Museum Tsunami Aceh
Museum Tsunami Aceh
Dikenal dengan Nama: Museum Tsunami Aceh (Sebuah monumen simbolis untuk mengenang peristiwa tsunami 2004 sekaligus pusat edukasi bencana).
Lokasi: Jl. Sultan Iskandar Muda No.3, Sukaramai.
Kabupaten: Kota Banda Aceh.
Kecamatan: Baiturrahman.
Desa: Sukaramai.
Jenis Wisata: Wisata Sejarah, Wisata Edukasi, dan Arsitektur.
Deskripsi Menarik: Dirancang oleh Ridwan Kamil, museum ini memiliki arsitektur unik yang jika dilihat dari atas menyerupai gelombang tsunami, namun dari samping terlihat seperti kapal penyelamat. Pengunjung akan melewati lorong sempit dan gelap dengan suara gemericik air (Space of Fear) untuk merasakan emosi saat bencana terjadi. Di dalamnya terdapat Space of Sorrow yang berisi nama-nama korban tsunami, serta area edukasi interaktif dan perpustakaan bencana.
3 Rekomendasi Hotel Terdekat:
Kyriad Muraya Hotel Aceh
Hotel Grand Arabia
Hotel Permata Hati
3 Rekomendasi Homestay Terdekat:
Guesthouse Punge
Rumoh PMI Guesthouse
Homestay Banda Aceh (Sekitaran Blang Padang)
Makanan Traditional yang Wajib Dicoba: Ayam Tangkap (Ayam goreng dengan rempah daun) dan Nasi Gurih Aceh.
Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Kue Bhoi (Kue bolu berbagai bentuk) dan Bakpia Aceh.
Souvenir Khas Daerah: Tas Motif Aceh, Bordir Khas Aceh, dan Rencong (Miniatur senjata tradisional).
Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Pameran foto dokumenter tsunami, simulasi evakuasi bencana berkala, dan doa bersama setiap peringatan tsunami (26 Desember).
Jenis Transportasi yang Digunakan: Bus Trans Koetaradja, Becak Motor, Taxi Online, dan Mobil Pribadi.
Rute standar perjalanan dari bandara nasional terdekat: Dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (BTJ), menggunakan kendaraan darat menuju pusat kota (kawasan Blang Padang) dengan waktu tempuh sekitar 30 menit.
Rute Alternatif dari bandara nasional terdekat: Perjalanan darat dari Pelabuhan Ulee Lheue (bagi yang datang dari Sabang) menuju Museum hanya memerlukan waktu sekitar 10–15 menit menggunakan kendaraan umum atau motor.













