Projects Development
Industri Souvenir
Pemberdayaan & Pemasaran Kerajinan Tangan Global

Identifikasi Target
Lakukan survei untuk mengidentifikasi pengrajin mana yang akan diberdayakan (misalnya, berdasarkan jenis kerajinan, lokasi geografis, atau tingkat keterampilan).
Daftar lengkap pengrajin target dan jenis kerajinan mereka.
Analisis Kesenjangan
Kumpulkan data tentang masalah utama mereka saat ini (misalnya, akses modal, kualitas produk, manajemen bisnis, literasi digital, atau akses pasar).
Dokumen Analisis Kebutuhan yang menyoroti 3-5 kesenjangan terbesar yang harus diatasi.
Ruang Lingkup
Tentukan target proyek 1 tahun dan 3 tahun. Contoh: “Dalam 1 tahun, 100 pengrajin terlatih dan 3 produk unggulan siap ekspor.”
Piagam Proyek (Project Charter) yang mencakup Visi, Misi, dan Tujuan Jangka Pendek/Panjang.
Pembentukan Koperasi/Kolektif
Bentuk atau fasilitasi pembentukan wadah resmi (koperasi, asosiasi, atau kolektif) sebagai entitas hukum untuk memudahkan koordinasi dan transaksi.
Akta pendirian kolektif pengrajin yang sah.
Collaboration Partner
“Mitra Karya Lokal”
“Jejaring Artisan Nusantara”
“Komunitas Kreator Lokal”
Pengrajin Sutera Pilihan
Mitra Batik & Kain Tradisional
Griya Kriya (Kerajinan Tangan)
Sahabat Karya Lokal
Pahlawan Lokal
Penggerak Ekonomi Kreatif
Inspirator Lokal
Pariwisata
Pengembangan wisata Indonesia
Pariwisata Berkelanjutan (Ecotourism) Sustainability & Quality
Fokus pada konservasi dan edukasi lingkungan, bukan eksploitasi. Sertifikasi Ramah Lingkungan: Dorong hotel, resor, dan operator tur untuk Area Pengembangan, mendapatkan sertifikasi hijau (misalnya, Green Globe, EarthCheck).
Pengelolaan Sampah Terintegrasi: Terapkan sistem pengelolaan sampah yang efektif di destinasi utama (misalnya, Bali, Labuan Bajo) untuk menjaga kebersihan alam dan laut
Peningkatan Kualitas SDM
Kualitas pelayanan adalah kunci daya saing global
Pelatihan Bahasa dan Layanan: Wajibkan pelatihan rutin berbahasa asing dan etika layanan internasional bagi semua pekerja wisata (pemandu, waiter, pengemudi).
Spesialisasi Pemandu: Kembangkan pemandu yang sangat terspesialisasi (misalnya, pemandu geologi, pemandu kuliner, pemandu sejarah maritim).
Infrastruktur Ramah Wisatawan
Memperbaiki fasilitas dasar dan aksesibilitas
Aksesibilitas Universal: Pastikan fasilitas wisata, transportasi, dan akomodasi ramah bagi penyandang disabilitas (ramps, toilet khusus).
Konektivitas Digital: Tingkatkan kualitas Wi-Fi dan jaringan seluler, terutama di destinasi terpencil yang sudah dibuka untuk turis