Lembah Harau

Lembah Harau

  • Dikenal dengan Nama: Lembah Harau / Yosemite-nya Indonesia.

  • Lokasi: Jalan Raya Harau, Tarantang.

  • Kabupaten: Lima Puluh Kota Kecamatan: Harau Desa: Tarantang.

  • Jenis Wisata: Wisata Alam (Tebing Granit), Air Terjun, dan Edukasi.

  • Deskripsi Menarik: Lembah Harau adalah sebuah ngarai yang diapit oleh dua bukit terjal setinggi hingga 150 meter. Dinding-dinding tebing granit yang tegak lurus ini menciptakan pemandangan yang sangat dramatis dan sering disamakan dengan Taman Nasional Yosemite di Amerika. Di dasar lembah, terbentang hamparan sawah hijau yang asri dan terdapat beberapa air terjun indah seperti Air Terjun Sarasah Bunta dan Akar Berayun. Selain keindahan alam, terdapat area wisata bertema mancanegara yang populer untuk berswafoto.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Abdi Homestay (Populer dengan pemandangan tebing langsung).

    2. Harau Forest Resort.

    3. The Edge Harau Glamping.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Lembah Echo Homestay.

    2. Sarasah Bunta Homestay.

    3. Puti Sari Banilai.

  • Makanan Traditional yang Wajib Dicoba: Rendang Telur khas Payakumbuh dan Panti (olahan ketan).

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Batiah (kerupuk nasi manis) dan Galamai (dodol khas Minang).

  • Souvenir Khas Daerah: Kain Songket tenun lokal dan berbagai olahan keripik sanjai.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Pertunjukan Seni Randai dan festival budaya Minangkabau pada momen-momen tertentu.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil pribadi, motor sewaan, atau travel dari kota Padang/Bukittinggi.

  • Rute standar perjalanan dari bandara nasional terdekat: Dari Bandara Internasional Minangkabau (Padang), perjalanan darat menuju arah Bukittinggi, lalu dilanjutkan ke arah Payakumbuh hingga sampai di gerbang Lembah Harau. Waktu tempuh sekitar 3,5 hingga 4 jam.

  • Rute Alternatif dari bandara nasional terdekat: Menggunakan kereta api bandara menuju stasiun Padang, lalu dilanjutkan dengan bus antarkota menuju Payakumbuh untuk menghemat biaya perjalanan darat.

  • Rute Alternatif dari Kota Terdekat: Dari Kota Bukittinggi, cukup berkendara sekitar 1 jam (45 km) melewati Jalan Raya Payakumbuh menuju arah Pekanbaru.

Goa Putri – Kab. Ogan Komering Ulu

Legenda dan Keindahan Alam Goa Putri OKU

  • Dikenal dengan Nama: Goa Putri.

  • Lokasi: Desa Padang Bindu, sekitar 35 km dari pusat kota Baturaja.

  • Kabupaten: Ogan Komering Ulu (OKU).

  • Kecamatan: Semidang Aji.

  • Desa: Padang Bindu.

  • Jenis Wisata: Wisata Alam / Sejarah / Geologi / Wisata Religi.

  • Deskripsi Menarik: Goa Putri adalah sebuah situs purbakala yang sarat akan legenda “Si Pahit Lidah”. Konon, goa ini merupakan tempat bersemayamnya Putri Dayang Merindu yang dikutuk menjadi batu. Di dalam goa, pengunjung akan disuguhkan pemandangan stalaktit dan stalagmit yang memukau, dipercantik dengan pencahayaan lampu warna-warni. Aliran Sungai Sumuhun yang mengalir di dalam goa menambah suasana sejuk, dan terdapat sebuah batu yang menyerupai singgasana ratu serta tempat tidur sang putri.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Hotel Bukit Indah Lestari (Baturaja).

    2. Hotel Grand Zuri Baturaja.

    3. Hotel kemuning.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Homestay di sekitar area Desa Padang Bindu.

    2. Penginapan sederhana di pusat Kecamatan Semidang Aji.

    3. Penginapan di area Baturaja Timur (sekitar 45 menit dari lokasi).

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Pindang Ikan Patin khas OKU dan Brengkes Tempoyak.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Kemplang Ikan (kerupuk khas Sumsel) dan Kopi Robusta OKU.

