab/Gojek).

  • Rute standar perjalanan dari Kota Makassar: Melewati Jalan Poros Makassar – Barru – Parepare (Jalur Trans Sulawesi). Waktu tempuh normal sekitar 3 hingga 4 jam dengan kendaraan darat.

  • rute Alternatif dari Kota kota makassar: Menggunakan Kereta Api Trans Sulawesi dari Stasiun Maros atau Stasiun Pangkep menuju Stasiun Garongkong di Barru, kemudian dilanjutkan dengan kendaraan darat menuju Parepare untuk pengalaman perjalanan yang lebih santai dan bebas macet.

Anjungan Cempae

Anjungan Cempae: Ikon Wisata Pesisir Soreang

  • Dikenal dengan Nama: Anjungan Cempae (sering disebut juga sebagai “Landmark Soreang”).

  • Lokasi: Jalan Pare Green, Kawasan Pesisir Cempae.

  • Kabupaten: Kota Parepare (Status Administratif Kota).

  • Kecamatan: Soreang.

  • Desa: Kelurahan Watang Soreang.

  • Jenis Wisata: Wisata Bahari, Wisata Keluarga, dan Wisata Kuliner.

  • Deskripsi Menarik: Anjungan ini merupakan ruang terbuka publik yang baru dan modern dengan desain arsitektur yang futuristik. Tempat ini menjadi lokasi favorit warga untuk menikmati matahari terbenam (sunset) karena posisinya yang menjorok ke laut. Terdapat fasilitas taman bermain anak, area joging, serta jembatan layang yang estetis yang sering menjadi spot foto utama bagi wisatawan.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Hotel Bukit Kenari.

    2. Hotel Grand Kartika.

    3. Hotel Delima Sari.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Homestay Syariah Parepare.

    2. Guest House 28.

    3. Homestay Lotus.

  • Makanan Traditional yang Wajib Dicoba: Nasi Ketan Berkuah Ikan (Sokko’ Tumbu) dan Palumara (Sup Ikan Khas Bugis).

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Roti Mantao Pare (tersedia varian kukus dan goreng) serta Bipa Pulu.

  • Souvenir Khas Daerah: Kerajinan Kerang-kerangan dan Kaos bertema Kota Parepare (Kota Cinta Habibie Ainun).

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Festival Salo Karajae (festival sungai tahunan yang lokasinya berdekatan) dan pertunjukan seni Tari Paduppa saat penyambutan tamu besar.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil pribadi, motor, bus antarkota (Cahaya Bone/Piposs), dan angkutan kota (Pete-pete).

  • Rute standar perjalanan dari Kota Makassar: Melalui jalur utama Trans Sulawesi (Jalan Poros Makassar-Parepare) melewati Kabupaten Maros, Pangkep, dan Barru. Jarak tempuh sekitar 150 km dengan waktu perjalanan kurang lebih 3 hingga 4 jam.

  • Rute Alternatif dari Kota Makassar: Melalui jalur darat dengan Kereta Api Trans Sulawesi dari Stasiun Mandai (Maros) menuju Stasiun Garongkong (Barru), kemudian melanjutkan perjalanan dengan kendaraan umum/sewa menuju Kota Parepare untuk menghindari kemacetan di area pasar atau perbaikan jalan poros.

Pantai Mattirotasi

Mattirotasi: Waterfront City dan Pusat Keramaian Kota Parepare

  • Dikenal dengan Nama: Kawasan Mattirotasi (terdiri dari Pantai Mattirotasi dan Tanggul Mattirotasi).

  • Lokasi: Jalan Mattirotasi.

  • Kabupaten: Kota Parepare.

  • Kecamatan: Bacukiki Barat dan Ujung.

  • Desa: Kelurahan Kampung Baru dan Kelurahan Tiro Sompe.

  • Jenis Wisata: Wisata Bahari, Wisata Kuliner, dan Ruang Terbuka Publik (Waterfront).

