Berikut adalah informasi lengkap mengenai pusat pembuatan perahu legendaris Phinisi di Bulukumba:
Nama Destinasi: Pusat Pembuatan Perahu Phinisi Tanah Beru
Lokasi: Pesisir Pantai Tanah Beru
Kabupaten: Bulukumba
Kecamatan: Bontobahari
Desa: Tanah Beru
Jenis Wisata: Wisata Budaya, Edukasi, dan Bahari
Deskripsi Menarik: Tanah Beru dijuluki sebagai “Bumi Panrita Lopi” yang berarti tanah para ahli pembuat perahu. Di sini, Anda bisa menyaksikan langsung proses pembuatan kapal kayu raksasa yang telah diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia. Uniknya, para pengrajin membangun kapal-kapal megah ini tanpa menggunakan cetakan atau gambar teknis formal, melainkan berdasarkan keahlian yang diwariskan secara turun-temurun melalui tradisi lisan dan intuisi yang presisi.
3 Rekomendasi Hotel Terdekat:
Same Resort Bira Beach (Sekitar 15-20 menit dari lokasi)
Amatoa Resort (Resort eksklusif di tebing Tanjung Bira)
Anda Bungalow (Terletak di area pantai utama Bira)
3 Rekomendasi Homestay Terdekat:
Hakuna Matata Resort & Homestay
Salassa Guesthouse
Dira Homestay
Makanan Traditional yang Wajib Dicoba:
Ikan Bakar Parape: Ikan segar dengan bumbu khas rempah Sulawesi.
Kapurung: Olahan sagu dengan campuran sayuran dan ikan/udang yang segar.
Nasu Likku: Ayam masak lengkuas khas masyarakat Bugis-Makassar.
Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba:
Uhuni-huni: Camilan manis dari gula merah dan parutan kelapa.
Barongko: Kue pisang yang dikukus dengan bungkus daun pisang.
Jipang: Teng-teng beras manis khas Bulukumba.
Souvenir Khas Daerah:
Miniatur Kapal Phinisi: Tersedia dari ukuran kecil hingga besar di dalam botol atau kotak kaca.
Kain Tenun Kajang: Kain tenun tradisional berwarna hitam khas suku Ammatoa.
Kopi Kahayya: Kopi lokal dari dataran tinggi Bulukumba.
Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan:
Ritual Annyorong Lopi: Upacara adat peluncuran kapal ke laut yang melibatkan doa bersama dan ritual penyembelihan hewan sebagai bentuk syukur.
Festival Pinisi: Event tahunan skala besar yang menampilkan parade budaya dan pameran maritim.
Jenis Transportasi yang Digunakan:
Mobil pribadi atau sewaan (Rental).
Angkutan umum antar-kota (Pete-pete atau mobil Panther/Avanza umum).
Sepeda motor untuk mobilitas di dalam desa.
Rute Standar Perjalanan dari Kota Makassar: Makassar – Kabupaten Gowa – Kabupaten Takalar – Kabupaten Jeneponto – Kabupaten Bantaeng – Kabupaten Bulukumba (Pusat Kota) – Kecamatan Bontobahari (Tanah Beru). Waktu tempuh normal sekitar 4 hingga 5 jam perjalanan darat (190 km).
Rute Alternatif dari Kota Bandara Terdekat: Dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Anda bisa menggunakan rute Bypass (Jalan Tol) menuju arah Selatan (Gowa/Takalar) untuk menghindari kemacetan di dalam kota Makassar, lalu mengikuti jalur lintas provinsi yang sama menuju Bulukumba. Jika menggunakan pesawat kecil, saat ini terdapat bandara perintis Bandara Arung Palakka (Bone), namun jarak tempuh dari Bone ke Bulukumba tetap memerlukan waktu sekitar 3-4 jam perjalanan darat.