  • Souvenir Khas Daerah: Batu Akik Baturaja (seperti jenis Spiritus dan Lavender yang sangat terkenal) serta kerajinan tangan dari anyaman.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Ritual ziarah di makam-makam kuno sekitar lokasi serta festival budaya tahunan Kabupaten OKU.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil pribadi, motor, bus antar kota, dan mobil travel.

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), menempuh perjalanan darat melalui Jalan Lintas Tengah Sumatera menuju arah Baturaja (estimasi waktu 4-5 jam).

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Radin Inten II (Lampung), melakukan perjalanan darat ke arah utara melintasi Way Kanan menuju Baturaja (estimasi waktu 5-6 jam). Bisa juga menggunakan Kereta Api dari Stasiun Kertapati Palembang atau Stasiun Tanjung Karang Lampung menuju Stasiun Baturaja.

Pesona Biru Danau Ranau OKU Selatan

Pesona Biru Danau Ranau OKU Selatan

  • Dikenal dengan Nama: Danau Ranau.

  • Lokasi: Perbatasan Kabupaten OKU Selatan (Sumsel) dan Kabupaten Lampung Barat (Lampung).

  • Kabupaten: OKU Selatan.

  • Kecamatan: Banding Agung, Warkuk Ranau Selatan, dan BPR Ranau Tengah.

  • Desa: Desa Banding Agung dan sekitarnya.

  • Jenis Wisata: Wisata Alam / Danau / Pemandian Air Panas.

  • Deskripsi Menarik: Merupakan danau terbesar kedua di Pulau Sumatera yang terbentuk dari letusan vulkanik dahsyat. Di tengah danau terdapat Pulau Marisa yang memiliki sumber air panas alami. Pemandangan di sini sangat spektakuler karena latar belakang Gunung Seminung yang menjulang tinggi serta hamparan kebun kopi milik warga. Pengunjung dapat menikmati wisata air dengan perahu motor, bermain di Pantai Pelangi, atau sekadar menikmati ketenangan air danau yang berwarna biru jernih.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Graha Serasan Seandanan (Milik Pemkab).

    2. Seminung Lumbir Resort.

    3. Hotel Ranau Indah.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Homestay Pusri (Kawasan Mess Pusri).

    2. Homestay di Desa Banding Agung.

    3. Villa Varita Pusri.

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Ikan Mujair Bakar/Goreng khas Danau Ranau (ikan segar langsung dari danau) dan Pindang Ikan Baung.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Kopi Ranau (Robusta khas pegunungan) dan buah Alpukat Ranau yang terkenal besar dan mentega.

  • Souvenir Khas Daerah: Bubuk Kopi asli OKU Selatan, Gula Aren, dan kerajinan tangan dari bambu.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Festival Danau Ranau (tahunan) yang menampilkan lomba perahu naga, pagelaran seni budaya, dan pameran kerajinan.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil pribadi, motor, kapal motor (untuk menyeberang pulau), dan bus travel antar-jemput.

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Atung Bungsu (Pagar Alam), menempuh perjalanan darat melalui jalur darat menuju Muara Dua lalu ke arah Banding Agung (estimasi waktu 4-5 jam).

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Radin Inten II (Lampung), perjalanan darat melalui Bukit Kemuning dan Lampung Barat menuju sisi selatan Danau Ranau (estimasi waktu 5-6 jam). Bisa juga dari Palembang (estimasi 7-8 jam).

Keunikan Alam Bukit Serelo (Gunung Jempol) Lahat

Keunikan Alam Bukit Serelo (Gunung Jempol) Lahat

  • Dikenal dengan Nama: Bukit Serelo / Gunung Jempol / Bukit Telunjuk.

  • Lokasi: Desa Perangai, Kabupaten Lahat.

  • Kabupaten: Lahat.

  • Kecamatan: Merapi Selatan.

  • Desa: Perangai.

  • Jenis Wisata: Wisata Alam / Pendakian / Fotografi.

