Danau Biru Pengaron Banjar
Dikenal dengan Nama: Danau Biru Pengaron (Sering disebut sebagai Danau Biru Parta).
Lokasi: Desa Sungkai.
Kabupaten: Banjar.
Kecamatan: Pengaron.
Desa: Sungkai.
Jenis Wisata: Wisata Alam, Bekas Tambang, dan Fotografi.
Deskripsi Menarik: Danau ini terbentuk secara tidak sengaja dari lubang bekas galian tambang batu bara yang terisi air hujan. Keunikan utamanya terletak pada warna airnya yang biru jernih kehijauan yang kontras dengan dinding-dinding tebing kapur berwarna kecokelatan yang mengelilinginya. Formasi tebing yang terkikis secara alami menciptakan tekstur yang artistik dan sangat populer sebagai latar belakang foto pre-wedding atau sekadar konten media sosial.
3 Rekomendasi Hotel Terdekat:
Grand Dafam Q Hotel Banjarbaru (di kawasan pusat kota).
Hotel Roditha Banjarbaru.
Hotel Rattan Inn Banjarmasin (sekitar 1,5–2 jam perjalanan).
3 Rekomendasi Homestay Terdekat:
Homestay di sekitar pusat Kota Martapura.
Penginapan sederhana di area Kecamatan Simpang Empat.
Guesthouse di kawasan Banjarbaru.
Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba: Soto Banjar dan Ikan Patin Bakar.
Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Bingka Kentang dan Pentol (bakso tusuk) khas daerah Banjar.
Souvenir Khas Daerah: Batu Mulia/Permata dari Martapura dan Manisan Buah Limau (Jeruk).
Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Pameran Budaya di pusat Kabupaten Banjar (Martapura) dan pasar terapung di wilayah sekitar.
Jenis Transportasi yang Digunakan: Mobil pribadi atau Motor (disarankan kendaraan dengan ground clearance tinggi karena jalanan menuju lokasi adalah jalur tambang yang tidak sepenuhnya mulus).
Rute Standar Perjalanan dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Bandara Internasional Syamsudin Noor (Banjarbaru), perjalanan darat memakan waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam. Rute melewati Jalan lintas Provinsi (Jalan Ahmad Yani) ke arah utara menuju Kecamatan Simpang Empat, kemudian berbelok ke arah Kecamatan Pengaron melalui Desa Sungkai.
Rute Alternatif dari Bandara Nasional Terdekat: Dari Kota Martapura, Anda bisa menggunakan jalur alternatif melalui jalan perkebunan kelapa sawit atau jalur tambang yang lebih pendek namun kondisi jalan cukup menantang, langsung menuju titik lokasi Danau Biru.