  • Deskripsi Menarik: Mattirotasi merupakan jantung aktivitas warga Parepare di sore hari yang menawarkan pemandangan garis pantai panjang dengan latar belakang perbukitan dan kapal-kapal yang bersandar di pelabuhan. Keunikan utamanya adalah “Tanggul Mattirotasi” yang menjadi tempat olahraga, bersantai menikmati matahari terbenam, hingga berburu kuliner kaki lima. Kawasan ini telah ditata cantik dengan pedestrian yang luas, taman bermain, dan akses langsung ke laut untuk menikmati hembusan angin Selat Makassar.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Hotel Golden Jewel.

    2. Hotel Grand Kartika.

    3. Hotel Pare Wisata.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Homestay Syariah Mattirotasi.

    2. Guest House 288.

    3. Pondok Shafa.

  • Makanan Traditional yang Wajib Dicoba:

    1. Ikan Bakar dan Barobbo (Bubur jagung khas Sulawesi).

    2. Nasu Palekko (Bebek/ayam bumbu pedas).

    3. Pallumara (Sup ikan kuning).

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba:

    1. Roti Mantao Parepare.

    2. Pisang Epe (Pisang bakar sirup gula merah).

    3. Jalangkote dan Panada.

  • Souvenir Khas Daerah:

    1. Kerajinan Kulit Kerang.

    2. Kain Sutra Bugis.

    3. Miniatur Patung Cinta Habibie-Ainun.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan:

    1. Festival Seni dan Budaya Parepare.

    2. Pameran UMKM Parepare Expo.

    3. Pertunjukan Musik Rakyat di area panggung terbuka.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan:

    1. Kendaraan Pribadi (Mobil/Motor).

    2. Angkutan Kota (Pete-pete).

    3. Ojek dan Taksi Online.

  • Rute standar perjalanan dari Kota Makassar: Mengikuti jalur Trans Sulawesi (Makassar-Maros-Pangkep-Barru-Parepare) selama kurang lebih 3 jam. Setibanya di perbatasan Parepare (Lumpue), ambil jalur kiri menuju Jalan Mattirotasi yang membentang di sepanjang pesisir pantai sebelum memasuki pusat kota.

  • rute Alternatif dari Kota kota makassar: Menggunakan Jalur Kereta Api Trans Sulawesi dari Stasiun Mandai menuju Stasiun Garongkong (Barru), kemudian melanjutkan perjalanan dengan angkutan darat atau mobil sewa selama 45 menit menuju Jalan Mattirotasi di pusat Kota Parepare.

Tonrageng River Side

Tonrangeng Riverside: Destinasi Estetik di Tepian Sungai Karajae

  • Dikenal dengan Nama: Tonrangeng Riverside (Tepi Sungai Tonrangeng).

  • Lokasi: Jalan Latassakka, Kelurahan Lumpue (Area Jembatan Tonrangeng).

  • Kabupaten: Kota Parepare.

  • Kecamatan: Bacukiki Barat.

  • Desa: Kelurahan Lumpue.

  • Jenis Wisata: Wisata Sungai, Wisata Kuliner, dan Spot Foto (Wisata Selfie).

  • Deskripsi Menarik: Tonrangeng Riverside merupakan kawasan wisata yang memadukan keindahan muara sungai dengan infrastruktur modern. Daya tarik utamanya adalah jembatan layang (flyover) Tonrangeng yang megah dan jalur pedestrian yang rapi di pinggir sungai. Tempat ini sangat populer di sore hingga malam hari karena menawarkan pemandangan lampu-lampu kota yang terpantul di air sungai, serta kedekatannya dengan RS Regional dr. Hasri Ainun Habibie yang memiliki arsitektur unik.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Hotel Bukit Kenari (Berada di ketinggian dengan view kota).