  • Deskripsi Menarik: Bukit Serelo merupakan ikon Kabupaten Lahat yang sangat unik karena bentuk puncaknya yang menyerupai ibu jari manusia (jempol) atau telunjuk yang menunjuk ke langit. Dari kejauhan, bukit ini memberikan siluet yang dramatis dan menjadi objek foto favorit. Di kaki bukit ini juga terdapat kawasan pusat pelatihan gajah (PLG) dan sungai jernih yang mengalir, menjadikannya destinasi yang lengkap bagi para pecinta alam dan petualang.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Hotel Grand Zuri Lahat.

    2. Hotel Bukit Serelo (Hotel bupati).

    3. Hotel Calista.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Penginapan di sekitar area Merapi.

    2. Homestay di pusat kota Lahat (sekitar 30-45 menit dari lokasi).

    3. Rumah warga di Desa Perangai (biasanya untuk pendaki).

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Pindang Lahat (memiliki cita rasa asam pedas yang khas) dan Tempoyak (olahan durian fermentasi).

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Lemang Lahat (ketan dalam bambu yang dibakar) dan Kopi Lahat yang harum.

  • Souvenir Khas Daerah: Kerajinan pahatan batu andesit (khas daerah megalitikum Lahat) dan Kopi Robusta Lahat.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Festival Serelo dan ritual adat masyarakat Besemah saat musim panen tiba.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil pribadi (disarankan 4WD atau kendaraan tangguh), motor trail, dan jasa travel lokal.

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Atung Bungsu (Pagar Alam), perjalanan darat menggunakan mobil menuju arah Kabupaten Lahat melalui Kecamatan Merapi (estimasi waktu 1,5 – 2 jam).

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), perjalanan darat melewati Kota Prabumulih dan Kabupaten Muara Enim menuju Lahat (estimasi waktu 5-6 jam). Bisa juga menggunakan Kereta Api dari Stasiun Kertapati Palembang menuju Stasiun Lahat.

Saksi Sejarah Kejayaan Benteng Kuto Besak Palembang

Saksi Sejarah Kejayaan Benteng Kuto Besak Palembang

  • Dikenal dengan Nama: Benteng Kuto Besak (BKB).

  • Lokasi: Jalan Sultan Mahmud Badarudin, di tepian Sungai Musi.

  • Kabupaten: (Masuk dalam wilayah administratif Kota Palembang).

  • Kecamatan: Bukit Kecil.

  • Desa: Kelurahan 19 Ilir.

  • Jenis Wisata: Wisata Sejarah / Cagar Budaya / Rekreasi Terbuka.

  • Deskripsi Menarik: Benteng Kuto Besak adalah bangunan pertahanan yang menjadi saksi perjuangan Kesultanan Palembang Darussalam melawan penjajah. Uniknya, benteng ini dibangun menggunakan bahan campuran putih telur sebagai perekat batunya. Terletak tepat di pinggiran Sungai Musi, pelataran depan benteng kini menjadi alun-alun kota yang populer sebagai tempat melihat matahari terbenam dengan latar belakang Jembatan Ampera. Di malam hari, kawasan ini sangat hidup dengan lampu-lampu kapal, kuliner terapung, dan berbagai hiburan rakyat.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Hotel Aryaduta Palembang.

    2. The Sultan Convention Center & Hotel.

    3. Hotel Swarna Dwipa.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. RedDoorz Plus near Ampera Bridge.

    2. Penginapan sekitar Jalan Merdeka.

    3. OYO terdekat di area Bukit Kecil.

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Celimpungan (bulatan sagu ikan dengan kuah santan kuning) dan Laksan (pempek potong dengan kuah santan pedas).

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Pempek Panggang (pempek yang dibelah dan diisi ebi/cabai) dan Es Kacang Merah khas Palembang.

  • Souvenir Khas Daerah: Tanjak (penutup kepala pria khas Palembang), miniatur Iwak Belido, dan kain Batik Palembang.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Upacara Ziarah Kubro, Festival Sriwijaya, dan pelepasan lampion pada momen-momen tertentu.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil pribadi, motor, transportasi online, LRT (Light Rail Transit), dan Perahu Ketek untuk menyusuri sungai.

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, menggunakan LRT Sumsel dan turun di Stasiun Ampera. Dari stasiun, Anda cukup berjalan kaki sekitar 5-10 menit menuju kawasan pelataran benteng.

