
Desa Adat Tomok, Gerbang Budaya Batak di Samosir
Nama Wisata: Desa Adat Tomok
Kabupaten, Kecamatan, Desa: Kabupaten Samosir, Kecamatan Simanindo, Desa Tomok
Jenis Wisata: Sejarah, Budaya (Etnografi), Alam (Pemandangan Danau Toba), dan Belanja Oleh-Oleh.
Deskripsi Menarik:
Tomok dikenal sebagai “pintu gerbang” menuju Pulau Samosir karena posisinya sebagai pelabuhan feri utama dari Parapat.
Desa ini adalah perpaduan unik antara situs bersejarah dan pusat kegiatan ekonomi, dikelilingi oleh pemandangan indah Danau Toba.
Daya tarik utamanya adalah Makam Batu Raja Sidabutar yang unik dengan ukiran khas Batak dan kisah cintanya yang melegenda.
Terdapat pula pertunjukan ikonik Patung Sigale-gale, boneka kayu seukuran manusia yang bisa “menari” (manortor) diiringi musik tradisional Batak (Gondang).
Wisatawan dapat mengunjungi Museum Batak Tomok untuk melihat koleksi benda budaya seperti alat musik, pakaian adat, dan perhiasan kuno.
Sepanjang jalan utama, terdapat Pasar Tomok yang ramai, menjadikannya pusat oleh-oleh terbesar di Danau Toba.
3 Rekomendasi Hotel Terdekat: (Lokasi di Tuktuk Siadong yang berdekatan dengan Tomok)
Samosir Villa Resort
Marianna Resort & Convention Tuktuk – Samosir, Marclan Collection
Pandu Lakeside Hotel Tuktuk
3 Rekomendasi Homestay Terdekat:
Horas Family Home (Sering diklasifikasikan sebagai cottage atau homestay)
Janji Maria Cottage
Matraville Home Stay Lake Toba (Berada di area Tuktuk/Ambarita dekat Tomok)
Makanan Tradisional yang Wajib Dicoba:
Ikan Mas Arsik: Hidangan ikonik Batak, ikan mas yang dimasak dengan bumbu kuning kaya rempah, termasuk andaliman dan asam gelugur.
Na Niura: “Ikan mentah Batak” yang dimasak tanpa api, menggunakan air perasan jeruk yang mengandung asam dan rempah-rempah hingga matang.
Mie Gomak: Sering disebut “spaghetti Batak,” mie lidi yang dimasak dengan bumbu khusus (terkadang menggunakan bumbu kacang atau andaliman).
Cemilan Daerah yang Bias Dicoba:
Sasagun: Makanan ringan tradisional yang terbuat dari tepung beras yang digongseng dan dicampur dengan kelapa, gula merah, atau gula pasir.
Kue Pohul-Pohul: Kue tradisional Batak yang terbuat dari tepung beras, kelapa parut, dan gula merah, dicetak dengan kepalan tangan.
Kacang Sihobuk: Kacang yang terkenal dari daerah Sihobuk, diolah dengan cara direndam bumbu dan dimasak dengan pasir di atas tungku kayu, menghasilkan rasa gurih yang khas.
Souvenir Khas Daerah:
Kain Ulos: Kain tenun tradisional Batak yang memiliki berbagai motif dan makna filosofis. Tersedia dari tenun mesin hingga tenun tangan.
Patung Sigale-gale Miniatur: Replika patung ikonik Tomok.
Ukiran Kayu/Cinderamata Batak: Berbagai kerajinan tangan seperti ukiran motif gorga, topeng, dan kalender Batak kuno.
Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan:
Pertunjukan Tari Sigale-gale dan Tari Tor-Tor: Biasanya dipentaskan untuk wisatawan di area Makam Raja Sidabutar atau pusat pertunjukan. Tarian ini sering dilakukan sebagai bagian dari ritual atau untuk menghormati leluhur.
Upacara Adat: Walaupun tidak terjadwal harian untuk wisatawan, Anda mungkin berkesempatan melihat upacara adat atau pesta sukacita/duka yang melibatkan penggunaan Ulos dan musik Gondang Batak jika sedang ada perhelatan di desa tersebut.
Jenis Transportasi yang Digunakan:
Kapal Feri Penyeberangan: Dari Pelabuhan Ajibata (Parapat) menuju Pelabuhan Tomok (Samosir). Ini adalah akses utama.
Perahu/Kapal Wisata: Untuk berkeliling Danau Toba dan menuju desa-desa lain di Samosir (seperti Tuktuk atau Ambarita).
Becak Motor/Ojek: Transportasi lokal di Pulau Samosir untuk berpindah antar desa.
Rute Perjalanan dan Alternatif dari Bandara Terdekat:
1. Dari Bandara Internasional Sisingamangaraja XII (Silangit – Siborong-borong, Kualanamu – Medan):
Bandara Terdekat: Bandara Sisingamangaraja XII (FLZ/DTB) di Siborong-borong.
Rute Utama (Melalui Silangit – Lebih Cepat):
Udara: Terbang ke Bandara Silangit (FLZ/DTB).
Darat: Naik taksi atau angkutan umum (sewa mobil/bus Damri) dari bandara menuju Pelabuhan Ajibata di Parapat (sekitar 2-3 jam perjalanan).
Air: Naik Kapal Feri dari Pelabuhan Ajibata menyeberang ke Pelabuhan Tomok di Pulau Samosir (sekitar 30-45 menit).
Rute Alternatif (Melalui Kualanamu – Jarak Lebih Jauh):
Udara: Terbang ke Bandara Kualanamu (KNO) di Medan.
Darat: Naik Bus (seperti Paradep/Sejahtera) atau mobil Travel menuju Parapat (perjalanan darat yang cukup panjang, sekitar 4-6 jam).
Air: Naik Kapal Feri dari Pelabuhan Ajibata menyeberang ke Pelabuhan Tomok di Pulau Samosir.