Lampung

Letak Astronomis dan Geografis

Secara astronomis, Provinsi Lampung terletak di antara dan . Secara geografis, Lampung berada di ujung paling selatan Pulau Sumatera. Wilayahnya berbatasan dengan Provinsi Sumatera Selatan dan Bengkulu di utara, Laut Jawa di timur, Samudera Hindia di barat, serta Selat Sunda di selatan yang memisahkannya dengan Pulau Jawa.

Luas Wilayah dan Topografi Identitas Wilayah

Total luas wilayah Lampung adalah sekitar 35.376,50 km². Topografinya sangat bervariasi, mulai dari dataran rendah di bagian timur hingga daerah pegunungan dan perbukitan di bagian barat dan utara (rangkaian Bukit Barisan). Ibu kota provinsi terletak di Bandar Lampung, yang merupakan salah satu kota terbesar dan terpadat di luar Pulau Jawa.

Karakteristik Iklim

Lampung memiliki iklim tropis dengan dua musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Kelembapan udara berkisar antara 80% hingga 88% dengan suhu rata-rata antara 22°C hingga 33°C. Wilayah pesisir barat cenderung memiliki curah hujan yang lebih tinggi karena pengaruh langsung dari Samudera Hindia.

Sejarah Daerah

Nama Lampung diyakini berasal dari kata “Lappung” atau “Lampung” yang dalam bahasa kuno setempat merujuk pada dataran. Sejarahnya kental dengan pengaruh Kerajaan Sriwijaya dan Kesultanan Banten. Pada masa kolonial, Lampung menjadi wilayah administratif di bawah pemerintah Hindia Belanda yang sangat penting karena produksi lada. Lampung resmi menjadi provinsi sendiri pada 18 Maret 1964 setelah sebelumnya menjadi bagian dari Provinsi Sumatera Selatan.

Potensi Pariwisata

Lampung memiliki kekayaan wisata alam yang ikonik, seperti Taman Nasional Way Kambas (pusat konservasi gajah), Teluk Kiluan (wisata lumba-lumba), Pantai Mutun, dan Pulau Pahawang yang terkenal dengan keindahan bawah lautnya. Selain itu, terdapat situs sejarah Megalitikum Pugung Raharjo dan Gunung Anak Krakatau yang berada di Selat Sunda.

Potensi Kekayaan Daerah

Provinsi ini dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Potensi utamanya berasal dari sektor pertanian dan perkebunan, terutama Kopi Robusta, Lada (dikenal sebagai Lampung Black Pepper), Cengkeh, Kelapa Sawit, Sugarcane (Tebu), dan Nanas. Lampung juga memiliki sektor perikanan yang besar serta industri pengolahan makanan yang maju.

Masyarakat, Budaya dan Tempat Bersejarah

Masyarakat asli Lampung terdiri dari dua kelompok besar adat, yaitu Saibatin (masyarakat pesisir) dan Pepadun (masyarakat pedalaman). Budaya Lampung sangat khas dengan kain Tapis yang disulam benang emas. Tempat bersejarah yang penting antara lain Museum Lampung, Situs Megalitikum Pugung Raharjo, dan Menara Siger yang menjadi simbol titik nol Sumatera di Bakauheni.

Fakta Singkat Daerah

Lampung dijuluki sebagai “Gerbang Sumatera” karena merupakan titik pertama yang dilewati saat menyeberang dari Pulau Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni. Selain itu, Lampung merupakan daerah tujuan transmigrasi pertama di Indonesia pada masa kolonial Belanda, yang membuat komposisi penduduknya sangat beragam (multietnis).

Struktur Administratif

Provinsi Lampung terdiri dari wilayah administratif sebagai berikut:

Kota:

  • Kota Bandar Lampung

  • Kota Metro

Kabupaten:

  • Kabupaten Lampung Barat

  • Kabupaten Lampung Selatan

  • Kabupaten Lampung Tengah

  • Kabupaten Lampung Timur

  • Kabupaten Lampung Utara

  • Kabupaten Mesuji

  • Kabupaten Pesawaran

  • Kabupaten Pesisir Barat

  • Kabupaten Pringsewu

  • Kabupaten Tanggamus

  • Kabupaten Tulang Bawang

  • Kabupaten Tulang Bawang Barat

  • Kabupaten Way Kanan

Translate »