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Menggunakan taksi bandara atau transportasi online langsung melalui Jalan Jenderal Sudirman menuju arah Bundaran Air Mancur/Masjid Agung, lalu belok ke arah tepian Sungai Musi.

Kemegahan Religi Bayt Al-Quran Al-Akbar Palembang

Kemegahan Religi Bayt Al-Quran Al-Akbar Palembang

  • Dikenal dengan Nama: Al-Quran Raksasa / Al-Quran Al-Akbar.

  • Lokasi: Jalan Sarjana, Kelurahan Gandus.

  • Kabupaten: (Masuk dalam wilayah administratif Kota Palembang).

  • Kecamatan: Gandus.

  • Desa: Kelurahan Gandus.

  • Jenis Wisata: Wisata Religi / Edukasi Budaya.

  • Deskripsi Menarik: Merupakan Al-Quran terbesar di dunia yang dipahat di atas lembaran kayu tembesu. Destinasi ini terdiri dari 315 potongan kayu setinggi 1,77 meter yang menampilkan 30 juz ayat suci Al-Quran dengan ukiran khas ornamen Palembang berwarna dasar cokelat dan tulisan kaligrafi berwarna emas. Seluruh lembaran ini disusun dalam bangunan lima lantai, menciptakan suasana yang sangat megah dan sakral bagi pengunjung yang datang untuk berwisata religi maupun belajar sejarah Islam.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. The Excelton Hotel Palembang.

    2. Hotel Santika Radial Palembang.

    3. Alts Hotel Palembang.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Homestay sekitar area Gandus.

    2. Oyo Life Syariah terdekat.

    3. RedDoorz area Bukit Besar (sekitar 15-20 menit dari lokasi).

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Pindang Tulang dan Nasi Minyak khas Palembang.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Kue Gandus (kue talam gurih dengan taburan ebi dan bawang goreng) serta Martabak HAR.

  • Souvenir Khas Daerah: Replika kaligrafi kayu, miniatur Jembatan Ampera, dan Songket Palembang.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Peringatan hari besar Islam (Maulid Nabi/Isra Miraj), tadarus bersama, dan kunjungan edukasi santri dari berbagai daerah.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil pribadi, motor, bus pariwisata, angkutan kota (jurusan Gandus), dan transportasi online.

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi online melalui jalan tol/jalan protokol menuju arah Kecamatan Gandus (estimasi waktu 45-60 menit tergantung lalu lintas).

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Menggunakan LRT Sumsel dari bandara, turun di Stasiun Ampera, kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan transportasi online atau angkutan kota menuju lokasi Al-Quran Al-Akbar di Gandus.

Kemegahan Ikonik Jembatan Ampera Palembang

Kemegahan Ikonik Jembatan Ampera Palembang

  • Dikenal dengan Nama: Jembatan Ampera (Amanat Penderitaan Rakyat).

  • Lokasi: Menghubungkan daerah Seberang Ulu dan Seberang Ilir, melintasi Sungai Musi.

  • Kabupaten: (Masuk dalam wilayah administratif Kota Palembang).

  • Kecamatan: It I (Ilir Timur I) dan Seberang Ulu I.

  • Desa: Kelurahan 9-10 Ulu dan Kelurahan 16 Ilir.

  • Jenis Wisata: Wisata Sejarah / Landmark Kota / Wisata Budaya.

  • Deskripsi Menarik: Jembatan ini merupakan lambang kota Palembang yang dibangun pada tahun 1962 menggunakan dana pampasan perang Jepang. Dahulu, bagian tengah jembatan ini bisa terangkat untuk memungkinkan kapal besar lewat di bawahnya. Kini, kawasan di bawah jembatan telah ditata menjadi Plaza Ampera yang indah, terutama saat malam hari ketika jembatan dihiasi lampu warna-warni dan menjadi titik pandang terbaik menghadap Sungai Musi serta Benteng Kuto Besak.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat: 1. The Aria精选 Hotel (The Aria Centra). 2. Hotel Santika Radial Palembang. 3. Amaris Hotel Palembang.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat: 1. RedDoorz Plus near Ampera Bridge. 2. Oyo 1563 Hotel Al-Furqon. 3. Penginapan sekitar Jalan KH. Azhari.