    2. Hotel Lotus Parepare.

    3. Hotel Delima Sari.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Homestay Kartika.

    2. Guest House Sultan Karajae.

    3. Penginapan Puri Tonrangeng.

  • Makanan Traditional yang Wajib Dicoba:

    1. Nasu Palekko (Bebek atau ayam bumbu rempah pedas).

    2. Ikan Bakar Pallumara (Sup ikan kuah kuning asam segar).

    3. Mie Titi (Mie kering khas Sulawesi Selatan).

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba:

    1. Roti Mantao Parepare (Ikon kuliner kota Parepare).

    2. Sanggara Peppe (Pisang muda goreng geprek).

    3. Bipang Jangkar.

  • Souvenir Khas Daerah:

    1. Kerajinan Kulit Kerang.

    2. Kain Sutra Bugis (Lippa Sabbe).

    3. Kaos bertema ikon Parepare (Habibie-Ainun).

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan:

    1. Festival Salo Karajae (Festival sungai terbesar di Sulawesi Selatan yang masuk kalender event nasional).

    2. Lomba Perahu Naga.

    3. Pentas Seni Budaya Bugis di panggung terbuka riverside.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan:

    1. Kendaraan Pribadi (Motor/Mobil).

    2. Transportasi Online (Grab/Gojek).

    3. Angkutan Kota (Pete-pete).

  • Rute standar perjalanan dari Kota Makassar: Melalui Jalan Poros Makassar – Parepare (Trans Sulawesi) melewati Kabupaten Maros, Pangkep, dan Barru. Jarak tempuh sekitar 150 km dengan waktu sekitar 3 jam 30 menit. Setelah melewati gapura selamat datang Kota Parepare, belok kiri di area Tonrangeng sebelum masuk ke pusat kota.

  • rute Alternatif dari Kota kota makassar: Menggunakan Jalur Kereta Api Trans Sulawesi dari Stasiun Mandai/Maros menuju Stasiun Garongkong (Barru), kemudian melanjutkan perjalanan dengan angkutan umum atau travel selama 30 menit ke arah Parepare. Pilihan lain adalah rute darat via Bulu Dua jika ingin menikmati pemandangan pegunungan dari arah Kabupaten Soppeng.

Kebun Raya Jompie

Kebun Raya Jompie: Hutan Kota dan Paru-Paru Hijau Parepare

  • Dikenal dengan Nama: Kebun Raya Jompie (Jompie Botanical Garden).

  • Lokasi: Jalan Jompie, Kelurahan Soreang.

  • Kabupaten: Kota Parepare.

  • Kecamatan: Soreang.

  • Desa: Kelurahan Bukit Harapan.

  • Jenis Wisata: Wisata Alam, Edukasi (Botani), dan Wisata Keluarga.

  • Deskripsi Menarik: Kebun Raya Jompie merupakan salah satu hutan kota terbaik di Indonesia yang berfungsi sebagai pusat konservasi tumbuhan pesisir daratan rendah. Dengan luas sekitar 13,5 hektar, tempat ini menawarkan suasana sejuk dengan koleksi ribuan spesies tanaman, fasilitas kolam renang, menara pandang untuk melihat pemandangan kota, serta area camping ground. Keunikan utamanya adalah lokasinya yang berada di tengah kota namun tetap memiliki sumber mata air alami yang jernih.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Hotel Bukit Kenari.

    2. Hotel Grand Kartika.

    3. Hotel Parewisata.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Homestay Syariah Soreang.

    2. Guest House Jompie.

    3. Penginapan Seruni.

  • Makanan Traditional yang Wajib Dicoba:

    1. Nasu Palekko (Bebek/Ayam bumbu pedas khas Bugis).

    2. Ikan Bakar segar dengan Cobek-cobek (Sambal khas).

    3. Pallu Kaloa (Sup ikan dengan bumbu buah kluwek).

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba:

    1. Roti Mantao Parepare.

    2. Bipang Jangkar.

    3. Kue Baruasa (Kue kering berbahan tepung beras dan kelapa).

  • Souvenir Khas Daerah:

