Nama Destinasi: Masjid Jami Tua Palopo
Lokasi: Jalan Letjen H.M. Jufri
Kabupaten: Kota Palopo (Otonom)
Kecamatan: Wara
Desa: Batupasi
Jenis Wisata: Wisata Sejarah, Budaya, dan Religi
Deskripsi Menarik: Masjid ini merupakan masjid tertua di Sulawesi Selatan yang dibangun pada tahun 1604 M oleh Sultan Abdullah Muhiddin. Arsitekturnya sangat unik karena memadukan unsur budaya lokal Luwu, Hindu, dan Islam, yang terlihat jelas pada atap tumpang tiga dan dinding batu setebal hampir satu meter. Di area ini juga terdapat kompleks makam raja-raja Luwu, menjadikannya pusat sejarah kerajaan Islam di tanah Luwu.
3 Rekomendasi Hotel Terdekat:
- Hotel bukit kambo
- BM Residence Hotel
- Agro Wisata Hotel & Restaurant
3 Rekomendasi Homestay Terdekat:
- Homestay Kambo Highland
- Rumah Inap sekitar Latuppa
- Penginapan area pusat kota Palopo
Makanan Traditional yang Wajib Dicoba:
- Kapurung (olahan sagu dengan sayuran dan ikan)
- Pacco (ikan mentah segar dengan bumbu jeruk dan cabai)
- Parende (sup ikan kuning khas Luwu)
Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba:
- Bipang (beras ketan krispi)
- Baruasa (kue kering dari tepung beras dan kelapa)
- Dampo Pisang
Souvenir Khas Daerah:
- Kain Tenun khas Luwu
- Miniatur Masjid Jami Tua atau Istana Kedatuan
- Produk kerajinan tangan dari rotan atau bambu
Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan:
- Festival Keraton Nusantara (pada waktu tertentu)
- Prosesi adat Mappacekke Wanua
- Perayaan hari besar Islam yang melibatkan pemangku adat Luwu
Jenis Transportasi yang Digunakan:
- Pesawat terbang (melalui Bandara Bua)
- Bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP)
- Mobil sewa atau kendaraan pribadi
Rute Standar Perjalanan dari Kota Makassar:
- Melalui jalur darat Trans-Sulawesi melewati Kabupaten Maros, Pangkep, Barru, Kota Parepare, Sidrap, dan Luwu dengan waktu tempuh sekitar 8–9 jam.
- Rute Alternatif dari Kota Makassar: Melalui jalur udara dari Bandara Sultan Hasanuddin (Makassar) menuju Bandara Lagaligo Bua (Luwu), kemudian dilanjutkan dengan perjalanan darat sekitar 30 menit menuju Kota Palopo.