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Pempek Palembang (dengan berbagai varian seperti Kapal Selam, Lenjer, dan Adaan) serta Mie Celor.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Kemplang Panggang (kerupuk ikan), Kue Delapan Jam, dan Maksuba.

  • Souvenir Khas Daerah: Kain Songket Palembang, Kain Jumputan, dan Kaos khas “Nyapo”.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Festival Musi, Lomba Bidar Tradisional (saat 17 Agustus), dan Perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: LRT (Light Rail Transit) Sumsel, Perahu Ketek, Bus Trans Musi, Mobil Pribadi, dan Transportasi Online.

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), cara termudah dan tercepat adalah menggunakan LRT Sumsel dan turun di Stasiun Ampera yang letaknya tepat di samping jembatan (estimasi waktu 45-60 menit).

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Menggunakan Taksi Bandara atau transportasi online melalui jalan protokol (Jalan Kolonel H. Burlian dan Jalan Jenderal Sudirman) langsung menuju pusat kota (estimasi waktu 30-45 menit tergantung kondisi lalu lintas).

Pesona Niagara Mini Air Terjun Temam Lubuklinggau

Pesona Niagara Mini Air Terjun Temam Lubuklinggau

  • Dikenal dengan Nama: Air Terjun Temam (sering dijuluki Niagara Kecil).

  • Lokasi: Kelurahan Air Temam, Kota Lubuklinggau.

  • Kabupaten: (Masuk dalam wilayah administratif Kota Lubuklinggau).

  • Kecamatan: Lubuklinggau Selatan I.

  • Desa: Kelurahan Air Temam.

  • Jenis Wisata: Wisata Alam / Rekreasi Keluarga.

  • Deskripsi Menarik: Air terjun ini memiliki keunikan karena bentuknya yang memanjang ke samping sekitar 26 meter dengan ketinggian 12 meter, sehingga menyerupai Air Terjun Niagara di perbatasan AS-Kanada dalam skala lebih kecil. Di atas air terjun terdapat jembatan gantung sepanjang 100 meter yang memungkinkan pengunjung melihat tumpahan air tepat di bawah kaki mereka. Pada malam hari, objek wisata ini sering dihiasi lampu warna-warni yang menyorot aliran air.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat: 1. Hotel Dafam Lubuklinggau. 2. WE Hotel Lubuklinggau. 3. Grand Zuri Lubuklinggau.

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat: 1. Homestay Syariah Lubuklinggau. 2. Penginapan Griya Anggrek. 3. Wisma Q.

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Pindang Patin (ikan patin dengan kuah asam pedas yang kaya rempah).

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Burgo (makanan dari tepung beras dengan kuah santan gurih) dan Pempek khas Linggau.

  • Souvenir Khas Daerah: Batik Durian (motif batik khas Lubuklinggau) dan Kopi Selangit.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Festival Bukit Sulap dan perayaan lomba bidar di sungai-sungai sekitar saat momen peringatan kota.

  • Jenis Transportasi yang Gunakan: Mobil pribadi, motor, ojek online, dan angkutan kota (angkot).

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Silampari (Lubuklinggau), jaraknya sangat dekat. Anda cukup menggunakan taksi bandara atau transportasi online menuju Kelurahan Air Temam dengan waktu tempuh sekitar 15-20 menit saja.

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), menggunakan kereta api (KA Selero atau KA Sindang Marga) menuju Stasiun Lubuklinggau, atau menggunakan travel jalur darat (estimasi waktu 7-8 jam).

Pesona Alam Air Terjun Lematang Indah Pagar Alam

Pesona Alam Air Terjun Lematang Indah Pagar Alam

  • Dikenal dengan Nama: Air Terjun Lematang Indah.

  • Lokasi: Dusun Prahu Dipo, tepi jalan lintas Pagar Alam – Lahat.

  • Kabupaten: (Masuk dalam wilayah administratif Kota Pagar Alam).

  • Kecamatan: Dempo Selatan.

  • Desa: Prahu Dipo.

  • Jenis Wisata: Wisata Alam / Air Terjun.

