Malino Highland – Gowa

⛰️ Informasi Destinasi Wisata: Malino Highland

  • Nama Wisata: Malino Highland (Dataran Tinggi Malino)

  • Kabupaten, Kecamatan, Desa: Kabupaten Gowa, Kecamatan Tinggimoncong, (Kelurahan Malino atau desa Pattapang – lokasi utama perkebunan teh berada di Pattapang, namun kawasan wisata Malino secara umum terletak di Malino, Tinggimoncong).

  • Jenis Wisata: Wisata Alam, Perkebunan Teh, Pegunungan, Rekreasi Keluarga.

  • Deskripsi Menarik:

    • Malino Highland adalah destinasi unggulan yang terkenal dengan hamparan luas perkebunan teh hijau yang membentang indah di ketinggian sekitar 1.200 mdpl.

    • Menawarkan udara yang sangat sejuk (suhu bisa mencapai 10°C – 26°C) dan pemandangan alam yang menakjubkan, jauh dari hiruk pikuk kota.

    • Memiliki berbagai fasilitas rekreasi dan aktivitas outdoor seperti menunggang kuda, sepeda gantung (sky bike), area outbound, dan kafe unik bernama Green Pekoe Café yang menyajikan teh terbaik khas Malino.

    • Terdapat daya tarik wisata lain di sekitar kawasan seperti Taman Bunga Malino, serta akses ke Air Terjun Takapala dan Air Terjun Ketemu Jodoh (berjarak beberapa ratus meter dari puncak perkebunan).

🏨 Rekomendasi Akomodasi & Kuliner

  • 3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

    1. Malino Highlands Resort (terletak di dalam atau sangat dekat kawasan Malino Highland).

    2. Hotel Double Nine (Hotel modern di Malino).

    3. IEFA Resort Malino atau Lembah Biru Lagoon.

  • 3 Rekomendasi Homestay/Villa Terdekat:

    1. Bamboo Park & Resort Malino (juga menyediakan pilihan kamar yang lebih terjangkau).

    2. Homestay Almanda Syariah Malino.

    3. Pondok Ningsih 01 Malino atau Wanua Resort.

  • Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba:

    • Coto Makassar / Coto Gowa (Walaupun Coto umum di Sulsel, ini adalah makanan utama yang lezat dan mengenyangkan).

    • Konro Bakar (Iga sapi bakar dengan bumbu khas).

    • Sop Saudara (Sop daging dengan perkedel kentang).

  • Cemilan Daerah yang Wajib Dicoba:

    • Tenteng Malino (Camilan khas Malino berupa adonan gula merah yang dicampur kacang tanah, sering disebut Baje Canggoreng).

    • Baje (Kue tradisional mirip wajik, terbuat dari beras ketan, gula merah, dan santan).

    • Kue Baruasa (Kue kering dari kelapa parut sangrai, tepung beras, gula, dan telur).

  • Souvenir Khas Daerah:

    • Teh Khas Malino Highlands (Bisa dibeli di kafe atau toko oleh-oleh di kawasan).

    • Tenteng Malino dan camilan tradisional lainnya.

    • Sirup Markisa (Produk khas dari Sulawesi Selatan, banyak dijual di Malino).

    • Kain Tenun (Tenun Bugis/Makassar yang bisa ditemukan di Gowa).

🎭 Budaya dan Transportasi

  • Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan:

    • Malino dikenal sebagai Kota Bunga, namun informasi spesifik mengenai acara adat rutin di Malino Highland kurang tersedia. Namun, kawasan Malino sering mengadakan kegiatan seperti event sepeda gunung, trail running, dan festival bunga tertentu yang memanfaatkan keindahan alamnya. Secara umum, upacara adat Bugis-Makassar masih sering dilakukan di daerah Gowa, namun tidak terpusat di kawasan wisata ini.

  • Jenis Transportasi yang Digunakan:

    • Kendaraan Pribadi (Mobil atau Motor) adalah pilihan yang paling nyaman dan disarankan.

    • Angkutan Umum (Seperti mobil travel atau bus) dari Terminal Malengkeri Makassar menuju Malino.

    • Sewa Mobil/Motor (dari Makassar).

  • Rute Perjalanan dan Alternatif dari Makassar:

    • Rute Utama: Mulai dari Kota Makassar, ambil rute ke selatan menuju Kabupaten Gowa (Sungguminasa), kemudian lanjutkan ke arah Kecamatan Tinggimoncong/Malino. Jarak tempuh sekitar 80-90 km dengan perkiraan waktu tempuh 2,5 hingga 3 jam, tergantung kondisi lalu lintas dan jalan.

    • Alternatif: Tidak ada rute alternatif yang signifikan dan lebih cepat selain jalan poros utama Makassar – Malino. Perjalanan selalu melewati jalan menanjak ke arah pegunungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »