Masjid Agung Banten: Jejak Sejarah Kejayaan Kesultanan Banten
Masjid Agung Banten: Jejak Sejarah Kejayaan Kesultanan Banten
Dikenal with Nama: Masjid Agung Banten / Kompleks Keraton Kasultanan Banten
Lokasi: Jalan Raya Banten, Kasemen
Kabupaten: Kota Serang
Kecamatan: Kasemen
Desa: Banten
Jenis Wisata: Wisata Religi, Wisata Sejarah, dan Arsitektur
Deskripsi Menarik: Masjid Agung Banten merupakan salah satu masjid tertua di Indonesia yang dibangun pada abad ke-16 oleh Sultan Maulana Hasanuddin. Ciri khas paling ikonik adalah menaranya yang menyerupai mercusuar setinggi 24 meter dengan gaya arsitektur perpaduan Jawa, Tiongkok, dan Eropa (Belanda). Selain itu, atap masjid yang bertumpuk lima menyerupai pagoda menambah keunikan visualnya. Di dalam kompleks ini juga terdapat makam para sultan Banten dan keluarganya yang selalu ramai dikunjungi peziarah, serta area museum purbakala yang menyimpan peninggalan kerajaan Banten.
3 Rekomendasi Hotel Terdekat: Le Dian Hotel & Cottages, Horison Ultima Ratu Serang, Grand Soll Marina Hotel
3 Rekomendasi Homestay Terdekat: Penginapan sekitar Kawasan Banten Lama, Wisma Syariah Serang, Homestay Banten Lama
Makanan Traditional yang Wajib Dicoba: Rabeg (Olahan daging kambing berbumbu rempah), Sate Bandeng, dan Pecak Bandeng
Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Gipang, Kue Pasung, dan Kerupuk Ikan
Souvenir Khas Daerah: Golok Ciomas, Kain Tenun Banten, dan Tasbih Kayu Kokka
Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Perayaan Maulid Nabi (Panjang Mulud), Ziarah Kubro, dan Festival Banten Lama
Jenis Transportasi yang Digunakan: Angkutan Kota (Angkot), Delman (di area wisata), dan Ojek Online
Rute standar perjalanan dari bandara nasional terdekat: Dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, menggunakan bus Damri atau Travel menuju arah Merak/Serang. Turun di Terminal Pakupatan Serang, lalu dilanjutkan dengan menggunakan Angkutan Kota (Angkot) trayek Serang-Banten Lama yang berwarna biru.
Rute Alternatif dari bandara nasional terdekat: Menggunakan Kereta Bandara menuju Stasiun Batu Ceper, dilanjutkan Commuter Line ke Stasiun Tanah Abang, lalu naik Kereta Api Lokal Merak dan turun di Stasiun Karangantu. Dari Stasiun Karangantu, lokasi masjid hanya berjarak sekitar 1 km dan bisa ditempuh dengan becak atau ojek.
Rute Alternatif dari Kota Terdekat: Dari Kota Cilegon, Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum melalui jalur darat Karangantu dengan waktu tempuh sekitar 30-45 menit saja.













