Cakke Circle Ars Corp

Taman Nasional Bantimurung – Bulusaraung

Taman Nasional Bantimurung – Bulusaraung

Nama Wisata: Taman Nasional Bantimurung – Bulusaraung (Sering disebut Taman Wisata Alam Bantimurung atau Air Terjun Bantimurung)

Kabupaten, Kecamatan, Desa: Kabupaten Maros, Kecamatan Simbang, Desa Jenetaesa (Dusun Bantimurung)

Jenis Wisata: Alam, Geologi (Karst), Air Terjun, Konservasi (Kupu-kupu), dan Gua

Deskripsi Menarik: Taman Nasional Bantimurung dikenal sebagai “Kingdom of Butterfly” (Kerajaan Kupu-kupu) karena keanekaragaman dan populasi kupu-kupu yang tinggi, bahkan terdapat penangkaran kupu-kupu. Daya tarik utamanya adalah Air Terjun Bantimurung yang memiliki lebar sekitar 20 meter dengan ketinggian 15 meter, mengalir pada bebatuan besar, dan airnya jernih serta segar. Kawasan ini juga merupakan bagian dari bentangan alam Karst Maros-Pangkep yang tercatat sebagai bentangan Karst terbesar kedua di dunia setelah Tiongkok. Pengunjung juga dapat menjelajahi gua seperti Gua Mimpi yang diyakini memiliki langit-langit kristal dan Gua Batu yang memiliki stalaktit dan stalagmit yang indah. Tersedia pula fasilitas seperti kolam renang dan wahana flying fox.

3 Rekomendasi Hotel Terdekat:

  1. Hotel Wisata Bantimurung (Terdapat di dalam kompleks atau sangat dekat dengan kawasan wisata).
  2. Cordia Hotel Makassar Airport (Dekat Bandara Sultan Hasanuddin, yang relatif dekat dengan Maros).
  3. Urbanview Hotel Eropa Maros (Terletak di Maros, dekat bandara dan tidak terlalu jauh dari Bantimurung).

3 Rekomendasi Homestay Terdekat:

  1. OYO 3116 Batu Putih Homestay (Di area Bantimurung/Maros).
  2. The Carstensz Homestay (Menawarkan penginapan yang nyaman, tersedia di beberapa lokasi di Maros).
  3. Labuana Homestay and Cafe Garden Makassar (Pilihan homestay yang tersedia di area dekat Maros/Bantimurung).

Makanan Traditional yang Wajib Dicoba: * Pallubasa: Hidangan berkuah kental seperti coto, berisi jeroan dan daging sapi/kerbau, namun disajikan dengan nasi dan sering ditambahkan kuning telur mentah.

  • Sup Konro: Sup iga sapi atau daging sapi dengan kuah berwarna cokelat tua dari kluwek, kaya akan rempah.

Cemilan Daerah yang Bias Dicoba: * Roti Maros: Roti empuk dengan isian selai srikaya (kaya) yang manis legit, sering dijadikan oleh-oleh.

  • Jalangkote: Mirip kue pastel, berisi sayuran (wortel, kentang, tauge), telur rebus, dan daging cincang, dimakan dengan saus cair pedas asam manis khas Sulawesi Selatan.
  • Pisang Epe: Pisang yang dibakar, dipipihkan, lalu disiram dengan air gula aren yang manis.
  • Kue Bannang-Bannang: Kue kering yang terbuat dari adonan tepung beras dan gula aren yang digoreng hingga garing menyerupai gulungan benang kusut.

Souvenir Khas Daerah:

  • Aksesoris/Pajangan Kupu-Kupu: Berbagai jenis kerajinan tangan dan aksesoris (bingkai, gantungan kunci, dsb.) dengan replika atau awetan (dari penangkaran) kupu-kupu Bantimurung.
  • Sirup Markisa: Dibuat dari sari buah markisa asli yang banyak ditemukan di daerah ini, memiliki rasa asam manis yang segar.
  • Roti Maros (sebagai oleh-oleh makanan yang tahan lama).

Acara Adat dan Budaya yang Sering Diadakan: Informasi spesifik mengenai acara adat dan budaya rutin di kawasan Bantimurung tidak terperinci dalam hasil pencarian, namun sebagai bagian dari Sulawesi Selatan, Kabupaten Maros juga memiliki kekayaan budaya Bugis-Makassar. Acara adat biasanya terkait dengan musim tanam/panen atau hari besar keagamaan/nasional.

Jenis Transportasi yang Digunakan:

  • Kendaraan Pribadi: Mobil atau motor (Rute lebih fleksibel dan waktu tempuh lebih cepat).
  • Angkutan Umum (Pete-pete/Angkot): Dari Terminal Daya Makassar menuju Maros, dilanjutkan dengan pete-pete ke Bantimurung.
  • Taksi/Bus Damri/Taksi Online: Terutama jika dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Rute Perjalanan dan Alternatif dari Makassar:

  • Jarak Tempuh: Sekitar 45 km dari pusat Kota Makassar.
  • Waktu Tempuh: Sekitar 1,5 jam dengan kendaraan pribadi atau umum, atau sekitar 30 menit dari Bandara Sultan Hasanuddin.
  • Rute Utama (Kendaraan Pribadi/Umum): Ambil jalur Jalan Poros Makassar – Maros (Jalan Perintis Kemerdekaan/Trans Sulawesi), lalui Kota Maros (Turikale), lalu lanjutkan ke Jalan Poros Maros – Bone hingga mencapai KM 12 tempat lokasi Bantimurung berada. Kondisi jalan umumnya sangat baik.
  • Rute Alternatif (Angkutan Umum):
    1. Dari Makassar ke Terminal Daya.
    2. Naik Pete-pete (Angkot) menuju Pangkaljene.
    3. Turun di Kota Maros.

Lanjutkan dengan Pete-pete atau ojek lokal menuju Bantimurung.

Exit mobile version