Bukit Lawang (Bahorok) Langkat
Bukit Lawang: Gerbang Petualangan dan Rumah Orangutan Sumatera
Dikenal dengan Nama: Bukit Lawang (Bahorok)
Lokasi: Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), Sumatera Utara
Kabupaten: Langkat
Kecamatan: Bahorok
Desa: Desa Bukit Lawang
Jenis Wisata: Wisata Alam, Konservasi Satwa, dan Adventure (Petualangan)
Deskripsi Menarik: Bukit Lawang merupakan destinasi ekowisata kelas dunia yang menjadi habitat asli Orangutan Sumatera (Pongo abelii). Terletak di pinggiran Taman Nasional Gunung Leuser, tempat ini menawarkan pengalaman jungle trekking yang mendebarkan menembus hutan hujan tropis. Selain melihat satwa liar, pengunjung dapat menikmati aktivitas river tubing (mengarungi sungai dengan ban) di Sungai Bahorok yang jernih dan berarus deras, atau sekadar bersantai di penginapan tepi sungai yang asri.
3 Rekomendasi Hotel Terdekat:
EcoTravel Cottages Bukit Lawang
Jungle Inn Bukit Lawang
Bukit Lawang Orchard (Indra Valley)
3 Rekomendasi Homestay Terdekat:
Garden Inn Homestay
Onrust Homestay
Green Hill Guesthouse
Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Nasi Campur ala Bukit Lawang dan berbagai hidangan olahan ikan sungai segar.
Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Pisang Goreng Madu lokal dan buah-buahan hutan musiman seperti Rambutan dan Durian Bahorok.
Souvenir Khas Daerah: Kerajinan tangan dari bambu, kaus bergambar Orangutan, dan gelang anyaman khas petualang.
Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Festival Budaya Bahorok dan upacara tradisional masyarakat Melayu dan Karo di sekitar kawasan Langkat.
Jenis Transportasi yang Digunakan: Kendaraan pribadi, Bus umum (L300/Pembangunan Semesta), dan ojek wisata.
Rute standar perjalanan dari bandara nasional terdekat: Dari Bandara Internasional Kualanamu (Deli Serdang), Anda berkendara menuju Kota Medan, kemudian melanjutkan perjalanan ke arah Binjai dan berakhir di Bahorok. Waktu tempuh perjalanan darat memakan waktu sekitar 4 hingga 5 jam.
Rute Alternatif dari bandara nasional terdekat: Menggunakan bus Damri dari Bandara Kualanamu menuju Terminal Pinang Baris di Medan, kemudian menyambung dengan angkutan umum (bus mikro) jurusan Medan-Bukit Lawang yang tersedia hingga sore hari.














