Kambira -Toraja

Kambira: Saksi Bisu Tradisi Pemakaman Bayi di Pohon Taraa

Dikenal dengan Nama: Kuburan Bayi Kambira (Baby Grave).

Lokasi: Kawasan hutan bambu Kambira, jalur wisata Sangalla.

Kabupaten: Tana Toraja.

Kecamatan: Sangalla.

Desa: Desa (Lembang) Kambira.

Jenis Wisata: Wisata Budaya, Sejarah, dan Religi.

Deskripsi Menarik: Destinasi ini sangat unik karena merupakan tempat pemakaman khusus bayi yang meninggal sebelum tumbuh gigi. Jenazah bayi diletakkan di dalam lubang yang dipahat pada batang Pohon Taraa, sebuah pohon besar dengan diameter lebih dari 80-100 cm yang memiliki banyak getah putih. Getah ini dianggap sebagai pengganti air susu ibu (ASI), yang secara filosofis bermakna agar bayi tersebut seolah-olah dikembalikan ke rahim ibunya (alam). Penutup makam dibuat dari ijuk pohon enau, dan seiring berjalannya waktu, lubang tersebut akan tertutup kembali secara alami oleh pertumbuhan batang pohon.

3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

  1. Sahid Toraja (Mengkendek).

  2. Heritage Toraja Hotel (Kesu).

  3. Hotel Misiliana (Kesu).

3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

  1. Homestay di sekitar area Kecamatan Sangalla.

  2. Tongkonan Homestay di Makale.

  3. Penginapan tradisional di sekitar situs Suaya.

Makanan Traditional yang Wajib Dicoba: Pa’piong (Daging ayam/babi yang dimasak dalam bambu dengan bumbu khas) dan Pantollo Pamarrasan (Masakan bumbu hitam kluwak).

Cemilan Daerah yang Bisa Dicoba: Deppa Tori (Kue berbahan gula merah dan wijen) dan Tuak Toraja (Ballo) bagi yang ingin mencoba minuman tradisional.

Souvenir Khas Daerah: Kopi Toraja (Arabika/Robusta), Ukiran Kayu Toraja (Pa’ssura), dan Kain Tenun ikat Toraja.

Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Upacara Rambu Solo (Upacara pemakaman adat) yang sering digelar di wilayah Sangalla oleh keluarga keturunan bangsawan.

Jenis Transportasi yang Digunakan: Motor (Sangat disarankan untuk menjelajahi jalur pedesaan), Mobil Pribadi, atau angkutan umum (Pete-pete) jurusan Makale-Sangalla.

Rute standar perjalanan dari makassar: Melintasi jalur darat Trans Sulawesi: Makassar – Parepare – Sidrap – Enrekang – Tana Toraja (Makale). Dari pusat Kota Makale, perjalanan diarahkan ke wilayah timur menuju Sangalla dengan waktu tempuh total sekitar 8-10 jam.

rute Alternatif dari makassar: Menggunakan penerbangan dari Bandara Sultan Hasanuddin menuju Bandara Toraja di Mengkendek, kemudian dilanjutkan dengan perjalanan darat sekitar 30 menit menuju lokasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »