Museum Kereta Api Ambarawa: Pesona Sejarah Perkeretaapian Hindia Belanda
Dikenal dengan Nama: Indonesian Railway Museum (Museum Kereta Api Ambarawa)
Lokasi: Terletak di pusat kota Ambarawa, menempati bekas Stasiun Willem I yang dibangun pada tahun 1873.
Kabupaten: Semarang Kecamatan: Ambarawa Desa: Panjang
Jenis Wisata: Wisata Sejarah / Edukasi / Wisata Rel
Deskripsi Menarik: Museum ini merupakan salah satu museum kereta api terbesar di Asia Tenggara yang menyimpan koleksi lokomotif uap legendaris. Daya tarik utamanya adalah perjalanan wisata menggunakan kereta uap kuno yang melalui jalur rel bergerigi (rack rail), salah satu dari sedikit yang masih tersisa di dunia. Pengunjung bisa menikmati pemandangan Rawa Pening dan Gunung Telomoyo sambil merasakan sensasi naik gerbong kayu antik dari masa kolonial.
3 Rekomendasi Hotel Terdekat:
Griya Persada Hotel & Resort (Bandungan)
Green Valley Resort
Hotel Grandhika (Kota Semarang – sekitar 45 menit)
3 Rekomendasi Homestay Terdekat:
Melva Balaneize (Bandungan)
Losmen PJKA (Penginapan bernuansa klasik)
Homestay sekitar Jalan Mgr. Sugiyopranoto
Makanan Traditional yang Wajib Dicoba:
Serabi Ngampin: Serabi kecil dengan kuah santan gula jawa yang banyak dijajakan di daerah Ngampin, Ambarawa.
Pecel Mbok Kami: Pecel legendaris khas Ambarawa yang dikenal dengan rasa bumbunya yang mantap.
Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba:
Tahu Serasi: Tahu putih khas Bandungan yang sangat lembut dan gurih.
Torakur: Tomat rasa kurma, manisan unik khas wilayah Bandungan-Ambarawa.
Souvenir Khas Daerah:
Miniatur Lokomotif: Replika kereta api kuno yang dibuat oleh pengrajin lokal.
Produk Rajut Ambarawa: Berbagai kerajinan tangan tekstil hasil karya komunitas kreatif setempat.
Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan:
Festival Ambarawa: Acara tahunan yang menampilkan parade budaya dan pameran sejarah perkeretaapian.
Kirab Budaya Merti Desa: Ritual syukur masyarakat sekitar yang biasanya menampilkan seni kuda lumping atau reog.
Jenis Transportasi yang Digunakan:
Bus Trans Jateng, Angkutan Kota (Angkot), Mobil Pribadi, dan Kereta Wisata (khusus di dalam jalur museum).
Rute standar perjalanan dari bandara nasional terdekat:
Dari Bandara Internasional Ahmad Yani (Semarang): Menggunakan taksi atau kendaraan sewa masuk ke Jalan Tol Semarang-Solo, keluar di Gerbang Tol Bawen, lalu belok kanan menuju arah Ambarawa (sekitar 15 menit dari tol). Total waktu tempuh sekitar 60 menit.
Rute Alternatif dari bandara nasional terdekat:
Dari Bandara Internasional Yogyakarta (YIA): Menggunakan kendaraan darat via Magelang menuju arah Semarang. Perjalanan melewati jalur Secang dan masuk ke wilayah Ambarawa dengan waktu tempuh sekitar 2,5 – 3 jam.
Rute Alternatif dari Kota Terdekat terdekat:
Dari Kota Salatiga: Cukup berkendara ke arah barat menuju arah Semarang/Ambarawa melalui Lingkar Selatan Salatiga atau jalur utama Solo-Semarang dengan waktu tempuh sekitar 20–30 menit saja.