  • Deskripsi Menarik: Memiliki ketinggian sekitar 40 meter, air terjun ini menawarkan pemandangan yang sangat asri dengan aliran air yang cukup deras dan jernih. Salah satu daya tarik utamanya adalah lokasinya yang sangat strategis di pinggir jalan raya, sehingga pengunjung tidak perlu berjalan kaki jauh. Di sekitar air terjun terdapat pepohonan hijau yang rimbun dan bebatuan besar yang sering dijadikan tempat duduk santai menikmati suasana.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Hotel Garuda Zz.

    2. Green Paradise Pagar Alam Resort.

    3. Villa Wisata Gunung Gare (sekitar area Gunung Dempo).

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Teras Homestay Pagaralam.

    2. Azalea Garden Homestay Syariah.

    3. RBA Homestay (Rumah Barokah Amanda).

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Pindang Kuning Ikan Gurami (atau Pindang Besemah) dan Ikan Sema Masak Bambu.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Kelicuk (ketan dan pisang yang dikukus dalam daun pisang) dan Lemang.

  • Souvenir Khas Daerah: Kopi Robusta Gunung Dempo, Teh Hitam Gunung Dempo, dan Senjata Tradisional Kuduk.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Tradisi Pantauan (makan bersama saat pernikahan) dan Tradisi Begareh (pergaulan muda-mudi adat Besemah).

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil pribadi, Motor, Travel antar kota, dan Bis lintas provinsi.

  • Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Atung Bungsu (Pagar Alam), perjalanan darat menggunakan taksi atau mobil sewaan menuju pusat kota lalu ke arah arah jalan lintas menuju Lahat (estimasi waktu 30-45 menit).

  • Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), menggunakan mobil travel atau kendaraan pribadi melalui jalur darat via Prabumulih dan Lahat (estimasi waktu 7-8 jam).

Wisata Air Terjun Lemutu – Muara Enim

Wisata Air Terjun Lemutu –  Muara Enim
  • Nama Wisata: Air Terjun Lemutu (Sering juga disebut Curup Lemutu)

  • Kabupaten, Kecamatan, Desa: Kabupaten Muara Enim, Kecamatan Tanjung Agung, Desa Pagar Dewa (Beberapa sumber juga menyebut Desa Tanjung Bulan).

  • Jenis Wisata: Wisata Alam (Air Terjun Berundak/Bertingkat).

  • Deskripsi Menarik: Air Terjun Lemutu dikenal karena keindahan alamnya yang masih sangat asri dan “perawan”. Air terjun ini memiliki beberapa tingkatan (sekitar 3 hingga 5 tingkat) dengan aliran yang deras dan kolam alami yang sejuk di bagian bawah. Perjalanan menuju lokasi cukup menantang, melewati perkebunan kopi dan jalur perbukitan, sehingga sangat cocok bagi wisatawan yang menyukai petualangan dan keheningan alam.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat (berada di pusat Muara Enim/Tanjung Enim):

    1. The MELIO Enim

    2. Griya Sintesa Muara Enim

    3. Hotel Rafflesia Tanjung Enim

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Urbanview Homestay Fira Syariah Muara Enim by RedDoorz

    2. EBM Homestay (Area Tanjung Enim)

    3. Pilihan penginapan/rumah sewa sederhana yang mungkin tersedia di Desa Pagar Dewa atau Tanjung Bulan.

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba:

    • Pepes Tempoyak/Brengkes Tempoyak: Ikan yang dibungkus daun pisang dan dibakar bersama fermentasi durian (tempoyak).

    • Ikan Kerutuk: Hidangan ikan yang ditumis dengan bumbu rempah-rempah pedas.

    • Sengkuang: Kuliner khas Semende yang mirip bakso berkuah gulai, terbuat dari daging sapi/kerbau dan bumbu rempah.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba:

    • Bubur Kinco (Kince): Bubur ketan yang disajikan dengan saus yang terbuat dari durian dan cempedak.

    • Kopi Semendo: Kopi robusta atau arabika berkualitas tinggi khas dari daerah Semendo, Muara Enim.

  • Souvenir Khas Daerah:

    • Kopi Semendo (biji kopi kemasan).

    • Berbagai hasil olahan tempoyak (sambal, atau brengkes kemasan).

    • Kerajinan tangan atau kaos khas Muara Enim.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan:

    • Makan Behidang: Tradisi makan bersama di mana peserta duduk bersila di lantai secara berkelompok, mencerminkan kebersamaan.