    1. Kerajinan Kulit Kerang.

    2. Kain Sutra Bugis.

    3. Kaos bertema ikon Parepare (Habibie-Ainun).

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan:

    1. Festival Budaya Lokal Kota Parepare.

    2. Pameran Edukasi Lingkungan dan Botani.

    3. Pertunjukan Kesenian Musik Kecapi di area terbuka.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan:

    1. Kendaraan Pribadi (Mobil/Motor).

    2. Angkutan Kota (Pete-pete).

    3. Ojek Online atau Taksi Lokal.

  • Rute standar perjalanan dari Kota Makassar: Melewati jalur utama Trans Sulawesi (Jalan Poros Makassar-Parepare) melintasi Kabupaten Maros, Pangkep, dan Barru. Perjalanan memakan waktu sekitar 3 jam 30 menit. Setibanya di pusat Kota Parepare, arahkan kendaraan menuju utara ke Kecamatan Soreang.

  • rute Alternatif dari Kota kota makassar: Menggunakan Jalur Kereta Api Trans Sulawesi dari Stasiun Mandai (Maros) menuju Stasiun Garongkong (Barru), lalu melanjutkan perjalanan dengan angkutan darat sejauh 45 menit ke Kota Parepare. Jalur ini memberikan pengalaman pemandangan sawah dan pesisir yang lebih santai.

Pantai Pasir Putih Tonrangeng (Paputo)

Pantai Pasir Putih Tonrangeng: Permata Pesisir Kota Bandar Madani

  • Dikenal dengan Nama: Pantai Pasir Putih Tonrangeng.

  • Lokasi: Jalan Latassakka, Kawasan Tonrangeng.

  • Kabupaten: Kota Parepare.

  • Kecamatan: Bacukiki Barat.

  • Desa: Kelurahan Lumpue.

  • Jenis Wisata: Wisata Bahari, Edukasi, dan Kuliner.

  • Deskripsi Menarik: Pantai ini merupakan salah satu ikon wisata baru di Parepare yang menawarkan pasir putih bersih dan ombak yang tenang. Kawasan ini telah ditata modern dengan adanya jembatan layang (flyover) Tonrangeng yang menghubungkan area medis RS dr. Hasri Ainun Habibie dengan area wisata, menjadikannya spot foto yang sangat estetik terutama saat lampu-lampu menyala di malam hari.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Hotel Bukit Kenari.

    2. Lotus Hotel Parepare.

    3. Hotel Delima Sari.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Homestay Kartika.

    2. Guest House Sultan Karajae.

    3. Penginapan Puri Tonrangeng.

  • Makanan Traditional yang Wajib Dicoba:

    1. Nasu Palekko (Olahan bebek/ayam berbumbu pedas khas Bugis).

    2. Ikan Bakar segar dengan sambal dabu-dabu.

    3. Pallumara (Sup ikan kuah kuning yang segar).

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba:

    1. Roti Mantao Parepare.

    2. Bipang Jangkar.

    3. Sanggara Peppe (Pisang goreng geprek).

  • Souvenir Khas Daerah:

    1. Kerajinan tangan dari kerang laut.

    2. Sarung Sutra Bugis (Lippa Sabbe).

    3. Aksesoris manik-manik khas pesisir.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan:

    1. Festival Salo Karajae (Event pariwisata tahunan).

    2. Pertunjukan Seni Tari Paduppa untuk penyambutan tamu resmi.

    3. Lomba perahu tradisional (pada waktu tertentu).

  • Jenis Transportasi yang Digunakan:

    1. Kendaraan Pribadi (Mobil/Motor).

    2. Angkutan Kota (Pete-pete).

    3. Transportasi Online (Grab/Gojek).

  • Rute standar perjalanan dari Kota Makassar: Melewati jalur Trans Sulawesi (Makassar – Maros – Pangkep – Barru – Parepare). Perjalanan darat memakan waktu sekitar 3-4 jam melalui jalan utama provinsi yang cukup mulus dengan pemandangan pegunungan karst di daerah Pangkep.

