Wisata Pemandian Air Panas Lejja

Wisata Pemandian Air Panas Lejja

  • Dikenal dengan Nama: Taman Wisata Alam (TWA) Lejja / Hot Spring Healing Resort Lejja.

  • Lokasi: Kawasan Hutan Lindung di lereng perbukitan, Sulawesi Selatan.

  • Kabupaten: Soppeng.

  • Kecamatan: Marioriawa.

  • Desa: Desa Bulu’e.

  • Jenis Wisata: Wisata Alam, Relaksasi (Kesehatan), dan Ekowisata.

  • Deskripsi Menarik: Berada di tengah kawasan hutan tropis yang rimbun dan sejuk, pemandian ini memiliki sumber air panas alami dengan suhu mencapai 60°C. Airnya mengandung belerang tinggi yang dipercaya berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit kulit dan rematik. Terdapat enam kolam dengan tingkatan suhu yang berbeda-beda, mulai dari kolam anak hingga kolam dengan suhu yang sangat panas. Keunikan lainnya adalah keberadaan pohon tua berusia ratusan tahun yang diyakini sebagai sumber mata air tersebut.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat: Hakata Lejja Hotel & Resort (di dalam kawasan), Triple 8 The Riverside Resort, dan Maryam Palace Hotel.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat: Homestay Exclusive Hot Spring Pool Villa, Mutya Rejeki Homestay, dan berbagai villa pribadi di sekitar area pemandian.

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Nasu Palekko (olahan itik/bebek pedas khas Bugis) dan Kaledo (sop kaki sapi).

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Bolu Cukke (bolu gula merah), Jipang (bipang beras ketan khas Soppeng), dan Kue Nennu-Nennu yang manis dan lembut.

  • Souvenir Khas Daerah: Kain Sutra Soppeng (Lipa Sabbe) dari Kampung Sabbeta, Bawang Goreng khas Soppeng, dan Songkok Recca (peci khas Bugis).

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Pesta Adat Pattaungeng (perayaan syukur tahunan) dan Pesta Adat Maccera Tappareng (ritual nelayan di Danau Tempe wilayah Soppeng).

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil sewaan (Travel), Motor, dan mobil angkutan umum lokal yang disebut “Panter”.

  • Rute standar perjalanan dari bandara nasional terdekat: Dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin (UPG) Makassar, ambil rute darat via Maros – Pangkep – Barru, lalu masuk ke jalur Bulu Dua menuju Watansoppeng. Total perjalanan sekitar 4-5 jam dengan kondisi jalan beraspal yang berkelok indah menembus perbukitan.

  • Rute Alternatif dari bandara nasional terdekat: Jalur Makassar – Maros – Camba (jalur pegunungan) – Watansoppeng, yang menawarkan pemandangan hutan karst dan pegunungan yang sangat asri.

Kalong di Watansoppeng

Taman Kalong di Kota Watansoppeng, Kabupaten Soppeng:

Nama Destinasi: Taman Kalong (Taman Kota Watansoppeng) Lokasi: Jantung Kota Watansoppeng (seberang Masjid Agung Al-Abbrar) Kabupaten: Soppeng Kecamatan: Lalabata Desa: Kelurahan Botto Jenis Wisata: Wisata Edukasi, Wisata Keluarga, dan Landmark Kota.

Deskripsi Menarik: Taman Kalong adalah ikon paling unik dari Kabupaten Soppeng yang dijuluki “Kota Kalong”. Di taman ini, pengunjung dapat menyaksikan ribuan kelelawar (kalong) raksasa yang bergelantungan di pohon-pohon tua yang menjulang tinggi di tengah kota. Pemandangan paling menakjubkan terjadi pada sore hari saat ribuan kalong terbang serentak mencari makan. Taman ini telah direvitalisasi menjadi ruang publik yang modern dengan air mancur menari, lampu hias berwarna-warni saat malam hari, dan area bermain yang nyaman, menjadikannya pusat keramaian warga lokal maupun wisatawan.

3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

  1. Hotel Triple 8 Riverside

  2. Hotel Kayangan

  3. Hotel Surya

3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

  1. Homestay Melati

  2. Homestay Sederhana

  3. Penginapan Hakata

Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba:

  • Nasu Palekko: Olahan itik atau ayam dengan bumbu rempah pedas yang sangat meresap.

  • Burasa dan Tapa-Tapa: Panganan berbahan beras bersantan yang disajikan dengan ikan asap atau kering.

  • Gogos: Beras ketan yang dibungkus daun pisang dan dibakar, biasanya diisi dengan abon ikan.

Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba:

  • Bipang Janggo: Beras ketan yang dimekarkan lalu disiram gula merah cair yang mengental.

  • Baruasa Soppeng: Kue kering khas yang terkenal sangat renyah dan gurih, sering menjadi buah tangan utama.

  • Sanggara Balanda: Pisang goreng yang bagian tengahnya diisi dengan campuran kacang, mentega, dan gula.

Souvenir Khas Daerah:

  • Kain Sutra Soppeng: Produk tenun sutra lokal dengan motif tradisional yang elegan.

  • Miniatur Patung Kalong: Kerajinan tangan berbentuk kelelawar sebagai simbol kota.

  • Sirup Markisa Soppeng: Minuman segar dari buah markisa asli perkebunan lokal.

Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan:

  • Maccera Tappareng: Ritual adat sebagai bentuk rasa syukur atas hasil danau/perairan.

  • Festival Budaya Soppeng: Biasanya diadakan saat hari jadi kabupaten dengan menampilkan tarian tradisional dan pameran adat.

  • Mappadendang: Pesta panen yang melibatkan penumbukan padi di lesung secara berirama.

Jenis Transportasi yang Digunakan:

  • Darat: Mobil pribadi, motor, travel (mobil daerah), dan bentor (becak motor) untuk transportasi dalam kota.

Rute Standar Perjalanan dari Kota Makassar: Makassar – Maros – Pangkep – Barru (belok kanan di Bulu Dua) – Soppeng. Jalur ini melewati pegunungan Bulu Dua yang menawarkan pemandangan alam hijau dan udara sejuk. Waktu tempuh sekitar 3,5–4 jam.

Rute Alternatif dari Kota Makassar: Makassar – Maros – Camba (Bone) – Lapri – Soppeng. Jalur ini lebih berkelok namun sering dipilih oleh mereka yang ingin menikmati suasana pegunungan di wilayah Bone Barat sebelum masuk ke Soppeng.

Translate »