Wisata Rinding Allo, Luwu Utara
Data Pokok
- Nama Wisata: Desa Wisata Rinding Allo (Kerap disebut Desa Rinding Allo)
- Kabupaten, Kecamatan, Desa: Luwu Utara, Rongkong (atau sebelumnya Limbong), Desa Rinding Allo
- Jenis Wisata: Wisata Alam (Pegunungan, Sawah Terasering, Hutan Pinus), Wisata Budaya, dan Agrowisata.
Deskripsi Menarik
Rinding Allo adalah desa wisata yang terletak di dataran tinggi Luwu Utara, dengan ketinggian sekitar $\pm 1600$ meter di atas permukaan laut (mdpl). Desa ini menawarkan panorama alam yang mempesona, seringkali dijuluki mirip suasana di Swiss atau Austria karena pemandangan pegunungan yang diselimuti kabut dan udara yang sangat sejuk.
Daya tarik utama Rinding Allo meliputi:
- Pemandangan Alam: Hamparan sawah terasering yang indah, hutan pinus, serta pemandangan matahari terbit dan terbenam yang memukau. Lokasi camping ground seperti Puncak Ampolo dan Buntu Matusang sangat populer.
- Agrowisata: Pengunjung dapat merasakan pengalaman bercocok tanam, mulai dari menanam hingga memanen komoditas pertanian lokal.
- Wisata Budaya: Desa ini terkenal sebagai lokasi pembuatan Tenun Rongkong, sebuah kain tradisional yang unik dan sakral yang telah dikenal sejak era Kerajaan Luwu. Dusun Salu Rante adalah salah satu sentra kerajinan tenun ini.
🍽️ Rekomendasi Penginapan & Kuliner
Karena lokasinya di daerah pegunungan yang merupakan desa wisata, opsi penginapan berpusat pada Homestay lokal. Pilihan hotel yang lebih besar berada di ibukota kabupaten, Masamba.
Rekomendasi Penginapan
- 3 Rekomendasi Hotel Terdekat (di Masamba, sekitar 2-3 jam perjalanan):
- Masamba Elegant Hotel
- Capital O 91046 Hotel Remaja Indah Masamba
- Airport Hotel Masamba
- 3 Rekomendasi Homestay Terdekat (di Rinding Allo):
- Homestay di Desa Wisata Rinding Allo (Terdapat beberapa Homestay lokal yang dikelola warga, salah satunya Maya Homestay)
- Penginapan/Wisma yang dikelola warga setempat di Dusun Salu Rante.
- Camping Ground sebagai alternatif menginap di alam terbuka.
Kuliner Khas Daerah Luwu Utara (Luwu Raya)
- Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba:
- Kapurung (Pugalu): Makanan khas Luwu berbahan dasar sagu yang dibulatkan, disajikan dengan kuah ikan/daging, aneka sayuran, dan bumbu kacang/pedas dengan rasa asam segar dari jeruk nipis.
- Binte: Kuliner menyerupai sup yang bahan dasarnya adalah jagung (Luwu Utara dikenal sebagai penghasil jagung).
- Pacco’: Olahan ikan mentah segar yang dibumbui dengan cuka asam dan cabai rawit ulek (disebut sashimi ala Palopo/Luwu).
- Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba:
- Dange: Makanan olahan sagu yang dipanggang menyerupai roti kering, sering disantap bersama Pacco’.
- Dompo Durian: Olahan manisan durian.
- Lemme: Penganan lokal dari ubi kayu, kelapa muda, dan gula.
- Souvenir Khas Daerah:
- Kain Tenun Rongkong (Kain tradisional khas daerah tersebut).
- Hasil pertanian lokal Rinding Allo.
🎭 Acara & Transportasi
- Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan:
Acara adat di Desa Rinding Allo biasanya terkait dengan tradisi masyarakat Rongkong yang erat kaitannya dengan budaya menenun dan bercocok tanam, seperti:
- Upacara yang berkaitan dengan prosesi pembuatan Tenun Rongkong (di Dusun Salu Rante).
- Acara syukur panen atau ritual adat lokal lainnya yang berkaitan dengan siklus pertanian.
- Jenis Transportasi yang Digunakan:
- Kendaraan Pribadi (Motor atau Mobil): Ini adalah cara yang paling umum dan fleksibel. Desa Rinding Allo berjarak sekitar 60-70 km dari Masamba (ibukota Luwu Utara) dengan waktu tempuh sekitar 2-3 jam melalui jalur darat.
Ojek/Angkutan Sewa Lokal: Dapat digunakan dari pusat kota Masamba, meskipun biayanya mungkin lebih tinggi karena jarak dan kondisi medan.