    • Acara adat yang berkaitan dengan tradisi bercocok tanam (khususnya kopi) atau acara syukuran desa.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Kendaraan pribadi (Mobil/Motor) dari Palembang ke Muara Enim, atau bus/travel. Dari pusat Muara Enim (sekitar 40 km), perjalanan dilanjutkan dengan kendaraan roda empat hingga ujung desa, kemudian dilanjutkan dengan motor trail/ojek atau berjalan kaki karena akses jalan menuju lokasi air terjun yang terjal dan menantang.

  • Rute Perjalanan dan Alternatif dari Palembang:

    • Rute Utama: Berkendara dari Palembang menuju Muara Enim. Jarak tempuh sekitar 5-6 jam (tergantung kondisi lalu lintas dan titik awal).

    • Lanjutan ke Lokasi: Dari pusat Kota Muara Enim atau Tanjung Enim, berkendara menuju Desa Pagar Dewa/Tanjung Bulan di Kecamatan Tanjung Agung. Perjalanan dari pusat kota ke kawasan Lemutu memakan waktu sekitar 1,5 jam, dilanjutkan dengan tantangan medan berat menuju lokasi air terjun.

Wisata Danau Shuji, Muara Enim

Wisata Danau Shuji – Muara Enim

  • Nama Wisata: Danau Shuji (Lake Shuji)

  • Kabupaten, Kecamatan, Desa: Kabupaten Muara Enim, Kecamatan Lembak, Desa Lembak (dikenal sebagai Desa Wisata Shuji Lembak).

  • Jenis Wisata: Wisata Alam (Danau Buatan/Bekas Galian), Wisata Sejarah (Peninggalan zaman Jepang), Wisata Rekreasi Tirta.

  • Deskripsi Menarik: Danau Shuji memiliki daya tarik unik karena merupakan bekas galian pada masa penjajahan Jepang yang kini berubah menjadi danau buatan yang indah dan asri. Danau ini menawarkan air yang tenang, udara sejuk, dan area yang bagus untuk bersantai serta berfoto. Terdapat fasilitas rekreasi seperti perahu dan ikon sejarah berupa patung prajurit Jepang di pintu masuk.

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat (berada di pusat Muara Enim/Tanjung Enim):

    1. The MELIO Enim

    2. Griya Sintesa Muara Enim

    3. Hotel Rafflesia Tanjung Enim

  • 3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

    1. Urbanview Homestay Fira Syariah Muara Enim by RedDoorz

    2. EBM Homestay (Area Tanjung Enim)

    3. Homestay lokal di sekitar Kecamatan Lembak

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba:

    • Pepes Tempoyak/Brengkes Tempoyak: Ikan yang dimasak dengan fermentasi durian (tempoyak) dan bumbu, lalu dibakar.

    • Ikan Kerutuk: Olahan ikan dengan tumisan bumbu rempah pedas khas setempat.

    • Bekasam: Ikan tawar yang difermentasi dengan nasi, umumnya ditumis.

  • Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba:

    • Bubur Kinco (Kince): Bubur ketan yang disajikan dengan saus durian (saus santan dan durian).

    • Kopi Semendo: Kopi robusta atau arabika khas dari daerah Semendo, Muara Enim.

  • Souvenir Khas Daerah:

    • Kopi Semendo (biji kopi kemasan).

    • Kerupuk Lembak (kerupuk khas daerah setempat).

    • Kaos atau cendera mata bertema Danau Shuji.

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Acara adat di kawasan ini biasanya terkait dengan kearifan lokal Melayu/Sumatera Selatan dan upacara pertanian.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan: Kendaraan pribadi (Mobil/Motor), Bus Antar Kota, atau Travel.

  • Rute Perjalanan dan Alternatif dari Palembang:

    • Rute Utama: Berkendara dari Palembang menuju Prabumulih melalui Jalan Lintas Palembang–Prabumulih. Jaraknya sekitar 70–78 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 1,5 hingga 2 jam. Lokasi Danau Shuji berada tidak jauh dari jalan lintas utama di Desa Lembak.

    • Alternatif: Menggunakan jasa travel rute Palembang–Muara Enim dan meminta turun di persimpangan Kecamatan Lembak.

 
Translate »