  • Rute Alternatif dari Kota Makassar: Menggunakan Jalur Kereta Api Trans Sulawesi dari Stasiun Mandai atau Maros menuju Stasiun Garongkong di Barru, kemudian dilanjutkan dengan transportasi darat menuju Parepare. Alternatif lain adalah melewati jalur Bulu Dua (via Soppeng) jika ingin menikmati pemandangan dataran tinggi, meskipun waktu tempuh akan jauh lebih lama.

Love Habibie Ainun

 Destinasi: Monumen Cinta Sejati Habibie-Ainun

Lokasi: Jalan Karaeng Burane, Mallusetasi (Kawasan Alun-alun Lapangan Andi Makkasau)

Kabupaten: Kota Parepare (Parepare adalah Kota Madya, bukan Kabupaten)

Kecamatan: Ujung

Desa: Kelurahan Mallusetasi

Jenis Wisata: Wisata Sejarah, Budaya, dan Ikon Kota (Landmark)

Deskripsi Menarik: Monumen ini dibangun untuk mengabadikan kisah cinta abadi Presiden ke-3 RI, B.J. Habibie, dan istrinya, Hasri Ainun Besari. Patung perunggu yang menampilkan sosok keduanya ini berdiri megah di sudut Lapangan Andi Makkasau. Menariknya, di dalam area monumen terdapat galeri foto yang menampilkan perjalanan hidup Sang Visioner asal Parepare tersebut. Tempat ini menjadi titik kumpul paling populer bagi wisatawan untuk berswafoto sebagai simbol kesetiaan.

3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

  1. Hotel Grand Kartika

  2. Hotel Bukit Kenari

  3. Swiss-Belinn Panakkukang (Terletak di Makassar, namun untuk opsi di Parepare: Hotel Pare Wisata)

3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

  1. Homestay Sakura

  2. Guest House De’Ibu

  3. Homestay Adira

Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba:

  • Nasi Campur Pare: Dikenal dengan lauk pauk yang melimpah dan cita rasa rempah yang kuat.

  • Sop Konro: Sup iga sapi khas Sulawesi Selatan dengan kuah hitam yang gurih.

Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba:

  • Roti Mantao Pare: Roti khas Parepare yang bisa digoreng atau dikukus, teksturnya sangat lembut.

  • Bipu: Kue tradisional yang manis dan renyah.

Souvenir Khas Daerah:

  • Miniatur Kapal Pinisi.

  • Kaos bertema “Parepare Kota Cinta”.

  • Kerajinan tangan dari kerang laut.

Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan:

  • Festival Salo Karajae: Festival sungai terbesar di Sulawesi Selatan yang menampilkan lomba perahu hias dan kuliner pesisir.

  • HUT Kota Parepare: Biasanya dimeriahkan dengan pameran budaya dan seni di Lapangan Andi Makkasau.

Jenis Transportasi yang Digunakan:

  • Angkutan kota (Pete-pete).

  • Ojek online (Grab/Gojek).

  • Becak motor (Bentor).

Rute Standar Perjalanan dari Kota Makassar: Menggunakan kendaraan pribadi atau bus umum melalui Jalan Trans Sulawesi (Poros Makassar-Parepare). Perjalanan menempuh jarak sekitar 155 km dengan waktu tempuh normal 3 hingga 4 jam melewati Kabupaten Maros, Pangkep, dan Barru.

Rute Alternatif dari Bandara Terdekat: Dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin (Makassar), Anda bisa menggunakan jasa travel bandara atau kendaraan sewa langsung menuju arah Utara (Parepare) via jalur utama Kabupaten Barru. Saat ini juga tersedia opsi Kereta Api Trans Sulawesi dari Stasiun Mandai (dekat bandara) menuju Stasiun Garongkong di Barru, lalu dilanjutkan dengan transportasi darat selama 30-45 menit menuju Parepare.

Translate »